
setelah bertunangan aku dan bang Andi pun banyak meghadapi percekcokan mulut, karena aku masih belum terlalu percaya dan mengenal dirinya dengan baik. terkadang aku merasa bingung kenapa bang Andi memilih ku untuk menjadi istrinya karena umur kami berbeda sangat jauh aku saat ni berumur 22 dan bang Andi 40 tahun. aku terkadang mencurigai niatnya saat berdua berbincang dalan toko aku memberanikan diri untuk bertanya apakah Abang sudah yakin memilih ku karena aku ini masih sangat muda belum matang dari segala hal dan masih bersikap kekanankan ?
bang Andi menjawab Abang yakin dengan pilihan Abang dan hati Abang telah mantap untuk mu sayang (nada bercanda)
Lidia:Abang jangan bercanda Adel serius Tanya sama Abang ni.Abang Adel dengar teman perempuan Abang sebelum Adel jauh lebih cantik dan matang loh kenapa nggak melamarnya?
bang Andi:😠kan Abang jatuh cinta nya sama sayang🥰🤗 dan Adek sudah jumpa keluarga Abang dan menerima Adek dan melamarkan mu untuk Abang sayang 😉.
Lidia: hemmm yaudah lh abang.hari setelah kita bertunangan banyak cerita tentang Abang dan keluarga abanag yang buruk-buruk tau. tetapi ku akan menabahkan hati menutup telinga dan percaya akan takdir tuhan bahwa Abang jodoh saya.
seminggu kemudian aku mendengar ada temannya bang Andi yang bernama Jhon mengatakan padaku bahwa bang Andi tidak benar-benar cinta dan sayang kepada ku dia hanya mencari seseorang untuk melepaskan kesedihannya karena mantan yang dia sayangi telah menikah, aku sontak terdiam dengan pikiran yang aneh-aneh hatiku pun sakit aku pergi ke kamar ibu ku dan bercerita tentang hal yang dikatakan oleh Jhon ibu ku berkata anakku kamu harus tahu ibu sangat suka saat bang Andi melamar mu karena ibu tahu hati budinya bagaimana, memang dia punya mantan yang sangat dia sayangi tapi itu dulu sekarang dia jentel untuk menikahi mu jangan kamu fikirkan apa yang dikatakan orang sayang tapi Bu aku benci seperti ini banyak sekali orang yang bercerita buruk tentang nya Bu.ibu tanya bagaimana sikapnya terhadap mu ?
🤔 baik perhatian dan penyayang si,
ibu: apa itu kurang membuktikan keseriusannya terhadapmu
lidi: 😔 aku terdiam beberapa saat Bu aku kembali ke kamar dulu ya Bu
aku diam dan berpikir sendiri dikamar dan terkadang cuek terhadap bang Andi.
tak lama bang Andi menelpon aku pun mengangkat telponnya ada apa band kok menelpon?
bang Andi: rindu kamu karena kamu cuek dan berubah beberapa hari ini? kenapa sayang?
__ADS_1
Lidia: tidak ada apa-apa kok
bang Andi: jangan bohong
Lidia: (aku bersikeras menutupinya) tidak ad apa-apa sayang
bang Andi: oh ya sebelum lupa sore hari ayahku dan abangku ingin berbicara dengan mu ya
Lidia: ada apa kok tiba-tiba ada masalah ya?
bang Andi: nggak tau kan aku juga diajak bicara yaudah sampai ketemu nanti ya ku jemput siap-siap aj ya. if you moment later.
bang Andi datang menjemput ku untuk menemui ayah dan abangnya direstoran dekat dengan rumah abangnya sesampainya nya disana kami pun memesan minuman dan mulai berbicara Abang nya Andi berbicara tudepoint Lidia kamu yakin dengan pilihan mu adikku Andi Wijaya ini ?
Jodi Wijaya : kalau kamu yakin jaga dia baik-baik ya susah senang harus selalu bersamanya dan hiduplah dengan rukun itu yang saya minta karena dia tidak muda lagi umurnya sudah berkepala 4 kami pun bahagia mendengar dia dekat dengan dek Lidia dan serius ingin menikahi mu.
Wijaya (ayahnya) : Andi ini sangat susah untuk mencari pasangan baru kali ini dia ingin berbicara terbuka tentang mu calon istrinya ayah harap kamu menjaga anak ayahh yang special ini
Lidia : insyaallah ayah saya janji.special karena Andi yang masih belum menikah Abang dan kedua adiknya sudah berkeluarga dan memiliki anak
ayah : kami akan datang kerumah mu 2 hari lagi menentukan tanggal pernikahan yang bagus baik tolong sampaikan kepada orang tuamu kami hanya berempat yang akan datang jangan membuat persiapan makanan yang banyak sampai kan kepada papamu ya nak ayah dan Abang Jodi pulang dulu
kami tinggal berdua berbincang tanggal pernikahan.. aku berkata kita menikah akhir tahun saja ya 8 bulan dari sekarang karena kamu melamar secara tak terduga.
__ADS_1
bang Andi: terlalu lama aku mau 1 bulan setelah ini. untuk apa menunggu begitu lama
Lidia: jangan bercanda tidak ada persiapan apa pun takkan siap dalam masa 1 bulan pokoknya 8 bulan lagi baru aku mau karena saudara ibu ku banyak yang diluar negeri paham kami mau kumpul semuanya.
bang Andi : tinggal telpon kabari dari sekarang lah pasti mereka akan pulang ke Indonesia.
Lidia : tidak akan cukup masa kenapa si kok ngotot banget pengen cepet-cepet kalau kek gini bicara saja sama keluarga ku Betek antar aku pulang.
aku pun marah dan mendiamkannya selama 2 hari dan akhirnya kedua keluarga berkumpul dan membicarakan tentang hari pernikahan keluarga bang Andi ingin segera satu bulan dari sekarang tapi dari pihak ku keberatan karena bahan kayu bangsal dan lainnya belum ada aku kesel banget buntung ada paman Indra mengambil jalan tengah 2 bualan Setengan pada tanggal 10 kami menikah dan kedua keluarga pun setuju...selama itu aku dirumah menyiapkan semua yang diperlukan dan kamipun tidak bertemu hanya melalu telpon dan wa saja tetapi bahagia menunggu hari pernikahan... sementara aku sibuk mempersiapkan rumah dan Orang untuk acara kenduri menikah malam berinai dan resepsi kami berkelahi manja masalah warna baju yang akan dipesan aku putih dan bang Andi hitam jadi bingung warna apa yang suai yang aku suka tidak mendukung warna kulitnya selalu ku jadikan bahan ejekan Senda gurau melalui vc
Lidia: hitam kali bang kek taik cicak Lo
bang Andi : ealah Abang kan hitam dekil Keling.semua warna ngaj cocok kn puas hati adekkk
Lidia: jangan marah Lo Lo lo sorry hitam hitam pun manis jangan marah
bang Andi: ealah tak marah. jadinya warna apa
Lidia: biru laut hijau daun sama kuning ya ok
bang Andi: ya udah ok
selanjutnya gugup nerfes dan grogoli menjelang akak nikah Ya
__ADS_1
lanjut episode 3 banyak keseruan dan kelucuan saat akad nikah jangan lupa like dan comen ya