
Pagi yang cerah. sama seperti rendy yang sangat cerah hari ini karena dia disuruh umi nya untuk datang kerumah calon istrinya , yaitu Annisa.
Bahkan semalam dia tidak bisa tidur karena dia merasa gugup bertemu dengan nisa pagi ini, dan sekarang dia lagi bercermin melihat penampilan nya sekarang. Memakai celana jeans serta memakai baju koko selutut.
"( Tampan )" Batin rendy sambil tersenyum.
Setelah melihat penampilan nya sudah rapi, dia bergegas turun kebawah untuk sarapan bersama abi and umi nya. kebetulan hari ini weekend, jadi abi nya tidak berkerja.
" selamat pagi abi umi " sapa rendy dengan senyum cerah nya.
" pagi juga nak " balas sapa abi dan umi, juga ikut tersenyum melihat anak nya tersenyum bahagia.
" duduklah sayang dan makan sarapan mu, bukankan kamu mau bertemu dengan istri mu? " Goda umi sambil senyum².
" baiklah umi ku tersayang " jawab rendy
" nantik ketika jalan ,ingat batasan nya ya nak, kalian belum muhrim sekarang, jadi jangan macam- macam, dan turuti apa yang nak nisa suruh, bukankah dia akan menjadi istri mu sebentar lagi? " Petuah abi, ketika sudah selesai makan sarapan nya.
" iya abi aku akan menjaga batasannya, dan aku akan menjaganya " jawab rendy dengan serius.
" oh iya nak, sekalian saja kalian berdua fitting baju pernikahannya, kan hari H kamu sama nak nisa sudah hampir dekat. " kata umi.
" baiklah umi, terus aku harus kebutik yang mana umi? " tanya rendy
" umi sudah membuat janji kepada tante sila, jadi kamu kebutiknya aja langsung sekitar siang gitu" kata umi.
" baiklah, aku berangkat dulu abi umi " kata rendy sambil beranjak dari kursinya, terus pergi ketempat abi dan umi nya duduk, untuk menyaliminya serta mendoakan nya supaya lancar.
" Assalamualaikum ubi ami " kata rendy
" Waalaikumsalam " jawab abi and umi dengan senyum.
Di Dalam Mobil*
Rendy menyetir mobil sambil tersenyum-senyum membayangkan gimana nantik rumah tangga nya, dan membayangkan mempunyai anak yang soleh dan sholehah, bahkan dia sampai tak terasa sudah hampir sejam mengendarai mobil nya kerumah nisa.
dan sekarang mobilnya usah didepan gerbang rumah nisa.
"( Aku akan membahagiakan mu nisa, karna aku merasa kalau aku sudah cinta mati dengan mu, sejak awal bertemu aku sudah sangat suka kepadamu, bahkan sekarang sudah cinta sayang suka sudah menjadi satu )" Gumam rendy sambil melihat-lihat rumah nisa.
Sedangkan di dalam kamar nisa*
Dia sekarang sudah rapi dengan pakaian gamisnya serta hijab nya dan juga make up yang sangat tipis itu . rencana nya dia pagi ini ingin membeli buku baru yang ada di mall, bahkan dari bangun tidur sampai sekarang senyum nya yang indah tidak pernah luntur, saking senangnya dia bisa membeli novel yang dia ingin kan sejak dulu.
setelah beberapa menit merapikan dandanannya, dia mengambil tas nya. saat sudah membuka pintu terlihat bibi sumi yang ingin mengetuk pintu nya. tapi dia urung karna melihat majikan nya sudah di depan mata.
" ada apa bi ?" tanya nisa yang kebingunan
" eh anu.. non itu ada tamu di luar " kata bibi sambil menggaruk kepala yang tidak gatal
" siapa bi ? " tanya nisa heran
" itu non.. tuan rendy " kata bibi
__ADS_1
" apa? Rendy ? " nisa sangat terkejut saat mengetahui kalau tamunya adalah rendy.
"iya non. dari tadi tehh sudah nunggu " kata bibi
" baiklah bi, aku pergi sebentar ya ke toko buku kalau bunda tanyain " kata nisa
" siap atuh non " kata bibi sambil tersenyum lebar
" permisi bi, Assalamualaikum " kata nisa
" waalaikumsalam " jawab bibi
Di ruang tamu*
Saat nisa menuruni tangga dia bisa melihat rendy yang duduk membelakangi nya, nisa terus berjalan dengan muka datarnya. sampai di samping rendy pun dia bertanya.
" ada apa " tanya nisa. to the point
" Eh.. !!! " rendy yang mendengar suara nisa pun terkejut.
