
Whojoon pov
Setelah selesai berbincang dengan bu Jeny kemarin,dia sempat memberi ku nomor milik Bae Desy,Dan sejak itu kami sudah mulai bertukar pesan.
Satu hari sebelum pernikahan ayah,segala kebutuhan sudah siap 100% tinggal menunggu hari H nya saja,Iya besok!Hari dimana ayah dan bu Jeny bahagia pun,aku dan Arra tak lupa adik ku Angellie.
.
.
Aku sudah berkeliling tiga kali di rumah,bahkan tidak terlewat satu sudut pun.Aku bingung kemana ponsel ku pergi?atau ketinggalan di kantor?ah tidak aku ingat tadi membawa nya kerumah.
"Oh shit! 'kemana ponsel ku,aku ingin mengabari Bae Desy bahwa besok aku yang akan menjemputnya,!"aku mengacak rambut frustasi.segera ku rogoh kantong celana ternyata,"ah!kau di sana rupanya!"bkin malu saja.
Segera ku ambil ponsel ku dari kantong celana lukcn*t ini ku tekan aplikasi hijau ku ketik nama Bae Desy dan ku telfon.Sebenarnya ragu,tapi ku beranikan diri untuk menelfon sang pemilik nomor bukan gentlemen jika tidak berani toh!
Tut..Tutt..Tutt...
"Huh lama sekali dia mengangkat telfon!"aku terus bergumam,benar-benar gelisah.Aku bangkit dan berjalan ke arah balkon.
Dert..
"Halo dengan siapa?"astaga suaranya lembut sekali.Aku hampir pingsan di buatnya.
"Ha--hallo,Apakah kau Bae Desy?apa kau tau tentang pernikahan ayah ku dan Bu Jeny?"
"Iya Aku Bae Desy!tentu aku tau,kenapa?"ucap nya dari sebrang sana, tak sabar aku ingin menemui pemilik suara lembut ini.
"Dua jam lagi aku akan menjemput mu,bersiap-siap lah kita akan mencari baju bersama,oke?dan aku tak ingin dengar penolakan!"ucap ku penuh penekanan.
.
.
__ADS_1
Author pov
Whojoon sudah siap dengan baju kemeja hitam yang di lipat hingga siku serta celana krim tak lupa sepatu Adidas berwarna hitam putih menambah kesan jika dia seperi anak ABG.Ah author jatuh cinta ama lu tong wkwk.
Segera Ia mengambil kunci mobil dan menuju ke garasi.Mobil sport merah dan blong itu telah membelah kota yang ramai.Ia terus melihat berbagai toko,restoran,cafe,minimarket dan masih banyak lagi.Terbesit di benak nya kapan ia akan kesitu??pasal nya ia tak pernah menginjak kan kaki di tempat-tempat seperti ramai pengunjung.
.
.
Whojoon pov
"Hey,aku sudah sampai di rumah mu!cepat lah keluar!"aku berjalan berniat untuk mengetuk pintu,ku amati sekitar tak ada yang menarik di rumah ini cukup sederhana.
Tok..Tok..Tok..
Ceklek
1 detik
3 detik
Aku terpana melihat seorang wanita dalam balutan dress pink ini dia benar-benar cantik aku sangat menyukai nya SANGAT!apa mungkin aku jatuh cinta pada pandangan pertama?tapi tunggu!
"Sepertinya aku pernah bertemu dengan mu,"
"Ah,benarkah?kapan?"Ia terus mengetuk dagu nya dengan jari seperti orang berifikir."what?!!!"ia berterik kencang hingga membuat ku terlonjak.
"Kenapa kau berteriak seperti itu!kau membuat ku kaget!"ku usap dada ku untuk menetralkan jantung yang berdebar.
"Kau pria waktu itu!Astaga aku hampir di tabrak dan kau menolong ku,ah!trima kasih,terima kasih telah menolong ku Pak!"ucap nya menunduk.
Apa kau ingat hem?,"sambung nya ia menunjuk tepat di wajah ku.
__ADS_1
"Ah,ya aku ingat!sama-sma Desy,tapi kau jangan memanggil ku pak!panggil saja whoojon,"aku tersenyum merasa lucu dengan tingkah nya.Jadi,bu Jeny ingin menjodoh kan ku dengan nya?tak apa lah!dia cukup manis,'batin ku."Baiklah ayo kita pergi terlalu lama kita mengobrol,"sambung ku.
20 menit kami sampai di sebuah toko ternama di kota ini.Ku parkir kan mobil dan ku bukakan pintu untuk sang calon istri.Ehem etdah bocah!
Tap...tap...tap...
Suara langkah kaki kami memasuki area toko.Para pegawai toko menyambut kami dengan hangat aku suka pelayanan di sini sepi dan nyaman.
"Tuan,nona ada yang bisa saya bantu?"salah satu pegawai berbicara ramah.
"Temani dia memilih dress atau gaun,biarkan dia memakai semua yang dia mau biar aku yang akan membayar,"ucap ku lalu pergi.
Bae Desy pov
Sudah keenam kali nya aku berganti pakaian tapi tidak ada satu pun yang pas di tubuh ada yang kebesanaran dan kekecilan.Dengan Helaan napas aku berganti pakaian yang ke tujuh kali tapi tetap sama kekecilan."Huftt,aku lelah sekali,"berulang kali mengela napas agar tidak sesak.
"Apa kau sudah menemukan pakaian nya,emm?".Segera ak menoleh ke asal sumber suara,pria itu bersedekap dan bersandar di ambang pintu.
"Huft,aku tidak menemukan yang pas,padahal sudah tujuh kali ak berganti pakaian,"ucap ku lemah.
"Tunggu di sini akan ku bantu mencari,"
.
.
"Tadaaa,udah nemu nih sana cepet pakai,"
Tak..Tak...Takk
Whojoon pov
Gleg,aku menelan ludah.kedua kalinya di buat terpana oleh wanita ini.Mengapa dari awal bertemu tidak ku tatap wajah nya,huh aku menyesal!Ku amati lebih dekat,ya tuhan!!dengan balutan dress putih tanpa lengan dan hiasan manik-manik putih di sekeliling pinggang dan highhels tak lupa make-up tipis di wajah putih nya membuat dia benar-benar cantik bak bidadari.
__ADS_1
"Kau sangat cantik,"puji ku,akhirnya kata itu keluar dari mulut ku.
"Trima kasih,"ucap nya tersipu.