Cinta Satu Malam Yang Tak Terlupakan

Cinta Satu Malam Yang Tak Terlupakan
Episode 22


__ADS_3

Tuan Vernando sangat terimakasih kepadamu, ini adalah biaya layanan untuk semalam mohon diterima, Velix adalah anakku bagaimana saya bisa saya menerima uangnya? Bawa pergi! pamannya melihat ke teras atas gedung rumah Vernando, dan juga di ikuti Viona dan saat itu keluarlah Vernando yang juga melihat mereka yang dibawah.


Viona yang memegang uangnya yang sangat banyak pun dan melihat sangat marah kearah Vernando dan dia pun melempar uangnya dan uang pun berserak, lalu dia masuk kedalam mobil dan mobil pun melaju keluar dan pergi, Vernando yang melihat pun masuk kembali kerumahnya, dan masuk ke kamar Velix yang tertidur dan memeluk bantal sangat erat.


Vernando melihat Velix yang memeluk bantal dan mendekatinya duduk di samping tempat tidur Velix, lalu mengusap punggung Velix yang tengkurap kemudian Vernando mengangkat bentak dan kepala Velix dan menaruhnya di pangkuannya dan memegang tangannya, sedangkan Velix yang merasakan dan langsung memegang tangan sang papa dan Vernando mengusap pundak dan tangan Velix.


Mei yang mecari Viona turun ke pekarangan rumah dan Viona aku dibawah rumahmu kamu ada dimana? yang terus menelfon dan berlari kearah jalan, halo, dan saat mau keluar dia melihat Viona yang berjalan sambil menyeret kakinya yang diantar supir Vernando, Pelan-pelan ujarnya, Mei yang melihat; viona apa yang terjadi dengan kakimu?


Saya baik-baik saja, Velix tidak terbiasa kemarin jadi aku pergi menemaninya, Lalu kenapa kau kembali lebih awal? sang sopir yang langsung menjawab; Kondisinya pada dasarnya telah stabil, jadi dia tidak perlu berada di sana untuk saat ini.


Apa yang mereka maksud? Dia menelfon anda di tengah malam, sana dia mengusir mu pagi-pagi? dia sama sekali tidak menghormatimu! marah mei, sang sopir yang langsung berpamitan pun pergi, Nona Viona saya pergi, sopir yang pergi tiba-tiba mei yang marah pun memanggilnya, brengsek kembali! dan Viona yang menarik Mei agar tidak mengejarnya, Mei ujar Viona, mengapa orang kaya menindas orang miskin?

__ADS_1


Mengapa anda pergi sejauh itu? Viona, Mei yang marah pun dan memeluk Viona, Mei apa yang harus saya lakuku kan? selama empat tahun terakhir, saya membawa Velix, tidak peduli betapa sulitnya itu, saya berhasil. Saya pikir saya melewati rintangan apa pun tapi sekarang aku....Viona yang menangis dalam pelukan Mei dan Mei yang menguatkan Viona, kita harus move on anda tidak kehilangan Velix selamanya.


Anda masih bisa mengunjunginya, meskipun Vernando itu...tapi kamu harus kuat, saya pikir saya kuat, tetapi sejak saya kehilangan Velix saya menemukan bahwa saya adalah tidak memiliki kekuatan untuk berdiri. Bagaimana bisa? kenapa kamu tidak bisa berdiri? Viona lihat kamu berhasil, kau berhasil, tolong aku, mari kita pulang.


Ayo pergi, Mei yang memegang tangan Viona dan mereka pun pulang, ayo hati-hati, tidak Viona biarkan aku menggendong mu, Mei menggendong Viona agar sampai ke rumah, tidak saya bisa ujar Viona, ayo saya sungguh-sungguh, tidak, ayo datang padaku, aku bisa berjalan sendiri, Ayo pergi mereka pun pergi untuk pulang.


Setelah beberapa lama di kantornya teman abik Viona yang di datangi teman satunya yang sindir menyindir, anda tidak perlu Menyanjungnya nya lagi, dia pergi selama berhari-hari, anda masih membersihkan mejanya, apakah anda ingin Viona kembali sebagai Nona Vernando dan menempatkan anda pada posisi penting?