" ada perlu apa sampai datang kemari " tanya nisa sambil tersenyum tipis melihat wajah rendy saat sedang terkejut, Sangat lucu pikirnya.
" ah .. aku hanya ingin mengajak mu jalan serta mengajak mu fitting baju pernikahan kita " jawab rendy, ketika sudah sadar dari keterkejutan nya
" tapi ana mau pergi ke toko buku, apa tidak boleh bsok saja? " tanya nisa.
" oh kalau begitu jalan- jalan nya di toko buku saja, setelah itu kita pergi ke butik, gimana? " tanya balik rendy.
" baiklah, ayo berangkat " kata nisa
Di dalam mobil*
Didalam mobil hanya ada keheningan, karna rendy fokus menyetir sedangkan nisa sedang sibuk melihat pemandangan di luar kaca mobil.
setelah beberapa menit menempuh perjalanan, akhirnya mereka sampai di pusat pembelajaan terbesar.
nisa keluar dari mobil sambil tersenyum, karna dia sudah tidak sabar membeli novel yang dia inginkan , sedangkan rendy asik memandang nisa dalam diam .
" ayo jalan" kata nisa
" iya " jawab rendy
setelah sampai di toko buku nya, nisa langsung saja berjalan cepat tanpa memperdulikan rendy yang ada di samping nya itu. sedangkan rendy hanya tersenyum tipis saat melihat nisa yang berjalan cepat, karna menurut nya itu sangat lucu.
setelah ketemu apa yang dia inginkan , dia tersenyum sangat lebar, karna melihat novel yang dia sukai masih sangat banyak. dan rendy yang melihat nisa tersenyum sangat lebar juga ikut tersenyum.
setelah mengambil beberapa novel diapun bergegas pergi ke kasir, tanpa melihat rendy yang ada di samping nya yang menahan kesal melihat nisa cuekin nya.
setelah membanyar nya nisa dan rendy pun melanjutkan perjalanan nya ke butik tante sila.
" apa kamu sangat suka novel ? " tanya rendy penasaran.
" tentu saja" jawab nisa sambil melihat ke arah rendy sekilas.
__ADS_1
" apa aku boleh tanya " tanya nisa.
" silahkan" jawab rendy santai
" berapa umurmu? " tanya nisa
" 23 itu tidak terlalu tua menurutku, dan kmu berapa umurmu" tanya balik rendy
" 20 " jawab nisa singkat
" sangat muda " gumam rendy sambil tersenyum
" apa pekerjaan mu? " tanya nisa yang penasaran
" hanya menjadi CEO dan ustadz di balai kita " jawab rendy
" jadi kamu ustadz di sana" tanya nisa yang terkejut karna baru tau.
" iya, dan itu baru berjalan beberapa hari " jawab rendy
" apakah setelah menikah, kamu masih ingin pergi ngaji di situ?" tanya rendy sambil melihat ke arah nisa.
" tentu saja, kenapa tidak " jawab nisa santai, sambil melihat juga kearah rendy.
" terus gimana nanti dengan anak kita " kata rendy
Nisa yang mendengar kata-kata rendy pun langsung melotot, apakah dia tidak bisa berfikir ,bagaimana mungkin setelah menikah langsung punya anakk
" Hei.. mana mungkin setelah menikah langsung punya anak , semua nya ada proses " jawab nisa galakk
" iya juga ya" gumam rendy tapi masih bisa didengar oleh nisa.
" Dasarr.." kata nisa sambil memutar bola mata nya malas..
setelah menempuh perjalanan sekitar setengah jam, akhirnya mereka telah sampai di butik tante sila. ,dan mereka berjalan betdampingat masuk kedalam butik dan di sambut oleh tante sila sendiri dengan senyuman.
" bagaimana kabarmu rendy " tanya tante sila sambil tersenyum
" allhamdulillah baik tan " jawab rendy
" Wah... jadi ini istri kamu ren, cantik sekali, yaudah kalua begitu mari kita mencoba coba baju pernikahannya. " kata tante
" baiklah " jawab rendy and nisa bersama
setelah beberapa jam memilih baju pernikahannya, dan sekarang sudah hampir dzuhur, dan dengan segera rendy mengantar pulang nisa ,karna sudah hampir waktu shalat.
setelah sampai nisa pun keluar dari mobil dan rendy pun pamit pulang karna dia juga akan shalat dzuhur .
" Assalamualaikum " salam rendy sambil tersenyum
" waalaikumsalam " jawab nisa juga sambil tersenyum tipis.
***Sampai di sini dulu ya gusy jangan lupa tuh di like and komen....
__ADS_1
....
kalau ada salah kata maaf ya gusy, soalnya baru pemula ,hehehe...😄😄***