Cinta Pertama Seorang Bos Mafia

Cinta Pertama Seorang Bos Mafia
Kesedihan Alice


__ADS_3

Mendengar teriakan sang bibi alice segera bangkit dan keluar dari gudang yang menjadi kamar bagi alice, alice berlari menghampiri sang bibi.


" Iya bibi ada apa mengapa bibi teriak memanggilku " tanya alice kepada sang bibi.


" apakah kau tidak mendengar perkataan ku aku,suamiku, dan anak anakku lapar kami ingin sarapan " bentak Anaiya pada alice.


" bukankah sudah ada pelayan di rumah ini bibi kenapa bibi meminta ku memasak " tanya alice kembali kepada sang bibi.


" Sekarang di rumah ini tugas di dalam rumah adalah lah tugas mu alice semua palayan dirumah ini sudah dipecat dan hanya ada tukang kebun " jawab Anaiya


Alice pun hanya bisa diam dan sabar menghadapi bibi nya itu karena dia tidak bisa berbuat apapun untuk melawan bibinya, dia tau bahwa dia adalah anak angkat dari orang tuanya jadi dia tidak bisa melawan dan hanya diam.


Alice memasak di dapur tempat biasa pelayan rumahnya memasakkan makanan untuk nya dan kedua orang tuanya, dia yang dulu tidak diperbolehkan memasuki dapur rumah nya tetapi sekarang dia harus memasuki dapur tersebut untuk memasakkan makanan untuk bibi, paman, dan kedua sepupu nya itu.


Walaupun alice tidak pernah berada di dapur rumah nya tetepi dia sangat pandai dan pintar dalam memasak Karena di sma nya dululah iya mengambil ekskul memasak dan mendapatkan nilai yang bagus dari etskul tersebut. 


Dia juga menjadi lulusan terbaik di kelas dan di sma nya berkat kepintaran nya maka dari itu kedua sepupunya sangat tidak menyukai dirinya karena setiap temen di kelas kedua sepupunya tersebut selalu menanyakan kepada mereka tentang alice.


Alice sangat di kenal seluruh sekolah hingga setiap hari semua murit selalu membicarakan nya bukan hanya membicarakan kepintaran nya saja tetapi mereka semua juga membicarakan kecantikan alice yang begitu cantik dan anggun.


Tak lama setelah alice memasak makanan tersebut makanan itupun siap di hidangkan alice sayangnya saat alice ingin membawa makanan tersebut iya terburu buru ingin pergi ke toilet saat alice pergi ketoilet tepat dimana dearen dan raina sedang berjalan menuju meja makan.


Saat mereka melewati dapur mereka melihat masakan yang alice masak dengan jeripayah nya itu mereka mengerjai masakan alice dengan memasukkan banyak garam ke setiap makanan nya.


" dek ini masakan alice kan " tanya dearen pada sang adik raina 


" kayak nya iya sih bang soal nya kan mamah gak pandai masak dan gak pernah mau masuk ke dapur pembantu juga semua sudah di pecat " jawab raina pada kakak nya dearen

__ADS_1


" iya juga ya mana mungkin tukang kebun yang masak ini " celetus dearen 


" kak bagaimana kita kerjain alice kita masukin garam yang banyak di masakan nya " tanya raina dengan tatapan licik pada kakak nya itu 


" Iya boleh juga tuh cepat ambil garem nya sini kita tuang yang banyak " jawab dearen 


Raina mengikuti perintah sang kakak dan mengambilkan garam lalu memasukan nya kedalam masakan yang di masak alice, setelah mereka selesai mengerjai masakan alice tersebut mereka segera pergi dari dapur itu dan menuju meja makan tepat dimana kedua orang tua mereka telah duduk.


Alice yang telah keluar dari toilet untuk buang air kecil itu segera mengambil masakannya tanpa memcicipi nya kembali karena menurut nya masakan yang dia coba itu rasa nya baik baik saja.


Karena sebelum nya alice telah mencicipi nya dia tidak berfikir bahwa sepupu sepupunya akan sejahat itu pada dirinya, lalu Alice menaruh makanan itu di meja makan selesai menaruh makana tersebut alice ingin duduk di meja makan itu untuk ikut makan bersama.


