
Alexa terdiam sejenak berpikir bagaimana agar laki-laki itu pulang dan tidak menyusahkan nya dan tanpa menatap laki-laki it
"Jujur ya aku udah capek, aku lelah dengan semua ini aku ingin seperti dulu tanpa beban apapun yang slalu senang dan ceria" Alexa yang baru merasakan patah hati merasa lelah
"Aku juga ingin kita yang dulu slalu bertegur sapa slalu bersama bukan saling membenci dan saling menjauhi seperti ini sudah beberapa hari ini aku menahan rasa rindu sama kamu aku mohon jangan berubah Al maafkan aku" Exel berucap tanpa merubah posisinya yang sedang berlutut
"Aku sayang sama kamu Alexa aku cinta sama kamu"Exel berucap sambil menggenggam tangan Alexa
Haaacccimm
Tiba-tiba Exel bersin membuat Alexa menatap laki-laki yang sejak tadi tidak ingin di lihatnya itu..
"Tuuhh kan kamu bersin bikin repot saja ayo masuk duluh "Alexa tiba-tiba mengoceh pada Exel hingga membuat bibir Exel sedikit tersenyum
__ADS_1
"Nggak, aku mau masuk kecuali kamu maafin aku" Ucap Exel agar Alexa memaafkan nya dan terpaksa di iyakan Alexa agar laki-laki itu tidak sakit
"Iya ok aku maafin tapi bukan berarti aku bisa kaya dulu sama kamu" Ucap Alexa dengan terpaksa
"Berarti kamu nggak bener-bener maafin aku kalo gitu akau nggak mau masuk biarin aku sakit sampe mati"ucap Exel dengan menundukkan kepalanya menyembunyikan senyum nya
Exel menundukkan kepalanya lalu tersenyum dia bisa membaca raut wajah Alexa yang terlihat khawatir padanya sehingga dirinya mengucapkan ucapan nya tadi yang mambuat Alexa semakin mengkhawatirkan laki-laki itu
"Kamu ini ya Ok Ok aku maafin kamu EXEL RADITYA DIRGANTARA yang terhormat" Ucapannya itu membuat Exel tertawa meskipun dia melihat Alexa dengan senyuman yang di paksa dan raut wajahnya seperti orang malas
Exel tiba-tiba tersenyum saat merasakan detak jantung Alexa berdetak begitu cepat membuat Exel ingin skali menggoda nya Exel pun melepaskan pelukan nya dan menatap mata Alexa yang membuat Alexa seketika menunduk
"Kenapa wajah mu memerah hemmm??? Dan tadi aku merasakan detak jantung mu berdetak sangat cepat" Exel berucap dengan mengangkat dagu Alexa yang tadinya menunduk
__ADS_1
Alexa tidak menjawab dia hanya terdiam menatap mata itu dan saat mereka bertatapan tiba-tiba Exel mendekatkan wajahnya sangat dekat hingga mereka dapat merasakan hembusan nafas Exel merasakan sesuatu dan terus mendekat kan wajahnya Alexa yang merasa Exel yang terus mendekat Alexa langsung menutup matanya dan Exel pun mendekatkan Bibir dengan sangat hati-hati dia mencium bibir Alexa dan Alexa yang merasakan sentuhan bibir itu hanya terdiam tidak membalas ciuman itu karena ini pertama kali ada yang menciumnya tampa sadar Alexa meremas lengan Exel, Exel yang merasakan remasan itu semakin membuat dia tak mengakhiri ciuman yang semakin dalam Exel tersenyum karena tak ada penolakan dari Alexa setelah lama berciuman Exel pun mengakhiri ciuman meraka
"Kamu baru pertama ciuman ya" Tanya Exel lansung membua wajah Alexa semakin memerah karena malu dan tidak ingin menjawab
"Al jujur ini ciuman pertama mu? " Exel mengangkat wajah Alexa yang sudah memerah
"Iya puas kamu, aku kan belum pernah pacaran mana bisa langsung ciuman"Alexa asal menjawab
"Al jujur kamu sayang nggak sama aku" Exel sudah tidak sabar untuk menjadikan Alexa pacar nya
"Kamu udah punya pacar Exel sadar emang belum puas kamu sama satu cewe" Ucap Alexa dengan sangat kesal karena berfikir laki-laki itu akan menjadi kan dya sebagai pelampiasan
"Aku nggak punya pacar Al tadi itu cuma cewe bayaran Riko aku cuma mau tau apa kamu benar-benar tidak mencintai ku" Exel menjelaskan rencana Riko pada Alexa agar dia tidak salah paham
__ADS_1
"Emang di bayar berapa sampe dia mau di cium sama kamu" Ucap Alexa