Cerita Rakyat Dan Dongeng

Cerita Rakyat Dan Dongeng
Hai Hai Aku Sudah Tahu


__ADS_3


Pada jaman dahulu hiduplah seorang kakek miskin bersama anak laki-lakinya yg masih kecil. Istrinya sudah cukup usang meninggal. Si kakek duka memikirkan nasib anaknya yg masih kecil. Ia merasa bahwa hidupnya tidak akan cukup usang lagi namun tidak mempunyai apapun untuk diwariskan kepada anaknya selain ilmu yg berasal dari gurunya dulu.


Akhirnya si kakek memanggil anaknya. “Nak, kemarilah ayah akan mewariskan ilmu kepadamu. Hapalkanlah aji-aji yg akan saya ajarkan kepadamu. Kelak aji-aji ini akan menawarkan kemuliaan kepadamu. Bunyi aji-aji itu adalah: Hai Hai Aku Sudah Tahu.” Si kakek kemudian menjelaskan bahwa dirinya sudah merasa tidak akan cukup usang lagi hidup di dunia. Mendengar perkataan bapaknya. Si anak kemdian menangis.


Tiga hari kemudian si kakek meninggal dunia. Anaknya merasa duka sebab ia sekarang menjadi yatim piatu. Untuk menghilangkan kesedihan, si anak kemudian tetapkan untuk merantau ke ibu kota kerajaan. Di sepanjang perjalanan ia terus merapalkan aji-aji yg diajarkan oleh ayahnya. Ia tetap melakukan nasehat ayahnya walaupun ia tidak tahu kegunaan aji-aji tersebut. Akhirnya ia berhasil datang di ibu kota kerajaan.


Setibanya di ibu kota kerajaan, ia merasa sangat lelah dan perutnya terasa lapar. Akhirnya ia mencoba meminta-minta masakan dan minuman kepada siapapun yg ditemuinya namun tidak ada seorang pun yg memberinya masakan minuman. Merasa sangat lelah, si anak kemudian duduk berisitirahat di depan seorang tukang cukur yg tengah mencukur seseorang. Tanpa diketahuinya si tukang cukur bekerjsama tengah mencukur raja. Merasa lapar, dahaga dan lelah, si anak kemudian teringat hikmah ayahnya. Ia kemudian membacakan aji-aji “Hai Hai Aku Sudah Tahu.”


Mendengar kata-kata si anak tersebut si tukang eksklusif gemetaran, mukanya mendadak pucat. Si tukang cukur kemudian bersujud di hadapan raja dan memohon ampun. “Ampun baginda raja, ampun.”


“Ada apa kau memohon ampun?” raja keheranan.


“Mohon ampun baginda raja. Hamba hanya orang suruhan. Patih ingin menjadi raja dan menyuruh hamba untuk membunuh baginda raja. Tapi nampaknya anak kecil itu mengetahui rencana pembunuhan ini.” kata si tukang cukur sambil menunjuk si anak kecil. Sebenarnya si anak tidak tahu mengenai rencana pembunuhan tersebut sebab ia hanya merapalkan aji-aji yg diajarkan ayahnya.


Raja merasa tekejut mendengar pengsayaan si tukang cukur. Pengawal istana segera mengamankan si tukang cukur ke dalam penjara. Raja kemudian memanggil si anak kecil untuk mengucapkan terima kasih. “Terima kasih nak, Engkau sudah menyecukup lamatkan hidupku. Sebagai imbalan, saya akan memberimu hadiah yg banyak.” Tidak cukup usang kemudian si Patih diringkus dan diberi eksekusi penggal kepala. Demikianlah cerita rakyat Jawa Timur mengenai seorang anak yg mematuhi hikmah orang tuanya.


