
Bab 3
Alexa yang menyadari hal itu dya menoleh ke samping di tempat EXEL duduk, dan tiba" Jantung nya kembali berdetak kencang betapa terkejutnya Alexa saat EXEL tiba" Membuka matanya dan langsung menoleh ke arah nya.
"Kamu suka sama aku ya???_ucap EXEL tersenyum lalu mendekatkan wajah nya pada Alexa hingga Alexa dapat merasakan hembusan nafas Exel begitu pun sebaliknya Exel dapat merasakan hembusan nafas Alexa.
"Ge'er kamu, bisa nggak kamu jangan kegeeran, kamu itu bukan tipe aku tau... _ucapan Alexa tidak sesuai dengan hatinya sebenarnya dya sangat menyukai EXEL dari dulu sampai sekarang.
EXEL yang mendengar ucapan Alexa tiba" Terdiam, hanya bisa menatap wajah gadis yang berseragam SMA itu
"Apa benar kamu tidak mencintai ku???? Coba katakan jika kamu tidak mencintai ku, aku ingin dengar langsung dari mulut mu.. _EXEL berucap dengan menatap mata wanita itu...
" A... A...aku mau ganti baju dulu.. _ Alexa mencari alasan agar bisa lari dari pertanyaan Exel tapi saat Alexa ingin berdiri, Exel menggenggam tangannya dan menarik tiba" Alexa tersandung kakinya sendiri dan terjatuh di pelukan EXEL.
__ADS_1
EXEL dan Alexa saling bertatapan dan tiba" Suasana nya menjadi hening hanya suara detak jantung mereka yang saling berpacu
"Katakan kalau kamu benar" Tidak mencintai ku???? _pertayaan EXEL tiba" memecahkan keheningan.
"Lebih baik kita berteman saja dan lebih baik tidak ada perasaan di antara kita.. _Alexa menjawab pertanyaan dengan penuh kebohongan
Alexa takut jika suatu saat nanti mereka akan berubah dan akan saling menjauhi jika ada perasaan cinta di antara mereka..
"Ya udah aku pergi dulu,aku masih ada urusan lain_tambah Exel lalu mendorong pelan tubuh Alexa hingga Alexa berdiri Exel pergi dengan rasa kecewa..
"Ya udah aku pergi duluh aku masih ada urusan lain. "tambah Exel lalu mendorong pelan tubuh Alexa hingga berdiri Exel pergi dengan rasa kecewa.
Alexa yang berdiri mematung masih setia menatap punggung Exel yang semakin menghilang dari pandangan matanya hatinya terasa sangat perih dan jantung terasa sesak hingga tanpa sadar Alexa menitikan air mata yang mengalir deras tanpa bisa di tahan lagi.
__ADS_1
" Kenapa aku bodoh sekali kenapa aku tidak mengatakan yang sebenarnya tentang perasaanku kenapa susah sekali untuk berkata jujur kenapa... _ucap Alexa dengan penuh penyesalan.
Tiba" Kaki Alexa tidak bisa menopang tubuh nya hingga dya terjatuh ke lantai menangis dan terus menangis tanpa henti bibi yang berada di dapur tiba" Kawatir saat mendengar suara tangisan gadis yang dya rawat saat masih bayi.
"Astagaaaa.. Non kenapa??? Apa yang terjadi??? _ bibi bertanya dengan sangat kawatir kepada Alexa dan memeluk gadis yang masih mengenakan pakaian seragam SMA dengan penuh kasih sayang di usapnya rambut hitam panjang itu.
"Bi kenapa aku bisa sebodoh ini bi aku pembohongan aku membohongi perasaan ku sendiri Aku cinta lelaki itu bi tapi kenapa aku tidak mengatakan yang sebenarnya atau mungkin aku tidak pantas untuk bahagia karena kebodohanku.
Alexa yang sejak kecil tidak pernah merasakan kasih sayang seorang ibu yang sudah meninggal saat kecelakaan saat itu Alexa masih berumur 1 tahun dan ayah nya yang sibuk dengan perusahaannya sehingga tidak ada waktu untuk anak gadis nya itu.
"Jangan begitu Non kalau memang mas Exel itu jodoh Non pasti dya akan kembali kepada Non percaya sama Bibi... _ ucap bibi menenangkan Alexa
Bibi membatuh Alexa berdiri dan mengantarnya ke kamar Alexa, agar Alexa dapat beristirahat.
__ADS_1