CEO'S MY LIFE-BY ARA

CEO'S MY LIFE-BY ARA
Teringat Kejadian 3 bulan lalu


__ADS_3

Ketika sudah selesai memilih baju untuk pesta besok mereka pun pergi meninggalkan tokok tersebut dan ketika ingin menaiki mobil Whojoon lebih dulu membuka kan pintu mobil untuk Desy


Setelah pergi di perjalanan Whojoon pun bertanya


"Apakah kamu mau mampir ke sebuah cafe??" Tanya Whojoon


"Boleh kalau kamu mau membawa ku" Ucap Desy


"Baiklah" Whojoon pun melajukan mobil mewah milik nya tersebut


Ketika sampai di sebuah cafe mewah itu mereka di sambut dengan ramah,sebelum nya Desy belum mengetahui kalau Whojoon orang yang kaya raya tapi setelah melihat itu dia pun yakin bahwa Whojoon adalah orang yang berpengaruh di beberapa kota di korea Selatan,tapi bagi nya kekayaan bukan lah hal yang penting dan harus selalu di utama kan,ya karna dia bukan orang yang matre yang gengs wkwkwkkwk.


Mereka pun duduk berhadapan setelah memesan americano dingin.


"Desy" Ucap Whojoon


"Iya ada apa" Tanya Desy dengan wajah polos nya


"apakah kamu mengingat ku??" Tanya Whojoon


"Tidak,memangnya kita pernah bertemu??" Tanya Desy


"Aku akan membawa mu kesuatu tempat sehabis ini" ucap Whojoon


"Hmmm baiklah" Ucap Desy


Setelah selesai mereka pun meninggalkan cafe tersebut dan pergi ke sebuah jalan yang tidak asing bagi Desy


"Bukan kah ini jalan menuju taman??" Tanya Desy


"Benar ini jalan menuju taman" Ucap Whojoon


"Untuk apa kita ke sana??" Tanya Desy


"Untuk mengingat masa lalu mu yang suram" Ucap Whojoon sambil tertawa


mereka pun tiba di taman tersebut dan duduk di sebuah bangku yang mengarah ke sebuah jalan


"Apakah kamu mengingat kejadian sekitar 3 bulan lalu??" Tanya Whojoon sambil menunjukkan jari nya ke arah di mana Desy hampir saja kehilangan nyawa nya.


Sontak Desy pun terkejut setelah mengingat kejadian dimana dia yang hampir saja tertabrak itu tiba tiba di selamatkan oleh seorang pria tampan,setelah dia mengingat wajah seorang yang menolong nya dia pun kaget,bahwa yang menolongnya waktu itu adalah Whojoon.


Whojoon yang melihat wajah Desy yang tiba tiba kaget itu pun segera memeluk nya,sontak Desy pun kaget akan perlakuan Whojoon kepadanya itu.


"Maaf kan aku karna sudah mengingat kan mu pada kejadian yang paling kau takuti itu" Ucap Whojoon


Desy yang masih mematung dalam peluk an Whojoon itu pun tiba tiba menangis


"Terimakasih huuuuuu,jika tidak ada dirimu waktu itu,mungkin sekarang aku hanya mampu menyesali kecerobohan ku waktu aku masih hidup,karena waktu itu nyaris aku di tabrak oleh truk" Ucap Desy


"Sudah lah jangan memikirkan itu,bukan kah aku sudah ada untuk menyelamatkan mu waktu itu dan waktu yang akan datang" Ucap Whojoon menenangkan Desy

__ADS_1


"Terima kasih" Ucap Desy


Whojoon pun melepaskan pelukannya karena ponsel di saku celananya berbunyi


"Sebentar" Ucap Whojoon


Whojoon pun melihat ke arah ponsel nya ternyata itu panggilan dari Arra kim


Whojoon pun menjauh dari Desy untuk mengangkat telfon dari adik nya itu


~***Telefon tersambung~


Halo


.....


aku di taman


....


dengan wanita


....


jangan mengganggu ku Arra


~Telfon terputus***~


_***LOKASI ARRA_


~Telfon tersambung~


kakak dimana kenapa tidak ada di rumah aku menangis mencari kakak!!!


....


Apa?Ditaman sama siapa??


