Cinta Monyet

Cinta Monyet
bab 11


__ADS_3

" love you too " jawab ku dan kami pun tidur sambil berpelukan keesokan hari kami turun untuk sarapan " pagi ma " ucap ku " pagi sayang nyenyak tidur nya?? " tanya mama " isst mama, kemana ma semua? " tanya ku " udah berangkat soalnya ada meeting pagi " ujar mama " ya udah sana ajak han sarapan " lanjut mama " iya ma " ucap ku


setelah makan kami berpamitan mau keluar cari yang d butuhkan untuk di bawa ke kota x, iya disana kami sewa rumah jadi lebih privasi gitu gak ada yang kepo. setelah dapat semua yang kita butuhkan kami pun pulang.


sampai rumah kami pun menyiapkan semua di masukan ke dalam koper karena dua hari lagi kami akan berangkat ke kota x " udah semua yang " tanya han " udah, gih mandi dulu kamu, setelah itu makan " ujar ku " maunya di mandiin " ucap han dengan suara yang dibuat manja " mandi sendiri lah " ucap ku han cuma memandang ku tiba-tiba han mengangkat ku membawa ku ke dalam kamar mandi, " ahah, han kau membuat ku terkejut " ucap ku di balas dengan senyuman manis dan pandangan kami bertemu. entah siapa yang memulai bibir kami bertautan saling mencari kenikmatan, sampai di dalam kamar mandi aku di duduk kan di bathtub dan han mengisinya dengan air dan ditambah aroma terapi, dan baju yang kami kenankan udah terlepas semua kami masuk kedalam bathtub , han seperti bayi yang kehausan dan penyatuan itu terulang kembali.

__ADS_1


pov han


setelah pesta pernikahan semua tamu undangan udah pada pulang tinggal keluarga ku dan keluarga ana, tak berselang lama ana pamit untuk membersihkan diri, ingin aku ikut dengannya namun ku urungkan karena masih banyak keluarga, " sana susul istri han, gak usah malu " ucap papa ana " gak ah pa nanti aja " jawab ku " udah sana tapi pelan pelan , masih ori tuh " goda kakak ana " ist kak, ya udah aku ke atas dulu iya " ucap ku langsung lari ku mendengar mereka tertawa bersama " hahaha "


sampai kamar aku melihat ana yang kesusahan membuka bajunya " butuh bantuan " tanyaku saat melihatnya kesulitan membuka resleting gaun " boleh " jawab ana, aku memandang punggung yang mulus putih tanpa ada sehelai rambut " han bisa cepat soalnya aku udah gak tahan mau pipis " ujar ucap ana yang menyadarkan lamunanku" oh iya iya maaf " jawab ku dengan gugup setelah selesai ana langsung ke kamar mandi

__ADS_1


" malam ma pa kak " ucap ku dan ana " malam sayang " jawab mama " ayo han duduk anggap rumah sendiri iya jangan sungkan " lanjut mama " iya ma " jawab ku " mau makan sama apa han " tanya ana " apa aja yang " jawab ku " segini cukup " tanya ana " udah yang, makasih " setelah itu kami makan dengan hening.


setelah makan kami semua berbicara di ruang tengah, setelah selesai berbicara kami pun langsung ke kamar " akhirnya bisa terus bersama mu yang " ucap ku " duh bahagia nya pangeran ku " goda ana " iya iyalah bahagia aku tu udah suka kamu dari SMP ingin rasanya cepet ku halalkan namun umur belum cukup " ujar ku " iya deh, aku percaya " jawab ana " yang sebenarnya aku punya usaha namun tidak besar sih tapi bisa mencukupi kebutuhan kita dan kuliah mu " terang ku" tidak apa kan kalau aku agak sibuk tapi ku usaha kan selalu ada untukmu " lanjut ku " iya tidak apa yang" jawab ana.


kami pun saling diam aku langsung menarik ana dalam pelukan ku, ku usap-usap rambutnya langsung ku tatap mukanya, " apa boleh yang " ucap ku dengan suara berat . an pun menganggukkan kepala bertanda setuju.

__ADS_1


aku mendaratkan bibirku tepat di bibirnya ciuman yang biasa lama kelamaan mulai menuntut mencari kenikmatan. " emmm ppt,, " gumannya tangan ku mulai bergerak membuka baju tidurnya. sambil bercumbu aku berhasil membuka baju ku dan bajunya.


__ADS_2