CEO TAMPAN&GADIS SMA

CEO TAMPAN&GADIS SMA
BAB6


__ADS_3

Exel yang merasa di jauhi oleh Alexa pun tak bisa menahan rasa rindu nya pada wanita itu ingin sekali rasanya ia memeluk gadis itu tapi karena gengsinya yang besar tapi dya ingin melihat gadis itu hingga dirinya beralasan pada Riko dan bela,Riko mengerti apa yang ada di pikiran nya


" Ok aku duluan ya kalau ada apa-apa jangan sungkan hubungi aku aja" Ucap Riko tidak ingin mengulur waktu


Exel pun berlari mecari keberadaan wanita itu hingga matanya terarah pada seseorang yang sedang menangis tersedu-sedu tak sadar kakinya tiba-tiba melangkah menuju tempat wanita itu


"Kenapa kamu menangis bukan kah kamu harusnya bahagia, senang, tertawa" Ucapnya tanpa melihat wanita itu


Alexa tidak menjawab hanya menangis tanpa bersuara


"Bukan kah ada banyak laki-laki Yang mengejar mu untuk di jadikan pacar dan aku tidak menyangka kalau kamu begitu gampang nya tergoda oleh laki-laki" Ucap Exel santai


Alexa yang tadinya menangis kini terdiam menatap laki-laki itu karena ucapan nya, dya merasa upacan Exel yang membenarkan bahwa Alexa adalah wanita gampangan


"Jadi kamu datang kesini hanya ingin mengucapkan kata-kata itu apa lagi hah" Ucap Alexa yang merasa sesak di dadanya karena ucapan laki-laki yang dya cintai dan hatinya yang semakin peri seperti luka yang belum sembuh kini kembali tergores


Alexa yang sakit hati dengan ucapan EXEL dia pergi dari sana meninggal kan laki-laki itu,banyak sekali hal-hal yang dia pikirkan dan tidak menyangka laki-laki yang sejak lama dia sukai tega mengucapkan kata-kata kasar hingga membuat hatinya sangat sakit saat sedang berjalan Alexa memesan taxi online..


"Dengan mba ALEXA CANTIKA PRATAMA?" Tanya supir taxi pada Alexa

__ADS_1


"Iya Pak saya Alexa" Jawab Alexa pada supir taxi itu


Alexa pun naik ke dalam taxi itu dan supir taxi itu segera melajukan taxi dengan kecepatan sedang dalam perjalanan pulang Alexa teringat akan ucapan Exel


"Kenapa dia berubah? Kenapa ucapannya begitu menusuk aku seperti tidak mengenal laki-laki" Itu apa dya berubah karna aku menolaknya " Alexa yang bertanya dalam hatinya bingung dengan sikap EXEL yang berubah


"Aku Rindu EXEL yang dulu EXEL yang tak suka melihat ku menangis Aku sangat sangat merindukanmu" Alexa meluapkan isi hatinya hingga membuat nya semakin menangis


Supir taxi yang sedang mengendarai taxi itu kaget mendengar Alexa menangis hingga membuat supir taxi kebingungan lalu bertanya pada Alexa


"Eehhh Mba kenapa menangis? Tanya supir itu


taxi berhenti di depan rumah Alexa, Alexa pun membayar taxi itu lalu turun


"Ini pak bayarannya kembaliannya untuk bapak"Alexa membayar dengan uang lebih kepada supir taxi itu lalu turun dari taxi itu


" Trimakasih banyak mba" Supir itu mengucapkan terimakasih kepada Alexa dengan tersenyum dan di balas senyum juga oleh Alexa


Alexa pun masuk kerumahnya lalu masuk kekamar nya dengan sangat lemah, dia sangat lelah dan langsung menjatuhkan kan tubuhnya di kasurnya lalu tertidur

__ADS_1


Tok tok tok tok


Bibi mengetuk pintu kamar Alexa Karna tidak ada respon dari dalam kamar bibi langsung membuka pintu dan mendapati Alexa Yang tertidur pulas bibi yang tidak ingin menganggu tidur Alexa pun keluar dari kamar itu hingga Alexa terbangun jam


Exel yang merasa di jauhi oleh Alexa pun tak bisa menahan rasa rindu nya pada wanita itu ingin sekali rasanya ia memeluk gadis itu tapi karena gengsinya yang besar tapi dya ingin melihat gadis itu hingga dirinya beralasan pada Riko dan bela,Riko mengerti apa yang ada di pikiran nya


" Ok aku duluan ya kalau ada apa-apa jangan sungkan hubungi aku aja" Ucap Riko tidak ingin mengulur waktu


Exel pun berlari mecari keberadaan wanita itu hingga matanya terarah pada seseorang yang sedang menangis tersedu-sedu tak sadar kakinya tiba-tiba melangkah menuju tempat wanita itu


"Kenapa kamu menangis bukan kah kamu harusnya bahagia, senang, tertawa" Ucapnya tanpa melihat wanita itu


Alexa tidak menjawab hanya menangis tanpa bersuara


"Bukan kah ada banyak laki-laki Yang mengejar mu untuk di jadikan pacar dan aku tidak menyangka kalau kamu begitu gampang nya tergoda oleh laki-laki" Ucap Exel santai


Alexa yang tadinya menangis kini terdiam menatap laki-laki itu karena ucapan nya, dya merasa upacan Exel yang membenarkan bahwa Alexa adalah wanita gampangan


"Jadi kamu datang kesini hanya ingin mengucapkan kata-kata itu apa lagi hah" Ucap Alexa yang merasa sesak di dadanya karena ucapan laki-laki yang dya cintai dan hatinya yang semakin peri seperti luka yang belum sembuh kini kembali tergores

__ADS_1


__ADS_2