....


Apa?benarkah itu??


....


Halo Halo...


~Telfon terputus***~


"Kakak yang benar benar kejam dan jahat kepada ku,mentang mentang pekerjaan selesai bisa bisa nya di pergi bersenang senang bersama kekasih nya arghhhh bedebah itu" Ucap Arra dengan kesal


"Ada apa??" Tanya bu Jeny

__ADS_1


"Ehehe tidak bu,aku hanya mencari kak Whojoon" Ucap Arra


"Ouh benar kah" tanya bu Jeny


"ehehe iya bu" Ucap Arra yang kemudian meninggal kan bu Jeny.


"Hmmm pasti Whojoon sedang pergi bersama Desy" Ucap bu Jeny sambil tersenyum dan memandangi Arra yang semakin menjauh meninggalkan diri nya.


Sedangkan Arra


"Bisa bisa nya dia pergi dalam situasi ini mentang mentang sudah selesai dia pergi sesuka hati nya dasar kakak jahatt" Ucap Arra yang sangat kesal kepada Whojoon


"Lebih baik aku menelfon Gyung Hee"


"Ehh tapi gak jadi deh lebih baik aku kesana aja ya" Ucap Arra yang kemudian mengambil tas nya dan pergi mengendarai mobil nya menuju rumah Gyung Hee


setelah 10 menit di perjalan dia pun masuk kerumah Gyung Hee dan setelah itu Arra meminta Gyung Hee untuk menemani nya mencari baju,karena yang sudah Arra beli tidak begitu bagus bagi nya,setelah sampai di sebuah toko baju Arra pun mendapatkan selera nya dengan tepat,Gyung Hee hanya mampu mengucapkan itu sangat bagus berkali kali kepada Arra.


"Gyung Hee bukan kah Gaun ini bagus?" Tanya Arra


"Iya itu bagus dan juga sangat cocok untuk Arra yang imut itu" Ucap Gyung Hee dengan wajah datar.


"Hissss muka mu saja seperti itu tapi bisa bisa nya kamu berkata bahwa ini bagus ckckckck" Ucap Arra yang kemudian mengganti pakaian nya lagi.


Sudah puluhan kali dia mengganti pakaian nya,Bukan Arra yang bosan dan lelah tapi Gyung Hee yang lelah untuk menjawab semua ucapan Arra itu,baginya ini sangat membosan kan,setelah mendapat kan baju yang dia inginkan mereka pun ke sebuah cafe setelah duduk dan meminum minuman yang mereka pesan tadi,banyak sekali komentar komentar orang-orang di samping Arra yang mengatakan mereka sangat cocok,Arra yang muak mendengar itu pun segera bangkit dari duduk nya dan pergi meninggalkan cafe itu


"Arra mau kemana" Tanya Gyung Hee


"Mereka semua bilang kita cocok gitu kenapa,padahal kan kita sahabat" Ucap Arra


"Kenapa kamu sensitif begitu Arra,kamu tidak perlu mendengar kan ucapan orang orang dan menanggapi nya begitu bukan" Ucap Gyung Hee


Arra yang sudah di mobil pun pergi meninggalkan Gyung Hee sendirian di Cafe itu,Gyung Hee pun segera memanggil sopir untuk mengantarkan mobil nya


"Arra kenapa kamu benar benar tidak ingin menerima diri ku kedalam hidup mu Arra" Ucap Gyung Hee sambil tersenyum palsu.


sedangkan Arra yang dalam perjalanan pulang


"Sial aku benar benar kehilangan mood,aku benar benar tidak suka mendengar ucapan orang orang seperti itu awalnya aku memang tidak mau menanggapi nya tapi aku benar benar takut jika mereka terus berkata seperti itu dan aku bisa menjadi menyukai Gyung Hee,aku benar benar tidak mau,Gyung Hee adalah sahabat ku aku tidak boleh menyukai nya maka dari itu aku tidak ingin mendengar komentar komentar dari orang orang seperti itu terus terus an,maaf kan aku Gyung Hee" Ucap Arra sambil mengendarai mobil nya dengan cepat.


Arra kim



.


.


.


.

__ADS_1


Gimana ni para readers suka cerita aku gak><


__ADS_2