
Dorrrrr,,dorr,,dorr
Terdengar tiga tembakan yang begitu nyaring memekikkan telinga, seketika karina menghentikan sepedanya, dan berlari untuk mencari tempat bersembunyi dibalik mobil yang sedang parkir di jalan itu.
"Hahhhhhhhh" teriak karina ketakutan sambil menutup mulutnya, saat melihat seorang pria tewas dibelakang mobil tersebut dengan darah bercucuran di mana-mana.
Dan betapa kagetnya karina saat melihat siapa dalang dari semua itu, lelaki tampan dengan pesona luar biasa yang selalu menggetarkan hatinya selama dua tahun ini
"Heh, sepertinya aku kedatangan tamu!" ucap jhonatan dengan sinis
Karina tidak bisa menahan keterkejutannya dengan apa yang dilihatnya sekarang
"A,,,apa yang terjadi??" tanya karina dengan suara bergetar
Bukkkk
Karina tidak mampu menopang tubuhnya sendiri, ketika melihat semua yang terjadi di hadapannya dan langsung pingsan.
"Menyebalkan,,,,, Alex angkat wanita itu dan bawah ke mansion " ucap jhonatan dengan kesal melihat gadis itu tergeletak di tanah
"Baik tuan"
Dengan segera alex mengangkat tubuh gadis itu untuk membawanya ke dalam mobil
Mansion Jhonatan
__ADS_1
"Aaaaaaaa,,,,,,''
Teriak karina, saat menyadari dirinya berada dalam ruangan gelap dengan tangan dan kaki diikat, ruangan yang tidak memiliki satu benda apapun pun
Treeetttt
Terdengar pintu dibuka dari luar dan menampilkan sosok lelaki berbadan kekar masuk dengan santai
"Kau sudah bangun,,??" ucap pria itu
"Siapa kamu dan ada dimana aku ,,,? tolong lepaskan kaki dan tanganku " ucap karina sambil menangis
Dari balik pria berbadan kekar, terdengar langkah kaki seorang yang berjalan masuk dengan gaya angkuh dan sombong menuju ke tempatnya, dengan menggunakan kemeja hitam dan celana panjang yang senada, dengan kedua tangan yang dimasukkan kedalam saku celananya
Dengan cahaya yang sangat minim, karina hanya melihat samar-samar wajah pria itu
"Kau ingin pulang???"
"Iya tuan,,, tolong lepaskan saya, saya janji tidak akan memberi tahu siapapun tentang penembakan itu " ucap karina dengan suara memohon
"Buka ikatannya " Perintah Jhonatan kepada anak buahnya
"Baik tuan"
Setelah tali terlepas dari kaki dan tangannya, karina segera berdiri dan ingin berlari keluar, tetapi langsung ditahan oleh jonatan
__ADS_1
"Mau kemana kau ??? " ucap jhonatan
"Ampun tuan sakit, saya akan pulang tuan" ucap karina menahan rasa sakit ditangannya yang di lakukan oleh jhonatan, dengan sengaja meremas pergelangan tangan karina yang dipegangnya
"Apa aku menyuruhmu untuk pulang????" ucap jhonatan dengan suara penuh kemarahan
"Auwwwww,,,,,ampun tuan, sakit tuan!! " pekik Karina yang tak sanggup menahan sakit dipergelangan tangannya yang semakin diremas oleh jhonatan
Jhonatan segera menarik karina untuk mengikuti langkah kakinya keluar dari ruangan tersebut dengan sangat terburu-buru
"Tolong ampuni saya tuan, tolonggg itu sangatlah sakit " ucap karina ketakutan sambil memohon ampunan
Bukkk
Jhonatan melempar karina ke atas kasur yang ada pada salah satu kamar tamu di mansion nya
"Akhhhhhh"
"Bersihkan dirimu, kita akan menikah sekarang ! " ucap jhonatan dengan wajah dinginnya dan langsung pergi begitu saja
"Jhonatan Xanders ,,,,apakah benar itu adalah jhonatan xander ??? Ya tuhan mengapa aku harus menjadi seperti ini ,,,, aku tidak ingin menikah dengannya, aku takut ya tuhan " ucap karina saat jhonatan sudah keluar dari kamar
Dalam kamar dengan ukuran cukup luas, yang berisikan satu ranjang, satu lemari dan kamar mandi kecil yang ada di dalamnya, Karina hanya duduk di samping jendela dan menangis tanpa melakukan apapun, dengan penuh ketakutan karina menangis memikirkan kehidupannya setelah ini.
"Apa yang harus aku lakukan tuhan?? Ayah ibu karina takut " gumam karina dengan terus menagis
__ADS_1
Bukkkkkkk
Bersambung......