CEO'S MY LIFE-BY ARA

CEO'S MY LIFE-BY ARA
PROLOG


__ADS_3

Di sebuah lorong yang gelap dan panjang,seorang perempuan berumur 9 tahun berlari sekencang mungkin bersama ibu nya,mereka menangis dan berteriak histeris meminta pertolongan tapi malangnya tidak ada yang akan menolong mereka karena waktu menunjukkan pukul 02:00 malam.


BRAAKKKK!!!!


"Ibu...ayo bangun bu sebelum penjahat itu mendekati kita bu ku mohon bangun lah ibu kumohon"kata sang anak seraya menangis sejadi jadinya.


Sang ibu tersenyum menatap sang anak


" Pergilah,jaga lah dirimu sayang jangan sampai ada yang menyakiti mu karena ibu tidak akan pernah merelakannya,jika ibu sudah tiada pastikan tidak ada yang akan pernah menyakiti mu dan jangan pernah menangis,jadilah wanita yang kuat dan tegar,ibu sangat mencintaimu sayang,pergilah "pinta sang ibu seraya menyuruh sang anak untuk pergi.


" Tidak ibu tidak, aku tidak akan meninggalkan ibu ku mohon kita harus pergi sama sama bu aku sangat menyayangi ibu,aku tidak akan sanggup hidup tanpa ibu kumohon bu hiksss hiksss" Tangis anak itu benar benar menyedihkan,seakan tidak akan pernah bertemu ibu nya untuk selamanya


"Jika kau menyayangi ibu mu ini,maka turutilah apa kata ibu dan jangan pernah membantah,pulanglah ayah mu menunggu mu dirumah sayang,selalu tersenyum lah dan patuhi kata ayahmu dan jaga dia sampai kapan pun,selamat tinggal sayang,pergilah ibu mohon" Sang ibu tersenyum kepada sang putri kecil itu.


Para penjahat itu pun semakin mendekat ke arah mereka dan sang putri segera berlari secepat mungkin untuk keluar dari lorong tersebut dan......


"Arra kim bangun...kau bermimpi apa sampai seperti itu??"tanya sang kakak


*astaga ini hanya mimpi,mimpi yang ada di kenyataan:)aku benar benar merindukan ibu ya tuhan hidup ku benar benar menyedihkan tapi aku tidak bisa terus terus an berlarut dalam kesedihan seperti ini,yaa aku harus bangkit dari kesedihan ini*


" Arra apa kau tidak mendengar kakak mu yang tampan ini??" Tanya sang kakak


"Ah maaf kan aku kak aku hanya teringat kepada ibu dan ayah,apakah ayah tidak ingin menikah kembali ya,padahal ayah membutuhkan pendamping sampai dia tiada kak" Ucap Arra kepada kakak nya

__ADS_1


*Benar kata Arra tapi mencari seorang perempuan tidak semudah berkata kata seperti tu argghh*ucap Whoojon kim dalam hati


"Tapi Arra kita harus mencarikan seorang wanita yang benar benar bisa merawat ayah dan tidak hanya mengincar harta Ayah saja ingat itu" Ucap whoojon mengingatkan sang Adik itu.


"Baiklah kak aku setuju dengan perkataan kakak karena sekarang wanita wanita yang mau menikahi orang seperti Ayah itu hanya akan mengincar hartanya saja jadi kita harus berhati hati sebelum melangkah" Ucap Arra dengan serius


"Ingat ya kamu sudah 19 tahun jadi memilih lah dengan benar dan tepat,dan aku akan menjadi kakak yang baik di usia 24 tahun ini tenanglah dan percaya lah kepada kakak mu yang tampan ini oke" Ucap whoojon sambil memeluk adik satu satunya itu.


*Yatuhan aku benar benar takut kehilangan ibuku dulu dan selalu berdo'a agar ibu selalu di lindungi tapi engkau berkehendak lain dan merebut ibu ku lebih dulu dan sekarang aku mohon kabulkan do'a ku agar adikku satu satunya ini selalu tersenyum walau tanpa diriku:)*batin whoojon


"Baik kak diusia ku ini aku akan menjadi wanita yang baik aku sayang kakak" Teriak Arra dengan tegas


Kakak ku memang yang terbaik setelah Ayah.


"Bisakah kau berbicara dengan suara yang pelan dan lembut kupingku hampir saja meledak karena teriakan mu jelek" Ucap whoojon sambil mengejek sang adik


"Kau benar benar lucu Adik ku haha sekarang mandilah pukul 3 nanti kita akan jalan jalan ya" Ajak whoojon


*Aku akan mengenalkan mu dengan kepada seorang wanita Arra semoga kamu juga setuju Ayah dengan nya Arra*


"Kakak kenapa kakak tersenyum seperti itu,kakak bahkan terlihat semakin jelek,hahhhhh aku benar benar bosan setiap hari melihat wajah mu yang jelek itu entah kapan aku akan mendapatkan lelaki yang sangat tampan yang akan mendampingi hidup ku astaga aku benar benar mengharapkannya cepatlah datang kepadaku sayang agar aku bisa menikah lebih cepat dari pada kakak ku yang jelek ini" Ucap Arra memancing emosi sang kakak


"Jangan terlalu banyak pikiran bodoh seperti itu,bahkan umur kita masih muda untuk menikah dan lagi pula pria mana yang akan menikahi adik ku yang jelek ini" Ucap whoojon sambil memukul kepala sang adik.

__ADS_1


"Duh..apakah kakak sudah kehilangan akal ini benar benar sakit kak" Ucap Arra dengan mata berkaca kaca


"Astaga lemah sekali dirimu hanya kupukul sedikit sudah menangis,dasar tuan putri Arra yang jelek" Ucap whoojon sambil memeluk Arra."Maafkan kakak mu ini ya Adek ku Kakak tidak akan melakukannya lagi ku mohon berhenti lah menangis jika ayah melihat ini aku pasti akan di cambuk sampai mati,Arra ku mohon beri kesempatan kakak mu ini"ucap whoojon sambil memohon kepada adik kecil nya itu.


"Wahahahaha aku hanya bercanda kakak aku tidak menangis karena kakak tapi karena teringat kejadian 10 tahun yang lalu kak" Ucap Arra dengan wajah yang murung.


"Hmmm lebih baik kamu mandi habis itu kita pergi dan makan malam diluar ya karena kata ayah waktu aku di kantor tadi katanya dia akan pulang larut malam atau bahkan tidak pulang hari ini karena sangat banyak yang harus di kerjakan dan selesai hari ini waktu aku ingin membantu kata ayah tidak usah dan aku disuruh pulang untuk menjaga mu" Ucap whoojon.


"Ouh..berarti Ayah bersama sekretaris nya kan disana" Tanya Arra.


"Tentu saja jadi jangan khwatir kan Ayah,Arra.Jawab whoojon


" Baiklah aku akan mandi dan bersiap kakak tunggulah nanti aku akan kesana"ucap Arra


"Jangan terlalu lama ya Arra ku" Ucap Whoojon meningkatkan Arra


"Baiklah aku akan cepat dah...." Sahut Arra


.


.


.

__ADS_1


.


Buat teman teman yang sudah membaca Terima kasih banyak ya dan sisakan pendapat kalian,terimakasih.


__ADS_2