**********************

__ADS_1


𝐉𝐀𝐍 𝐋𝐔𝐏𝐀 𝐅𝐎𝐋𝐋𝐎𝐖 :


𝙸𝚗𝚜𝚝𝚊𝚐𝚛𝚊𝚖 : @xxlialee_


@𝚕𝚒𝚊𝚕𝚎𝚎_07


𝚃𝚠𝚒𝚝𝚝𝚎𝚛 : @𝙻𝚒𝚊𝚊𝙻𝚎𝚎9


𝚃𝚒𝚔𝚃𝚘𝚔 : @𝚕𝚒𝚊𝚕𝚎𝚎_088


*****************


𝙽𝚒𝚌𝚔𝙽𝚊𝚖𝚎 𝙵𝙵 : 『DRG』LiaLeeツ


𝙸𝙳 : 1369531296


***********************


𝐈'𝐌 𝐀 𝐌𝐔𝐋𝐅𝐀𝐍𝐃

__ADS_1


*𝙱𝚒𝚊𝚜 𝚂𝚄𝙿𝙴𝚁𝙼 : 𝙻𝙴𝙴 𝚃𝙰𝙴𝚈𝙾𝙽𝙶 (𝚃𝙰𝙴𝚈𝙾𝙽𝙶)


*𝙱𝚒𝚊𝚜 𝚃𝚇𝚃 : 𝙲𝚑𝚘𝚒 𝚈𝚎𝚘𝚗𝚓𝚞𝚗 (𝚈𝚎𝚘𝚗𝚓𝚞𝚗)


*𝙱𝚒𝚊𝚜 𝙱𝚃𝚂 : 𝙺𝚒𝚖 𝚃𝚊𝚎𝚑𝚢𝚞𝚗𝚐 (𝚅)


*𝙱𝚒𝚊𝚜 𝙴𝚇𝙾 : 𝙿𝚊𝚛𝚔 𝙲𝚑𝚊𝚗-𝚈𝚎𝚘𝚕 (𝙲𝚑𝚊𝚗𝚢𝚎𝚘𝚕)


*𝙱𝚒𝚊𝚜 𝚃𝚁𝙴𝙰𝚂𝚄𝚁𝙴 : 𝚆𝚊𝚝𝚊𝚗𝚊𝚋𝚎 𝙷𝚊𝚛𝚞𝚝𝚘 (𝙷𝚊𝚛𝚞𝚝𝚘)


*𝙱𝚒𝚊𝚜 𝚂𝙴𝚅𝙴𝙽𝚃𝙴𝙴𝙽 : 𝙺𝚒𝚖 𝙼𝚒𝚗𝚐𝚢𝚞 (𝙼𝚒𝚗𝚐𝚢𝚞)


*𝙱𝚒𝚊𝚜 𝙶𝙾𝚃7 : 𝙺𝚞𝚗𝚙𝚒𝚖𝚘𝚘𝚔 𝙱𝚑𝚞𝚠𝚊𝚔𝚞𝚕 𝙱𝚊𝚖𝚋𝚊𝚖 (𝙱𝚊𝚖𝙱𝚊𝚖)


*𝙱i𝚊𝚜 𝙰𝚂𝚃𝚁𝙾 : 𝙲𝚑𝚊 𝙴𝚞𝚗𝚠𝚘𝚘 (𝙴𝚞𝚗𝚠𝚘𝚘)


*𝙱𝚒𝚊𝚜 𝙽𝙲𝚃 127, 𝙳𝚁𝙴𝙰𝙼, 𝚄 : 𝙻𝚎𝚎 𝙳𝚘𝚗𝚐 𝙷𝚢𝚞𝚌𝚔 (𝙷𝚊𝚎𝚌𝚑𝚊𝚗) , 𝙽𝚊 𝙹𝚊𝚎 𝙼𝚒𝚗 (𝙹𝚊𝚎𝚖𝚒𝚗) , 𝙷𝚞𝚊𝚗𝚐 𝚇𝚞𝚡𝚒 (𝙻𝚞𝚌𝚊𝚜)


*𝙱𝚒𝚊𝚜 𝙱𝙻𝙰𝙲𝙺𝙿𝙸𝙽𝙺 : 𝙻𝚊𝚕𝚒𝚜𝚊 𝙼𝚊𝚗𝚘𝚋𝚊𝚗

__ADS_1


*𝙱𝚒𝚊𝚜 𝚂𝙴𝙲𝚁𝙴𝚃 𝙽𝚄𝙼𝙱𝙴𝚁 : 𝙰𝚗𝚊𝚔 𝙰𝚐𝚞𝚗𝚐 𝙰𝚢𝚞 𝙿𝚞𝚜𝚙𝚊 𝙰𝚍𝚒𝚝𝚢𝚊 𝙺𝚊𝚛𝚊𝚗𝚐 (𝙳𝚒𝚝𝚊 𝚔𝚊𝚛𝚊𝚗𝚐)


__ADS_2