Cinta Mantan Playboy Dan Janda Cantik 2

Cinta Mantan Playboy Dan Janda Cantik 2
Kebencian Diana


__ADS_3

Sudah satu minggu Diana menjadi model ditempat Ruli. Sejak saat itu pula,entah itu pagi atau siang Hilda selalu menemani suaminya bekerja,bukan karena Hilda tidak ada kerjaan dirumah namun karena memang Ruli yg selalu minta ditemani.


"Mas apa kamu ngak bosan apa setiap kerja aku selalu ikut


"ngapain bosan sayang,kan yg menemani istri aku sendiri,lagian aku sendiri kok yg minta kamu untuk menemaniku


"Ya aku sih senang,tapi biasanya kalau suami yg lain malah uring uringan kalau ditemani istrinya


'biar aja itu kan suami yg lain,beda dong dg yg lain,karna mas sangat mencintaimu sayang,mas ngak mau kalau kamu menjadi dimiliki yg lain,"ucap Ruli memeluk pinggang Hilda mesra


Sementara mereka bermesraan sementara itu juga ada sepasang mata yg masih berpose dg gayanya seolah menatap iri kepada mereka


"ngapain sih mereka harus pamer kemesraan segala ngak tau apa masih ada banyak orang disini",gerutu Diana.


"Ndre aku mau jemput Okta dulu sama Hilda,nanti kalau sudah selesai kalian makan aja dulu ngak usah tunggu kami,"pesan Ruli


"oke siap


Keduanyapun keluar dari studio.Dan meninggalkan Andre yg masih mengarahkan gaya kepada Diana.Sikap Diana ssoah acuh terhadap Hilda yg tersenyum padanya.

__ADS_1


Ya,Hati Diana kini menaruh kebencian yg dalam pada Hilda.Padahal sejak awal Hilda menerimanya dengan baik,bahkan menawarkanya pekerjaan sekalipun Hilda tahu Diana pernah mencintai Ruli dan pernah dihamili Ruli karena sebuah kekilafan di masalalu.


Bahkan setiap Kali Hilda menelpon atau mengirimkan makanan kepadanya,Diana jarang sekali menerimanya.Kalaupun diterima didepan Hilda namun setelahnya diberikan pada yg lain atau bahkan dibuang ditempat sampah tanpa sepengetahuan Hilda.


Kebencianya Diana semakin tumbuh seiring rasa cintanya untuk Ruli.Diana tidak lagi memanggilnya pak tapi sudah berganti menjadi mas Ruli.


Sebagai sesama seorang wanita Hilda dapat merasakan perubahn sikap Diana .Dan itupun juga disampaikan ke Ruli


"Aku ngak perduli dia mau mencintaiku atau ngak,aku hanya mencintai kamu Hilda.Dan ngak penting kamu memikirkanya karna kamu tahu sendiri aku ngak mungkin berpaling pada wanita lain sekalipun itu bidadari.Aku sudah punya bidadari secantik kamu,dan sebaik kamu mana mungkin aku berpaling.


"ya mas aku tahu tapi...


"Ngak perlu pakai tapi Hilda kamu ya kamu titik."jawab Ruli tegas.


Kring...kring...kring nada dering telpon terdengar dari hp Hilda.Hilda kemudian meletakkan sendok dan garpunya di piring.Diapun mengambil dan menjawab telponya.Disana tertulis nama Eva,kemudian Hilda memencet tombol loud speaker agar Ruli dan Okta bisa juga mendengar apa yg dikatakan mama Eva pada mereka.


"Assalamualaikum ma


Waalaikum salam.

__ADS_1


"Apakabar ma


"baik,oya mama boleh ngak kesana Hilda besok.


"tentu boleh ma',jawab Hilda senang.


"Mama kangen sama kalian sma Okta juga soalnya sudah lama sejak pulang dari rumah sakit kalian ngak pernah lagi kesini


"Kami juga kangen sama mama",jawab ketiganya.


"makanya besok mama kesana,karna tahu kalian berdua sibuk.Sebenarnya ibumu juga mau ikut da,tapi ngak bisa karna beliau jg sibuk ditoko kuenya,jadi cuma nitip salam sama kalian


"ya ngak masalah kok ma.


"Oke sampai besok lagi ya


"ya ma


"Assalamualaikum

__ADS_1


"Waalaikum salam


Kedua menantu dan mertua itupun menutup telpon mereka maaing masing.


__ADS_2