Teman Viona yang membersihkan debu di meja Viona yang kosong dan buku-bukunya dan mendengar omongan itu teman Viona mengibaskan lap yang ada debunya ke teman yang menyindirnya, biarkan aku memberitahu anda dia tidak akan pernah membalikkan keadaan. Saya hanya menyanjung Viona apakah itu ada hubungannya denganmu? saya tidak yakin apakah Viona bisa menjadi nyonya Vernando.


Malam hari di sebuah restoran, Valen yang melihat seseorang duduk di depan bar kecil di restoran tersebut, dan menemuinya dengan mendekat lalu melihatnya ternyata Viona yang sudah mabuk karena banyak minum, panas sekali! minum air putih, dan Valen mengambil gelas yang di tangannya Viona, Viona yang merajuk ingin nambah lagi.

__ADS_1


Pelayan lebih banyak lagi, apa yang kamu lakukan? ujar Valen anda benar-benar disini, aku tidak bisa menghubungimu beberapa hari ini jadi saya datang ke sini untuk mencari anda dan inilah kamu. Viona yang langsung mengambil botol dan minum langsung dari botol.


Sedangkan Valen buru-buru juga untuk mengambil botol tersebut dari tangannya Viona, biarkan aku mengantarkan mu pulang. Apa yang kamu lakukan? tinggalkan aku disini, aku sudah lama tidak minum, kamu tahu apa? saya baru berusia dua puluh tiga tahun ketika saya melahirkan Velix, saya sangat gugup dan takut setiap hari.


Saya takut Velix akan menderita seperti saya, dan menjalani kehidupan yang sangat sulit jadi...jadi saya bekerja sangat keras bahkan jika saya mengalami masa sulit, saya bertahan, dan Viona meminum dari botol lagi. Cukup anda belum sepenuhnya kehilangan dia, lalu Valen mengambil lagi botol yang ada di tangan Viona, kami masih memiliki kesempatan.


Saya tidak punya apa-apa sekarang Velix adalah semua yang saya miliki, saya kehilangan segalanya, Viona mengambil botol lagi tetapi di cegah oleh Valen, apa yang kamu lakukan? biarkan aku minum, apa yang kamu lakukan? Hentikan. Aku akan membawamu pulang tetapi Viona yang memegang tangan Valen dan menggigitnya sambil menangis.


Valen yang menahan rasa sakitnya dan mengusap tangannya, rapuh di dalam tapi kuat di permukaan, aku tidak tahu yang mana kamu sebenarnya, sambil melihat kearah Viona yang menangis dan tertidur sambil meracau di meja bar. Valen yang membantu supaya Viona pulang bersamanya, disini, Tinggalkan aku, hati-hati ujar Valen sambil membawanya keluar dari restoran.


Tidak masalah aku bisa berjalan sendiri , sampai sini, Valen yang ,membawa Viona ke apartemennya dan mereka yang sudah sampai lalu mendudukkan Viona di sofa; di sini, tinggalkan aku sendiri biarkan aku berbaring sebentar. Saya tidak berharap anda lebih berat dari yang saya kira, Valen membuka jasnya dan melemparkannya ke sembarang tempat.

__ADS_1


Sedang kan Viona yang meracau di sofa dan tiba-tiba di muntah sambil berjalan ke kamar mandi dan melewati Valen yang mau mengambil minum air, dan mengikutinya dari belakang, Viona memuntahkan minuman yang dia minum di restoran lalu Valen mengambil tisu dan memberikannya ke Viona.


Apa yang salah dengan anda sehingga bisa begini? oke, ayo, Valen membantu Viona duduk dan saat mau duduk Viona merangkul Valen yang membuat Valen menatapnya sangat lama, ayo cuci mulutmu, saya bisa melakukannya ujar Viona, tinggalkan aku sendiri, cuci mulutmu, aku bisa melakukannya sendiri, saya baik-baik saja.


__ADS_2