
Sepanjang perjalanan andien memalingkan wajahnya ke arah jendela melihat keluar...
air mata nya terus mengalir membasahi pipinya. rio memandangi andien dengan tatapan tajam,tangan rio meraih rahang andien berhadapan dengan wajahnya...
andien masih menangis, membuat rio tidak tega untuk memarahinya... rio malah memeluk erat andien...
"jangan menangis andien, aku janji akan membahagiakan mu. aku ga mau melihat mu menangis, kasih kesempatan untuk aku"bisik rio masih memeluk andien.
andien tidak menjawab pertanyaan rio,tak lama tangisan andien berhenti....
"andien... "kata rio
berkali kali rio memanggil tak ada jawaban dr andien, dilepasnya pelukan itu dan melihat andien yg tertidur mungkin karna lelah menangis. tapi saat memegang pipi andien, tangan rio merasakan panas...
"kamu demam sayang"ucap rio
Sesampainya di rumah rio.
rio menggendong andien ala bridal, dibawanya andien kesebuah kamar yg sangat besar. ditidurkannya tubuh andien
__ADS_1
"andre panggilkan dokter ira kesink. andien demam"perintah rio ke andre
"baik tuan"jawab andre berjalan keluar.
sebelum dokter datang rio mengompres andien agar tidak terlalu demam.
20 menit kemudian dokter ira pun datang dan memeriksa keadaan andien.
Selesay memeriksa...
"tenang saja rio, kekasihmu hanya kelelahan saja. nanti juga setelah infusan habis dia akan sadar"ucap dokter ira
"hah, syukurlah ira.terima kasih ya"ucap rio mengusap kening andien yg masih tertidur
"iya, andre antar kan dokter ira"perintah rio ke andre
andre pun berjalan mengantarkan dokter ira.
rio yg masih terjaga menjaga andien, mulai memejamkan matanya,tertidur lelap disamping andien sambil menggenggam tangan andien...
__ADS_1
5jam kemudian...
waktu menunjukkan jam 8 malam.
andien membuka perlahan matanya,saat tersadar sepenuhnya andien melihat dirinya diinfus, dan tangannya digenggam erat oleh rio...
"rioo.. "ucap andien lirih
refleks tangan andien membelai pucuk kepala rio yg sedang tertidur,rio terbangun karna merasa ada yg membelai nya...
"hmm andien, kamu sudah sadar"kata rio langsung duduk tegap
andien menganggukan kepala nya dan bersender dikasur..
"kamu lapar? aku ambilkan bubur dulu ya"sambung rio bangkit dan berjalan keluar menuju dapur mengambil semangkuk bubur yg sudah dimasak oleh bi asti...
rio kembali membawa semangkuk bubur, rio duduk didekat andien dan menyuapi andien. andien pun memakan bubur dengan lahap...
melihat andien makan rio tersenyum bahagia. "makasih rio"ucap andien
__ADS_1
rio yg mendengar andien terima kasih padanya langsung mencium kilas bibir andien. membuat pipi andien merona merah... rio memeluk andien dengan erat.
andien tersenyum dipelukan rio....