
" emm, kalau gak usah pakai acara tunangan gimana ? soalnya kan kami mau lanjut kuliah di kota x? ? " ucap han " alasan mu aja han gak mau lama belah duren " goda papa han " isat papa ih bikin malu aja " jawab han " udah udah jadinya gimana? " tanya mama han " kami ngikut dari pihak laki-laki aja mbak " ucap papa ku " ya udah dua minggu lagi gimana? " tanya papa han " iya gak apa apa, cepat malah baik " ujar papaku " baiklah semua biar kami yang urus " ujar papa han
setelah semua sepakat keluarga han pamit pulang.
__ADS_1
tiga hari kemudian aku dan han melakukan fitting baju " ayo yang sudah di tunggu temennya mama " ucap han " hm,, " jawab ku sampai di butik langganan mama han kami d arah kan ke sebuah ruangan ada tiga buah gaun pengantin yang sangat cantik dan indah semua, gaun pertama ku coba sangat pas namun terlalu terbuka " gimana han? " tanya ku han cuma bengong sambil melihat ku " han.. " lanjut ku sambil ku tepuk pundak nya. " eh iya yang " ucap han dengan rasa gugup " kenapa bengong apa gak pantes pakai gaun ini " tanya ku " cantik, sangat pas di tubuh mu sayang " jawab han " beneran?? "tanya ku " iya sayang " jawab han " apa di suruh nyobain semua? " tanya ku " iya iyalah, kan udah di kasih tau mama " terang han " ya udahlah " setelah semua selesai mereka pergi ke toko perhiasan untuk membeli cincin sampai di toko aku dan han memilih beberapa koleksi cincin berlian terbaru " yang ini aja iya, soalnya lebih simpel dan elegan " ujar ku " terserah mau yang mana, semua juga boleh kalau mau " ujab han " gak ah kebanyakan ini aja " jawab ku " iya udah mbak ini tolong bungkus iya, " ucap han lalu berbisik sesuatu pada pegawai dan pegawai tersenyum lalu berlalu.
hari dimana yang ku tunggu pun tiba, pagi sekali mama ku membangunkan ku untuk d make up karena mua udah dateng. jam Sembilan para tamu udah pada datang sebab akad nikah dimulai pada jam sembilan lebih tiga puluh menit, rombongan keluarga han pun udah pada datang..
__ADS_1
" Bismillahirrahmanirrahim,, saya nikah dan kawinkan engkau dengan anak kandung saya yang bernama anastasya bin Abdullah dengan maskawin tersebut tunai " ucap papaku
" saya Terima nikah dan kawinnya anastasya bin Abdullah dengan maskawin tersebut dibayar tunai " ucap han dengan tegas dan sekali tarikan " gimana para saksi " tanya penghulu " sahh " ucap saksi " alhamdulillah " ucap semua
__ADS_1
di dalam kamar aku deg-deg an aku di damping mila, " selamat iya ana, kita jadi saudara sekarang " ucap mila " iya mila makasih iya " jawab ku,tak berapa lama mama ku manggil " selamat ya sayang, udah jadi istri ingat harus nurut sama suami jangan bantah ucapan suami mu layani dia dengan sepenuh hati mu nak, mama cuma bisa mendoakan agar pernikahan mu sakinah mawaddah warohmah nak, " sambil nyeka air mata " iya ma makasih udah besarin aku sampai segini dan maaf udah bikin repot mama " ucap ku " tidak ada yang repot sayang kau anak mama , sudah tugas mama merawat mu sampai besar, " jawab mama