
Alexa yang sedang membaca buku melihat sahabatnya yang sedang beraduh mulut. Dia pun mendekati ke empat sahabatnya untuk melerai mereka
"Ehh.. Ehh kok kalian malah berantem sih, makanya jadi sahabat itu jangan kepo gini kan jadinya malah saling nyalahin. " Ucap Alexa yang tak menyukai sikap ke empat sahabat nya itu
"Iya maaf Al kami janji deh, nggak bakal kayak gitu lagi. "
"Jangan marah lagi ya Al."
"Aku cuma pingin tidak ada rahasia di antara kita berempat Al"
Ucap keempat sahabatnya dengan sangat menyesal
Alexa yang mendengar hanya bisa diam, karena Alexa tidak bisa jujur soal dirinya dan Exel takut bela akan marah padanya, bela yang menaruh hati pada Exel. Meskipun Alexa yang lebih dulu menyukai Exel saat dia masih duduk di bangku SMP.
"Maafin kita ya Al" Ucap Naura langsung berpelukan dengan ke tiga sahabatnya
"Oke, aku maafin" Ucap Alexa mengeratkan pelukan mereka sambil tertawa
Saat mereka sedang berpelukan,tiba-tiba pak David masuk ke dalam kelas mengagetkan mereka.
"Selamat pagi... " Pak David memberi salam
"Pagi pak guru... " Semua murid menjawab salam pak David
Pak David pun melangkah menuju tempat duduk nya dan matanya tak sengaja tertuju pada Alexa yang sedang membuka tasnya hingga tanpa sadar diri nya tersenyum
Deerrrr... Derrrrr.... Derrrrr
Suara getar ponsel pak David hingga pandangan semua murid teralih pada pak David
Semua siswa-siswi yang berada di kelas itu tiba-tiba menatap pak David begitu pun dengan Alexa hingga membuat pak David salting karena tatapan Alexa padanya
"Alexa boleh bapak minta tolong? " Dengan susah paya pak David mencoba berucap dengan santai meskipun jantung nya berdetak sangat cepat
Semua murid yang berada di ruang itu merasa heran. dengan sikap pak David yang tiba-tiba menjadi sangat lembut pada Alexa.
"Iya bisa pak... " Jawab Alexa
"Tolong bacakan tugas ini yang sudah bapak kasih tanda, dan kalau sudah selesai langsung antar ke ruang saya... Eh maksudnya bapak. " David salah mengucapkan dirinya dengan sebutan saya membuat nya harus menundukkan kepalanya menahan malu
Siswa-siswi di kelas itu saling bertatapan dan saling berbisik.
"Eh, kenapa ya pak David ko jadi aneh banget hari ini?"
__ADS_1
"Pak David ko nggak marah-marah lagi ya aneh sekali. "
"Liat tatapan pak David pada Alexa kayak orang lagi jatuh cinta"
Siswa-siswi di kelas itu saling berbisik satu dengan yang lain ,hingga Alexa yang mendengar itu hanya bisa terdiam meski pun dalam hatinya dia merasa sangat kesal pada pak David dan juga siswa-siswi di kelas itu.
"Kenapa semuanya jadi ribut? " Ucap pak David dengan suara lantang nya seperti saat pertama David menghukum Alexa
Semua Murid di kelas itu terdiam mendengar suara pak David yang meninggi. sambil menunduk karena takut pak David yang menjadi emosi.
Pak David merasa emosi saat melihat raut wajah Alexa yang tiba-tiba berubah dari yang tadinya biasa kini berubah sangat kesal, pak David melihat ke arah Alexa yang tertunduk sambil meremas bukunya. Membuat pak David semakin emosi.
"Sekali lagi bapak dengar kalian ribut, bapak akan hukum kalian semua. " Alexa yang mendengar itu langsung memandang pak David dengan wajah kesalnya
"Hah nggak salah? Mereka yang ribut, semua yang di hukum." Ucap Alexa dalam hati dengan tatapan tajam ke arah pak David
Tanpa sadar Alexa merobek bukunya yang dia remas tadi, hingga membuat siswa-siswi menatap ke arah Alexa karena suara sobekkan itu, begitu pun dengan Teman-teman nya.
"Al.... Al... Alexa...
" Aduh tuh anak kenapa sih? "
"Al...Jangan bengong gitu dong nanti kesambet loh"
"Alllll.....
" DASARRR....PAK GURU GILAAAAA "ucapan yang sejak tadi dia tahan hingga membuat wajah dan kepalanya memanas kini tanpa dia sadari meluncur dari mulut Alexa
Pak David yang mendengar itu tiba-tiba terdiam,tanpa mengeluarkan sepatah kata pun.hingga membuat siswa-siswi di kelas itu semakin merasakan ada yang aneh dengan pak David yang terkenal sangat galak.
"Eehh... Maaf pak..
Ucap Alexa saat sadar akan ucapan nya yang terdengar sangat kasar
" Pak maaf bukan itu maksud saya. Tadi saya sedang melamun... "
Alexa berucap sambil menundukkan kepalanya dan mencubit tangan nya sendiri
Pak David tak menjawab ucapan Alexa, membuat Alexa semakin merasa sangat bersalah karena ucapannya itu lalu memalingkan wajah ke siswa-siswi yang lain dan mencoba untuk tetap tenang.
"tugasnya akan di bacakan Alexa, dan harus di selesai kan hari ini juga. " Pak David langsung berdiri lalu keluar tanpa menatap Alexa.
"Pak David kayaknya marah deh. "
__ADS_1
"Aduh gimana nih?
" Al lo kenapa sih?
"Mampus kita pasti besok kita bakal di hukum. "
"Alexa kamu kenapa sih?"
"Al...liat gara-gara kamu pak David jadi marah"
"Awas aja kalau besok kami kena hukum"
Ucap parah siswa-siswi di kelas itu
"Eh... Eh...apa kamu bilang? emang kamu mau apa kalau kita di hukum besok hem.. "
"Hah, males aku Ladenin yang lagi bucin. " Ucap siswi itu yang bernama sinta yang sejak dulu tak menyukai Alexa
"Kalau udah bucin, yang salah di belain terus"ucap Sinta lagi
" Kalo aja kamu bukan cewe udah abis kamu dari tadi. "Axelo dengan wajah geramnya sambil menggepal tangannya di depan sinta
" Awas aja kamu kalo berani macem-macem sama Alexa"
Ancam axelo lagi
Alexa yang mendengar perdebatan itu, menjadi semakin emosi hingga membuat wajah dan kepalanya menjadi panas
"DIIIEEEEMMMM " teriak Alexa dengan sangat emosi hingga membuat sahabatnya harus turun tangan untuk menenangkan Alexa
"Al tenang ya, jangan emosi"
"Iya Al, kami yakin pak David cuma kaget tadi"
"Semua pasti bakal baik-baik aja"
Ucap para sahabatnya
"Terima kasih ya, kalian memang sahabat ku yang paling baik. " Alexa tersenyum dengan sedikit di paksa
"Belll.....boleh minta tolong bacakan tugasnya, aku mau keluar sebentar. " Alexa mencoba tenang agar
"Mau kita temenin? " Tanya asti dengan cepat Alexa menggeleng lalu tersenyum
__ADS_1
"Ngga...usah kalian kerjain tugasnya.. "Ucap Alexa
" Kalo ada apa-apa hubungin kita ya, kami selalu ada untuk kamu. "Ucap Naura sambil memeluk Alexa dan di ikutin ke tiga sahabatnya