Bibi nya yang melihat itu langsung menyuruh alice bangkit dan berdiri menunggu mereka selesai makan dan makan bekas mereka 


" heh heh kau ingin apa " bentak bibinya pada alice 


" Jelas salah kamu tidak layak duduk disini kamu hanya lah pembantu di rumah ini " tegas raina yang juga berada di meja makan itu 


'' bangkit dari duduk mu dan merdiri di pojok sana tunggu kami selesai makan dan baru kamu makan " ucap bibinya dengan nada keras.


Alice hanya bisa pasrah dan mengikuti ucapa bibinya itu saat Anaiya menyantap makanan yang di buat alice itu iya marah dan membentak alice.


" alice kemari kau apa kau ingin meracuni kami semua dengan makanan mu ini hah " merah anaiya pada alice 


Alice yang heran dengan perkataan bibinya itu pun segera menghampiri nya.


'' Ada apa bibi apakah apakah ada yang salah dengan masakan ku " tanya alice yang tidak tau menau itu

__ADS_1


'' kau bertanya padaku ada yang salah jelas ada yang salah dengan makanan mu ini apa kah kamu ingin meracuni kami Apakah kau ingin membunuh kami juga "  marah anaiya 


'' Aku tidak mencampurkan racun bibi pada masakan itu dan aku tidak berniat membunuh kalian aku bersumpah "  ucap alice 


" Kau rasakan sendiri makanan ini apa rasa seperti ini yang kau sebut bukan racun " bentak bibinya 


Anaiya menarik tangan alice mencengkram pipi alice dan memasukan makanan itu dengan paksa kedalam mulut alice, alice yang merasakan makanan itupun memuntahkan nya. 


'' bibi tapi tadi rasa nya tidak seperti ini karena tadi alice sudah mencicipinya " jelas alice pada sang bibi 


" Lalu kau pikir aku yang membuat makanan ini tidak enak HAH " bentak anaiya 


Raina dan dearen yang melihat alice disiksa oleh ibunya itupun merasa sangat puas karena itu adalah hal yang mereka ingin kan cenyum licik dearen dan raina terlihat jelas oleh alice.


Alice mengetahui bahwa kejadian ini ada lah ulah mereka berdua, lalu anaiya mengajak kedua anak dan suami nya itu untuk makan diluar Tetapi sebelum mereka keluar anaiya sempat menjambak rambut alice.


" kau habiskan saja semua makanan beracun ini dan segera bersiap karena aku akan membawa mu pergi " jelas bibinya itu sambil menjambak rambut alice 


Tetapi sebelum sang paman pergi untuk mekan bersama dengan anak dan istri nya itu dia sempat memberikan berikan kertas alice yang berisi uang dan alamat dimana kedua orang tuanya di makamkan. 


" alice ini adalah kertas alamat orang tua mu dimakamin kan dan didalam mya ada sedikit uang untuk ongkos jika kau ingin pergi kesana " bisik paman nya pada alice 


" baik paman terima kasih " jawab alice 


Setelah selesai berbicara dengan alice paman nya pun segera pergi meninggal kan alice mereka berangkat dengan mobil masing masing karen paman alice harus pergi ke katir untuk bekerja dan kedua sepupunya sibuk bermain dengan teman teman nya.


Dan dengan bibinya alice dia akan kembalinya kerumah dan membawa alice untuk menemui pengacara yang memegang surat wasiat kakak nya tersebut untuk mengubah warisan kakak nya itu dan membuat alice tidak mendapatkan nya 1% pun atas kekayaan kakak kesayangan nya itu. 

__ADS_1


Setelah selesai makan Anaiya segera kembali kerumah untuk membawa alice pergi bersama nya alice yang tidak tau apa apa itupun pergi tetapi saat di perjalanan dia memberi tau alice untu berkata pada pengacara itu bahwa dia tidak menginginkan harta itu dan meminta harta itu diberikan kepada bibinya.


__ADS_2