
"kak kamu gak boleh cium cium chacha kaya tadi ya" ucap tante dewi terhadap adam, setelah mereka sampe rumah keduanya punduduk di sopa ruang tv.
"Kenapa si mi? chacha itu nanti akan jadi istri kakak mi" ucap polos adam. Tente dewi langsung membesarkan matanya, mendengar perkataan anaknya barusan.
"Iya tahun, adan kamu masi kecil koq kamu ngomongin kaya gitu. Kamu masi SD loh masi jauh kedepan" jelas tante dewi dengan sedikit meningikan suaranya.
" Kenapa si mi koq bicara ya ngegas gitu sama adam" Papinya adam pun langsung duduk di samping tante dewi. Saat mau ngucap salam dia langsung mendengan sang istri berbicara dengan rada kencang, jadi dia memutuskan untuk langsung masuk saja.
" Adam ini loh mas masa ngomong ya chacha itu nanti akan jadi istri dia si, dia kan masi kecil mas" jelas tante dewi ke suami. Bisma pun melirik anak ya yang sedang mendudukan kepala, karna adam tidak pernah melihat mami ya seperti ini jadi dia sedikit takut.
"Emang iya kamu ngerti suami istri itu apa dam" tanya Bisma ke adam.
Adam mengangkat kepalanya dan melirik bisma, " Tau pi, kaya papi sama mami. Adam ngak mau di pisahin pi sama chacha, kenapa kita harus pindah ke singapor si pi? ucap adam nada sedih. Bisama bangkin dari tempat duduknya berpindah le dekat adam, Di usap kepala adam dengan kasih sayang.
" kamu sayang sama chacha"tanya bisma.
__ADS_1
"Adam sayang sama chacha, makanya tadi adam bolang ke chacha kalo sudah besar nanti, adam ingin chacha jadi istri adam pi" dewi melirik sang suami, bisma pun membalas lirikan dewi.
" kamu pernah apaain ajah chacha" tanya dewi.
" Gak pernah ngapapain koq mi, ak cuma pernah nyium chacha di pipinya, kaya tadi " jawab adam polos.
Bisma terkekeh geli mendengar cerita adam.
" Kamu kalo sayang sama chacha harus jagain dia, gak boleh kamu cium cium gitu" jelas bisma. Adam hanya menyengir.
" Lihat anak mu mas" ucap dewi melirik bisma yang masi memperhatikan adam.
" Anak kita" ralat bisma.
****
__ADS_1
Di rumah chacha.
"kamu suka di cium gitu sama adam cha" tanya ika mamah chacha. Chacha melirik mamah dan papahnya bergantian, lalu dia menundukan kepalanya malu.
" Gak mah baru tadi adam gitu" jelas chacha.
" kenapa mah, koq kayanya papah ketingal berita ni"Ucap edi papanya chacha. Edi melirik sang istri minta penjelas.
" Tadi chacha di cium pipinya pah sama adam" jelas ika. Edi melirik chacha. Chacha yang merasa sedang di lihatin dia pun menengok ke sang papah.
"papah" lirih chacha yang sudah mau menangis, dia takut papahnya marah larna adam mencium pipinnya. Chacha ingat setiap papah nya selalu ngengingatkan nya, jangan pernah kamu di cium di peluk atau di sentuh dengan laki laki yang bukan mahrom kamu sayang, kamu itu anak perempuan yang harus menjaga mahkota kamu sampai kamu menikah nanti. Begitu lah ucapan sang papah yang dia inget.
Edi yang melihat anaknya mau menangis dia pun mengelus rambut anak satu satunya itu.
"papa gak marah tapi jangan di ulangin nya sayang. Kamu itu putri papa satu satu nya, makaya papa sama mama gak mau kamu kenapa kenapa" ucap edi sembari memluk anaknya ajar tidak menangis. Chacha hanga mengagutan kelapanya bertanya Iya .
__ADS_1