cinta beda usiaku

cinta beda usiaku
hari pernikahan


__ADS_3

kami berdua melalui serangkaian acara dari hari akad nikah yang sangat mendebarkan seakan dada ingin keluar sangking kerasnya berdetak aku dan bang Andi sama-sama bermuka pucat dan tidak berani menatap wajah dan hanya diam membisu, akhirnya waktu baik untuk menikah dan penghulu pun memanggil kami mempelai pengantin wali dan kedua keluarga tertua. saya dan calon suami diminta tenang dan diminta membaca dua kalima syahadat dan bismilah meminta izin Allah SWT dan kedua orang tua untuk memulai akadnya penghulu berbicara anda saudara Andi Wijaya ya saya saut bang andi., saya nikah dan kawinkan engkau dengan saudara Lidia binti Nurdin Santoso dengan maskawin cincin mas dibayar tunai bang Andi menjawab saya terima nikahnya anak bapak bapaknya Nurdin Santoso dengan maskawin tersebut dibayar tunai dan terjadi kesalahan yang lucu saat akad yang memicu gelak tawa didalam ruangan dan Abang Andi makin gugup gemetar tidak terkendali dan yang kedua dia mengucapkan dengan lantang dan akhirnya wali berkata sah aku pun terharu saat melihat wajahnya yang pucut lesi dan gemetar aku terharu melihatnya saat dia berjuang menghalalkan ku selesai semua masalah dokumen dan berfoto ria kami pun bergegas pulang ke rumah masing-masing karena malam harinya akan ada acara MLM berinai, malam pun tiba suamiku datang beserta keluarga datang untuk acara malam berinai yang diawali dengan tepuk tepung tawar dan berinai kecil disemua jari kaki dan tangan tapi suamiku Tak adil dia hanya 3 jari ditengah-tengah proses berinai dia pun Ketut dengan kuat yang ada disekitar kaki pun tertawa karena mendengar suara Ketut yang keras ( prooott) wkwk spontan yang mendengar ketawa suamiku Berkata sorry terlepas aku pun tertawa hahaha.setelah selesai suamiku pulang kerumahnya dan aku beristirahat karena malam besoknya akan ada acara tepuk tepung tawar dan resepsi siang harinya menyiapkan mental dan fisik untuk besok akupun tidur dengan pulasnya suamiku menelfon aku tidak mengangkat telponnya karena kecapean. aku pun bangu dipagi hari menyiapkan makanan minuman untuk ahli keluarga yang datang untuk membantu diacara pernikahan tak sedikit keluarga yang mengejek ku cie dah hal berseri wajah aku hanya tersenyum tersipu malu dan membantu persiapan untuk acara malam nanti. aku pun memasak bubuk ku memuji masakkan ku enak tapi memang aku sangat suka memasak dan membuat kue dari hoby ku semasa masih sekolah menengah lagi karena hoby makan dari pada beli boros dan bubuk berkata akan gendutlah suamimu saat makan masakan mu yang super enak ini. bibi berlebihan masakan biasa saja ini sautku kamau tidak percaya ini enak banget tau masih enak masakan mu dari ibumu sayang ibu mendengar amboy Kaka jadi masakan ku tidak enaknya nada menyindir bibi jadi kalau mau makan minta Lidia yang masak ya nada bercanda, tidak adik ku sayang jangan cemburu, aku hanya tersenyum dan ibu berkata Lidia kamu sudah menjadi istrinya Andi jaga nama baik keluarga kita ya nak jaga makan minum dan pakaian hormati da taat pada suami dan anggap keluarga nya seperti keluarga mu dengan raut muka yang sedih dan hampir menitikkan air mata iya ibu ku sayang jangan sedih akukn tidak pergi jauh aku tetap anakmu yang imut sambil memeluk ibu. aku dipanggil karena disuruh mandi karena asik didapur tidak ingat waktu tukang rias sudah datang aku masih belum mandi, bergegas mandi dan bersiap dengan Mak andam untuk acara malam dan resepsipun berjalan lancar, lanjut ke episode selanjutnya ya


__ADS_2