
sayang kamu sudah mendingan ? kalau sudah kita jalan yuk? memang mau kemana sayang ? kita makan bakso yuk yang yang pedas-pedas biar segar badannya gimana?
hayuk lh yanx kita raun-raun. ok tunggu Adek siap" yanx, jangan lama-lama ya. 15 menit kemudian kami pun pergi makan jalan-jalan menghabiskan waktu bersama seperti sedang pacaran tapi sudah halal karna dari perjumpaan dan menikah hanya jangka waktu 3bulan saja. hari demi hari kebiasaan suamiku mulai muncul seperti kentut sembarangan tidur mengorok dan ketahuan merokok aku selalu marah tapi dia yang humoris selalu dijadikan bahan bercanda aku pun tidak bisa marah lama-lama karna dia pandai merayu. satu hari aku tidak berbicara saat pulang kerja aku dibawakan banyajlk buah makanan uuuhhh seneng auto senyum dan dia bilang iiihhh ada yang kepancing ni ikan besar mulai bergerak kearah makanan dengan senyuman yang lebar dengan jarak 10 kaki ayo ayo akupun hanya senyum dan memukul manja di pundaknya ayang ha tau aja istrimu ini lapar.hehe ku ambil buah dan jajan dan bawa ke dalam kamar dan ku keluar membuat air teh hangat untuk dia minum dan menyiapkan air hangat untuk dia mandi karna bau keringat seharian bekerja dan dia tersenyum mengecup keningku dan berkata makasih sayang Abang mandi dulu sayang makan dengan tenang ya. aku menunggu dia dan menyiapkan pakaian yang akan digunakan nya akupun mengambil pisau didapur untuk memotong-motong jauh dan ku bagi karna ku tak suka makan sendiri aku keluar kamar dengan buah yang sudah ku siapkan untuk disajikan makan diteras depan rumah ramai-ramai dengan ayah ibu dan Adek ku dan membawa makanan ringan dan teh dalam tekoh. ibu bertanya siapa yang beli buah kakak ? Abang Andi Bu pangil ayah sama Adek kita makan sama" ya ? yaudah tunggu disini! ok tak lama ayah sama Adek ku datang dan Adek sepupu ku pun datang kakak aku juga mau sembari mengambil sepotong apel dan angur makanlah kakak ngak marah mana bunda dan ayah mu ? mereka pergi kerumah nenek. oh oklah karna rumah nya dan rumah ku dekat dan rumah neneknya hanya jarak 2rumah saja karna dia sejak kecil aku yang jaga jadi sangat dekat dan manja dengan ku tak lama suamiku pun datang Adek za ada juga iya Abang topoy pagilan kesayangan nya untuk suamiku sambil bermain lari-larian dan ayah ibu Adek ku datang.za kenapa lari-lari kan Abang capek pulang kerja sayang kata bunda ku? nggak kok Bu Abang topoy yang ajak main terus Abang topoy Ketut depan muka ku haa kami pun tertawa mendengar kata-kata nya yang lucu dan agak terbata-bata terus berlari ingin memukul bokong Abang topoy nya walaupun suamiku baru dalam keluargaku tapi dia pandai mengambil hati keluarga ku jadi semua menyayangi dia dan akhirnya aku menangkap Adek za dan menciumnya sudah kan Capek minum dan makan buahnya nanti kakak yang pukul Abang topoy ok sayang ? ok kakak hemmm jeruknya masam kayak bau ibu hahahaha kami tertawa karena katanya Adek za mengatai ibu dengan nada bercanda. mau tau kelanjutan keseruan saat santai minum petang karna keusilan suamiku tunggu episode selanjutnya