Cinta Dan Kebencian

Cinta Dan Kebencian
Keras kepala


__ADS_3

"Dimana gadis itu ??" tanya jhonatan kepada dua pelaya yang sedang berdiri didepan pintu kamar mandi


"Ada di dalam tuan, nona tidak mau dibantu tuan" balas pelayan sambil memunduk


kreek


Pintu kamar mandi dibuka, karina keluar dengan menggunakan jubah mandi yang ukurannya hanya sampai diatas paha dengan rambut yang digulung dengan handuk kecil di kepala


"Shittttttttt,,,,lima menit aku tunggu kau di ruangan kerjaku, jangan sampai terlambat" ucap jhonatan langsung membalikkan badannya dan pergi begitu saja


"Ada apa dengan ku, kenapa aku bisa tergoda dengan tubuhnya yang jelek itu" gumam jhonatan sambil memijit kepalanya yang teras pusing, akibat adik kecil yang bereaksi saat melihat karina yang hanya menggunakan jubah mandi


Sementara di dalam kamar karina mulai memakai pakaian yang diberikan oleh pelayan kepadanya, setelah memakai pakaian karina segera diantar oleh pelayan untuk pergi ke ruang kerja jhonatan


tok,,,tok,,tok,,


"Permisi tuan, kami mengantar nona " ucap pelayan


"Suruh dia masuk" ucap jhonata


Karina melangkah masuk kedalam ruangan, di sana sudah ada jhonatan dan alex yang menunggunya


"Duduk, alex berikan kertas itu kepadanya " ucap jhonatan

__ADS_1


Alex memberikan kertas yang berisikan poin-poin penting, yang harus dituruti oleh karina untuk pernikahan mereka kedepannya



Tidak ada kontak fisik sama sekali sampai waktu pernikahan selesai


Pihak kedua tidak boleh sama sekali membantah perintah pihak pertama


Pihak kedua harus menuruti semua yang diinginkan pihak pertama


Pihak kedua akan diberikan kompensasi sebesar 5M setelah selesai masa kontrak pernikahan


Ketika pihak kedua membuat kesalahan, pihak pertama bebas memberi hukuman apapun



Pihak 1. Pihak 2.


Jhonatan Xanders. Karina sasabila


"Apa maksud semua ini, kenapa saya yang harus menikah dengan anda tuan,,,apa kesalahan saya???" ucap Karina yang masih dengan bahasa sopan dan langsung melempar kertas pernjanjian itu keatas meja dengan emosi yang menggebu-gebu


"Jangan menguji kesabaran ku gadis sialan" bentak jhonatan dan menggebrak meja dengan sangat kuat

__ADS_1


"Tidak, saya tidak akan sudi menikah dengan anda tuan jhonatan yang terhormat, saya masih memiliki harga diri, kau tidak bisa seenaknya membeliku seperti barang di pasar " teriak Karina dengan kencang


"Tutup mulutmu gadis sialan, sekali lagi kau berteriak padaku, akan ku patahkan kaki dan tanganmu" bentak jhonatan tak kalah keras


"Aku tidak takut dengan ancamanmu, kau tidak memiliki hak apapun tentang ku, berhentilah bersikap seolah-olah aku membuat kesalahan yang fatal sampai-sampai kau harus bertindak membuatku seperti musuhmu yang harus kau lenyap kan. " pekik karina dengan kemarahan yang semakin memuncak dan tidak lagi menghormati jhonatan bahkan dengan berani menunjuk wajah jhonatan dengan telunjuknya


"Berani-beraninya kau menunjuk ku dengan tangan kotormu itu" bentak jhonatan


"Lalu apa bedanya dengan kamu yang membunuh, bahkan tanganmu lah yang lebih kotor dan hina !" teriak karina membalas ucapan jhonatan yang menghinanya


Plaakkkkkkk


Karina merasakan sakit yang luar biasa, saat tangan besar jhonatan mendarat dengan sempurna di pipi mulusnya


"Sudah kukatakan tutup mulutmu sialan " bentak jhonatan lagi


"Heh, sekalipun kau membunuhku aku tidak peduli, dari pada harus menikah dengan lelaki iblis seperti mu" ucap karina sinis


Plakkk


Bukkkk


Jhonatan yang tidak bisa lagi menahan amarahnya mendengar karina mengatainya, kembali memberikan tamparan kedua pada karina yang membuat karina langsung pingsan.

__ADS_1


"Sialannnnnnnnnnnnnnnnnnn" teriak jhonatan dengan kencang


Bersambung.....


__ADS_2