
Sesampainya di toko bunga sekaligus tempat tinggal andien dan putrinya.
tokonya sudah tutup, karna hari sudah mulai gelap...
Tok tok tok
suara ketukan pintu membuat andien dan anindi terkejut...
"biar aku yg buka ya bu"kata anindi
"ya sudah, ibu siapkan makan malam ya nak"jawab andien.
anindi pun melangkah menuju pintu
saat anindi membuka pintu, ternyata rio dan andre sedang berdiri...
"tuan, anda datang lagi. tapi toko ibuku sudah tutup"kata anindi
"boleh aku masuk"kata rio
"boleh tuan, ayo masuk. kebetulan ibu lagi masak makan malam"jawab anindi
rio dan andre pun memasuki rumah yg tidak begitu besar tapi nyaman
..
"anin, siapa yg datang nak? "kata andien masih sibuk memasak.
"ssstt, jangan kasih tahu ibu mu.aku akan mengejutkannya"kata rio membisikkan anin
"tapi, tapi tuan jangan buat ibu menangis lagi ya"kata anin
rio pun menganggukan kepalanya dan menghampiri andien yg sedang sibuk memasak. di peluknya andien dr belakang oleh rio membuat andien terkejut dan membalikkan tubuhnya...
"rioo... "ucap andien
rio hanya tersenyum dan memeluk andien dengan erat, air mata rio pun sudah jatuh ke pipi nya...
"aku merindukanmu andien, kenapa kamu pergi ninggalin aku"bisik rio ditelinga andien...
"aku mencarimu kemana mana andien,, tapi tidak bisa menemukan mu. tapi hari ini aku senang karna bisa menemukanmu dan anak kita"sambung rio membuat andien terkejut karna rio tahu anindi putrinya...
__ADS_1
"bagaimana kamu tahu dia putrimu? "ucap andien.
"tidak ada yg bisa tidak ku ketahui andien"jawab rio
"ibu, ibu... "tiba tiba anindi muncul
"ahk, anin. "kata andien melepaskan pelukan rio
"ibu menangis lagi, dan tuan ini juga menangis... ada apa"tanya anindi polos
"sini sayang, aku ayahmu... "ucap rio merentangkan kedua tangannya
anindi mengernyitkan dahinya heran.
"iya nak, dia ayahmua"kata andien
"bener bu? "sahut anindi
andien dan rio menganggukan kepalanya
senyum terukir dibibir anindi dan berlari ke arah ayahnya dan memeluk rio dengan erat...
"ayah,ayah kemana aja. kenapa baru menemuiku dan ibu"ucap anindi kecil dan imut...
"ayah jangan nangis,anin ga marah kok"jawab anin polos dan mengusap air mata ayahnya...
rio tersenyum bahagia karna anaknya tidak membenci dirinya...
rio menatap andien, tapi andien membuang muka...
"sudahlah, mendingan kita makan. nanti keburu dingin. kalo kamu dan andre mau makan bersama kita jug boleh silahkan"ucap andien dingin...
"ayo ayah, om juga kit makan bersama"tarik anindi...
rio dan andre pun duduk dan menyantap masakan andien...
'kenapa rio bisa muncul di kota ini? bagaimana kalo dia mengambil anin dari tanganku'batin andien berkecamuk...
anindi yg memanggil sedari tadi pun tidak dijawab oleh andien...
"bu... ibu..."teriak anin
__ADS_1
"ahh,, iya sayang. ada apa?? "jawab andien gugup
"ibu kenapa melamun, apa ibu tidak senang ayah menemukan kita? "kata anindi
"ahh, tidak sayang.mamah hanya lelah saja"jawab andien berbohong...
"sayang boleh tidak ayah berbicara berdua dengan ibumu''kata rio...
"emmm, "jawab anin
"beli makanan sama om andre mau"tawar andre
"mau om, ayo om"jawab anin menarik tangan andre.
setelah kepergian anin dan andre rio mendekati andien... "andien"ucap rio
andien hanya menoleh ke arah rio...
"apa kamu membenciku andien?"tanya rio
"hmm,alasan apa aku membencimu rio. ini semua jalan hidupku aku menerima apapun yg selama ini terjadi padaku"jawab andien dingin
"aku salah padamu begitupun mamah ku yg telah mengusirmu"ucap rio lirih
saat rio ingin menggenggam tangan andien andien menepisnya...
"sudahlah rio, yg lalu biarlah berlalu. kalo boleh tahu ada apa kamu ke kota ini? "kata andien
"aku membuka cabang di kota ini andien,mungkin tuhan sudah merencanakan semua ini. agar aku bisa menemukanmu"sahut rio
"kamu sudah tahu anindi anakmu, apa kamu berniat mengambilnya dariku?"kata andien terlihat kesal...
"tidak, aku ingin menikahimu andien dan membesarkan anak kita bersama"jawab rio membuat andien terkejut...
"menikah,mamah mu tidak akan merestuinya rio. mamahmu tidak menyikaiku. lagipula bukannya kami dijodohkan"kata andien
"aku memang dijodohkan, tapi aku menolaknya. dan mamah sudah berjanji jika aku menemukanmu dia akan merestui pernikahan kita andien"kata rio berusaha meyakinkan andien...
andien hanya tertunduk entah apa yg sedang dia pikirkan...
"apa kamu tidak mau melihat anak kita bahagia karna orang tuanya bersatu andien, andien aku masih sangat mencintaimu. tolong pikirkanlah"sambung rio...
__ADS_1
"a... aku..aku ga tau rio, kasih aku untuk berfikir"jawab andien
rio pun tersenyum dan memeluk andien dengan erat, andien pun tidak menolak pelukan dr rio.andien membalas pelukan rio