
3 bulan telah berlalu...
kehidupan andien sangat baik, begitu juga dengan hubungannya bersama ares. sahabat nya nisa sudah kembali ke kota xx.sedangkan rio dan april tidak ada kabarnya...
membuat hati andien merasa lebih tenang...
andien dan ares disibukkan mengurus cafe ares...
"andien tolong anterin pesanan meja ujung paling belakang ya. kak arya mau ke belakang dulu"kata arya
"iyaa sini... "jawab andien mengambil nampan yg dipegang arya dan berlalu pergi mengantar ke meja ujung sana..
saat andien menaruh pesanan didepan seseorang yg wajahnya ditutup oleh masker... "ini pesanannya silahkan dinikmati tuan"kata andien.
saat andien berbalik ingin pergi ke dapur tiba tiba tangannya di tarik seseorang hingga andien terjatuh dipangkuan seseorang yg td memesan makanan dan minuman..
"ahh, lepasin tuan"teriak andien sambil memukul tangan orang itu...
semua pengunjung melihat ke arah andien,
ares yg mendengar kebisingan diluar langsung membuka pintu dan keluar ruangannya untuk melihat ada apa sebenernya.
tatapan ares menuju ke andien, ares berjalan cepat menghampiri andien dan menarik andien terlepas dr pelukan seseorang yg tidak jelas wajahnya karna tertutup oleh masker.
"kamu ga apa apa kan sayang"tanya ares hawatir...
"ga apa apa kak"jawab andien
"maaf tuan, silahkan anda keluar dari cafe ini. karna sikap anda sangat tidak sopan terhadap pacar saya"kata ares kesal. tapi orang itu tidak menunjukkan reaksi apa apa. seseorang itu bangkit dr kursinya dan menjentikkan jari nya, dalam sedetik gerombolah orang memakai jas serba hitam dan kacamata hitam datang dari luar menghampiri mereka,tiba tiba ares tergeletak dibawah karna salah satu dari mereka memukul belakang ares...
__ADS_1
"kak, kak bangun kak ares... "kata andien mulai menangis
"anda siapa? kenapa kalian tega melakukan ini sama kak ares ðŸ˜ðŸ˜ðŸ˜.kak bangun kak ayo sadar kak"kata andien mengguncang guncangkan tubuh ares tapi ares tetap tidak bangun,darah segar keluar dr belakang kepala ares....
membuat andien semakin panik...
"siapapun tolong kak ares ðŸ˜ðŸ˜ðŸ˜ðŸ˜?"teriak andien. tak lama arya datang...
"kak, tolong bawa kak ares ke rumah sakit... "kata andien
arya pun membopong ares masuk ke dalam mobil, saat andien beranjak berdiri dan ingin mengikuti arya yg sedang membawa ares kerumah sakit tiba tiba...
"bekap dia"kata seseorang itu
salah satu pengawal itu pun menghampiri andien...
bukannya minggir tapi andien malah dibekap memakai sapu tangan yg sudah diberi obat bius, tak perlu menunggu waktu lama. andien pun pingsan di dalam pelukan orang tersebut. mba ita yg mengetahui andien di bopong langsung mencegat tapi pengawal pengawal itu menghadang mba ita.orang itu pun memasuki mobil sambil menggendong andien...
mobil mewah itu melesat dengan cepat, sedangkan arya sudah tiba dirumah sakit.ares pun segera mendapat penanganan dr dokter,,,
arya mondar mandir didepan ruang operasi, tak lama mamah nya ares tiba...
"arya, gimana keadaan ares"mamah ares bertanya kepada arya
"belum tahu bibi. ares masih didalem"jawab arya
"sebenernya ada apa arya kenapa ares menjadi seperti ini hiks hiks hiks? "kata mamah ares...
arya pun menceritakan semua kejadian yg menimpa ares ke mamahnya ares. mamah ares pun semakin menangis...
__ADS_1
"lalu bagaimana keadaan andien "tanya mamah ares
"ah,maaf saya lupa karna tadi saya langsung membawa ares kesini. saya akan mencoba nelfon andien"kata arya mengambil handphone disakunya, tapi andien tidak menjawab nya.tak lama handphone arya berbunyi ternyata mba ita menelfonnya.
"arya, andien dibawa kabur oleh lelaki itu dan para pengawalnya"kata mba ita
"apaa.... "teriak arya mematikan telfonnya. mendengar arya teriak mamah ares menghampiri arya.
"ada apa arya? "tanya mamah ares
"andien diculik bi"ucap arya tertunduk
mamah ares semakin frustasi...
tiba tiba dokter keluar dari ruang operasi,,
mamah ares pun menghampiri dokter itu,
"dok, gimana keadaan anak saya dok? "tanya mamah ares
"operasi nya berjalan lancar,anak anda juga sudah bisa dibawa ke ruang rawat. karna luka nya tidak terlalu dalam.sebentar lagi juga sadar karna sekarang masih pengaruh obat bius"kata dokter.
"syukurlah, terimakasih dokter"kata mamah ares
"sama sama ibu, kalo gitu saya permisi dulu"ucap dokter.
"arya kalo bisa jangan kasih tahu ares dulu soal andien. nanti kalo dia udah enakan baru kita kasih tahu. sekarang kamu balik saja ke cafe dan suruh orang mencari andien"perintah mamah ares ke arya
"baik bi"jawab arya......
__ADS_1