
sekarang rendy, nisa, dan umi and abi sedang makan malam dalam keaadan hening, hanya dentingan sendok yang terdengar, setelah melaksanakan makan malam bersama, rendy dan abi duduk santai di ruang keluarga. sedangkan nisa dan umi sedang membereskan meja makan dan mencuci piring.
Setelah selesai nisa dan umi pun ikut bergabung dengan rendy dan abi di ruang keluarga.
" abi umi rencana nya aku ma nisa mau pindah kerumah yang aku beli sendiri waktu itu, aku ingin jadi hidup mandiri. dan nisa pun dudah setuju, iyakan honey?" tanya rendy sambil menatap nisa. dan nisa hanya megangguk saja.
" kalau menurut abi sih itu yang terbaik, karna kamu juga sudah menjadi seorang suami dan kepala keluarga. memangnya kapan mau pindahnya ? " kata abi
" insyaallah lusa abi " jawab rendy
" ohya nisa kamu masih mau ngaji ditempat rendy juga? " tanya umi
" iya umi, rencana nya nisa masih mau " jawab nisa
" jadi bang kamu izinin nisa gak ?" kata umi
" harus dong mi biar selalu dekat ma abang " canda rendy
Dan mereka pun berlanjut mengobrol dengan bahagianya, setelah beberapa menit mengobrol rendy dan nisa pamit pergi kekamar.
Di dalam kamar**
" honey ayo tepati janji kamu tadi pagi " kata rendy sambil merebahkan tubuhnya dan memeluk nisa dari belakang.
" janji apa ?" tanya nisa yang pura pura pikun *pdhl msh muda 😂"
" ih.. jangan pura pura dong, aku udh pengen loh ini " rengek rendy.
" ck.. besok aja ya rendy " kata nisa sambil memejamkan mata nya
" kamu jangan panggil aku rendy dong, padahal kan tua an aku daripada kamu " saut rendy
" terus aku harus panggil kamu apa " kata nisa dengan kesal
" kamu panggil aku dengan sebutan romantis dong, misalnya sayang, honey " kata rendy
" gak ah, malu " ucap nisa
__ADS_1
" harus mau loh.. aku ini suami kamu " kata rendy
" ck.. iya iya" jawab nisa kesal
" yaudah yok buat dede bayi, harus nurut loh aku suami kamu " kata rendy
" terserah " saut nisa
Dan terjadilah hal yang hanya mereka dan allah yang tau.
Pagi Hari **
" sayang aku hari ini pergi ke kantor ya, ada berkas yang harus aku tanda tangani " ucap rendy ketika sudah selesai mandi.
" iya, jam berapa perginya ?" tanya nisa
" sekitar jam 9, ohya kamu jangan lupa beresin baju kita ya sayang, rencana nya aku mau pindah sekatang aja " kata rendy sambil meluk nisa dari belakang yang sedang memakai hijab
" loh.. kok di percepat ?" kaget nisa
" aku sengaja percepat waktu pindahan nya karna ingin tinggal sama kamu berdua aja supaya kita bisa buat dede bayi selalu " goda rendy
"kok ditutup muka nya sih honey" rendy semakin semangat mengggoda istrinya itu.
" ishh... awas sana aku mau kebawah dulu " kata nisa mengindar dari suaminya
" tunggu dulu sayang, aku ingin kamu nemenin aku pergi kekantor "ucap rendy
" gak ah.. nantik ganggu kamu lagi " saut nisa
" kalau di ganggu sama kamu mah gak papa, aku ridho kok honey " kata rendy sambil mencium kening nisa dengan lembut.
" beneran nih ngak ganggu kamu nanti " tanya nisa dengan pasti.
" iya sayang " kata rendy dengan lembut, dan tersenyum tipis.
" yaudah aku ganti baju dulu ya kamu tunggu diluar aja " kata nisa
__ADS_1
" gak usah ganti, baju yang kamu pakek sekarang udah cantik kok untuk istri ku yang paling cantik ini " kata rendy sambil menggoda nisa.
" yaudah deh, ayo makan habis itu baru pergi ke kantor kamu " kata nisa
" iya ayo sayang " saut rendy
Setelah makan, sekarang mereka sedang dalam perjalanan menuju kantor rendy . sekitar 45 menit mereka sudah sampai.
di loby banyak yang menyapa rendy ataupun nisa karna mereka sudah tau kalau sang ceo sudah menikah.
saat di dalam lift hanya ada mereka berdua karna lift ini untuk orang kepentingan saja, dan sesskali rendy mencuri cium di pipi sang istri, nisa yang sudah tau sifat suaminya itu hanya diam, tidak terusik saat rendy menciumnya. Dan ketika lift nya terbuka rendy pun berjalan beriringan sambil menggandeng tangan istrinya menuju ruangan nya,
tetapi di saat melewati meja sekretaris nya dia merasa bigung karna melihat seorang wanita yang sangat seksi dengan baju yang ketat sehingga menonjolkan bentuk tubuhnya.
"( Astagfirullah )" batin rendy saat matanya menatap wanita itu.
" selamat pagi pak " sapa sekretaris itu kepada rendy sambil tersenyum goda.
" siapa anda ?" tanya rendy dengan dingin dan tanpa melihat kearah wanita tersebut.
" saya pengganti pak budi, kebetulan beliau paman saya " kata wanita itu sambil menatap nisa sinis.
" oh. berapa hari " tanya rendy
" saya kurang tau pak, mungkin saat pak budi sudah sehat kembali " kata bella
" mulai besok kamu jangan memakai pakaian itu lagi, saya tidak suka, jika kamu masih memakai pakaian itu saya keluarkan kamu dari kantor ini, kontor ini untuk bekerja bukan untuk memamerkan tubuh kamu, jangan pikir saya tergoda dengan penampilan kamu seperti itu, saya bahkan sangat jijik melihat penampilan kamu. " kata rendy dengan suara dinginnya dan penuh tekanan setiap kata.
nisa yang di samping rendy hanya diam menyaksikan suaminya memarahi sekretaris itu, sebenarnya dia juga tidak suka dengan wanita itu karna menurutnya wanita itu ingin menggoda suami nya, untung saja dia ikut dengan suaminya. tapi setelah mendengar kata-kata rendy tadi dia jadi sedikit tenang karna rendy tidak suka dengan wanita seperti ini.
" ayo sayang kita masuk " sambung rendy sambil menatap nisa dengan senyum.
" iya ayo " jawab nisa
"(sialan, ternyata si bos sudah punya istri, tapi tadak apa apa karna aku yakin suatu hari nanti si bos akan tergoda dengan ku dan menjadi kekasihku )" ucap bella dalam hati dengan senyum devil nya .
...*** jangan lupa di vote, komen, and sukai ya....
__ADS_1
...tolong kerjasama nya supaya aku juga semangat nge buat cerita cerita yang menarik. mohon kerjasamanya gusy***...