
Setelah mendengarkan informasi yang di berikan oleh suruhannya, Kim memutuskan kembali ke negara tersebut..
Ia sangat mengkhawatirkan sosok gadis cantik yang telah membuat ia jatuh cinta pada pandangan pertama nya..
"Hallo jemput aku segara di bandara" Ucap Kim
Yang menyuruh asisten nya untuk datang menjemputnya di bandara..
"Bos kenapa anda tiba-tiba pulang? " Tanya Bian
"Jangan banyak bertanya Bian, sekarang antarkan aku ke rumah sakit *****" Titah Kim
"Baiklah bos" Jawab Bia patuh
Sesampai di rumah sakit tersebut, pria tampan itu langsung turun dari mobil mewah nya dan berlari memasuki rumah sakit dengan perasaan nya yang bercampur aduk ia tidak menghiraukan beberapa pasang mata menatap heran ke arahnya...
"Suster di ruangan yang atas nama SESHA ASYA ABRAHAM? " Tanya Kim
"Itu ruangan nona Sesha Tuan"Jawab suster
Langkahnya pun terhenti saat di ruangan tersebut..
Ia membuka pintu ruangan dengan perlahan..
Pintu ruangan itu pun terbuka terlihat lah sosok gadis cantik yang dia khawatirkan sampai rela meninggalkan negara asalnya hanya untuk menemui gadis pujaan hati nya..
Gadis cantik terbaring lemah di ranjang rumah sakit dengan infus di tangan nya..
Kim terdiam di ambang pintu ia menatap sendu pada sang kekasih nya yang masih tertidur..
"Maafkan aku sayang" lirih suara sendu Kim
Ia menggenggam tangan kekasih nya itu berulang kali pria dewasa itu meminta maaf pada kekasih nya Sesha..
"Euhhhmm"
"Kak Kim" Ucap Sesha dengan wajah kaget
"Sayang" Panggil Kim
"Kenapa kakak bisa ada di sini? " Tanya Sesha
"Aku mengkhawatirkan mu sayang"
" Sudah beberapa hari ini aku menghubungi ponsel mu"
"Namun kau tak menjawabnya".. Ucap Kim
" Maaf sejak hari kakak pergi aku tidak memegang ponsel ku"Ucap Sesha
"Aku sangat merindukan mu sayang" Ucap Kim
Pria itu langsung memeluk sang kekasih yang sangat ia rindukan selama berjauhan dengan gadis cantik itu hidup Kim terasa hampa tak bermakna untuk nya..
"Kakak, aku tidak bisa bernafas" Lirih suara Sesha
"Maafkan aku sayang"Ucap Kim menyesal
" Apa kau sudah makan sayang ? "
"Aku sedang tidak ingin makan kak" Ucap Sesha
"Kamu harus makan sayang"
"Agar tubuh mu tidak lemah" Ucap Kim
"Tapi tidak suka makanan hambar begitu" suara manja Sesha
Sesha terus saja menolak untuk memakan makanan yang di sediakan oleh pihak rumah sakit..
Dengan segala cara sang kekasih membujuknya untuk makan..
"Sayang, ayolah makan sedikit saja" Bujukan Kim
"Baiklah, aku makan satu suapan aja ya" Ucap Sesha
"Tugi suapan" Ucap Kim
"Satu suapan" Ucap Sesha
"Dua suapan deal" Ucap Kim tegas
"Baiklah dua suapan" ucapnya Sesha
Dengan wajah cemberutnya Sesha akhirnya mengalah dengan kekasih nya..
Ia langsung nurut setelah melihat wajah kekasih nya yang seperti terintimidasi..
"Gadis pintar" Puji Kim
Pria tampan itu tersenyum melihat tingkah gadis cantik yaitu kekasih nya..
Sambil mengusap lembut pucuk kepalanya Kim berbicara mengungkapkan perasaan nya yang begitu dalam..
"Aku sangat mencintai mu"
__ADS_1
"Kau wanita pertama yang mampu membuat ku jatuh cinta hingga sedalam ini" Ucap Kim sambil tersenyum bahagia
Sesha mendengar ucapan dari sang kekasih nya langsung saja mengangkat wajahnya untuk menatap ke arah pria tampan itu..
Dengan hati yang bergemuruh wajah nya yang mulai memerah rasanya seperti kepanasan..
Gadis itu pun mengungkapkan perasaan nya yang selalu ia tutupin..
"Aku,,, "
"Akuuuu,,, aku juga mencintaimu" Ucap Sesha
Dengan bersusah payah akhirnya kalimat itu keluar dari mulut gadis cantik itu..
Dia sangat binggung kenapa begitu sulit mengeluarkan suara saat ini..
"Apa aku tidak sedang bermimpi? " Tanya Kim
Kim sampai kaget mendengarkan kalimat yang di ucapkan oleh kekasih nya barusan, apakah saat ini ia sedang bermimpi? sangking tidak percaya nya dia langsung mencubit pipi nya sendiri. . .
"Tidak" Ucap Sesha
Gadis cantik itu sambil menggeleng kan kepala nya tersenyum melihat reaksi sang kekasih nya..
"Awwwww" Rintihan Kim
"Hahahhahaha" Tawa Sesha
Sesha sangat gemas dengan tingkah pria tampan di depannya..
sampai tawanya pecah melihat kekasih nya yang mencubit pipinya sendiri..
"Ini bukan mimpi"
"Aaaa aku bahagia sekali"
"Terimakasih sayang" Ucap Kim
Kim langsung saja memeluk kekasih nya Sesha saking habagianya dia sampai mengeluarkan suara yang begitu keras hingga salah seorang yang berada di ambang pintu itu tercengang melihat nya..
"Kakak" Ucap Sesha kaget
"Iya sayang" Jawab Kim
Sesha melerai pelukan itu ia terlihat tegang melihat kehadiran sang kakak yang tiba-tiba dan tentu saja sang kakak sudah menyaksikan semuanya.
"Sayang" Panggil Kim
Kim melihat wajah kekasih nya berubah menjadi khawatir ia segera menanyakan keadaan nya..
"Sayang apa ada yang sakit? "
Ia sangat takut saat ini kakaknya pasti akan mengamuk..
"Sayang, kenapa kau terlihat panik begitu? " Tanya Kim
Pria itu belum menyadari kehadiran seseorang yang sudah berada di belakang nya saat ini..
"Aku,,, aku tidak apa-apa kak" Ucapan Sesha gagap
Gadis itu tidak bisa berucap apa pun, saat ini seakan dadanya terasa sesak ia seperti sedang tidak mampu bernafas..
Kim mulai menyadari dengan ada sesuatu dengan kekasih nya saat ini..
Ia melihat tatapan kekasih kearah pintu sehingga ia pun menoleh ke belakang untuk melihat nya..
"Siapa anda? " Tanya Kim lantang
Pria itu terus berjalan kearah mereka tampa menjawab pertanyaan dari Kim..
Kim turun dari ranjang itu dan berdiri dengan angkuh wajah dingin nya..
"Aaaaa" Suara Sesha
Ia kaget sang kakak tiba-tiba langsung memeluknya begitu saja..
Kim yang melihat sang kekasih tercinta di peluk oleh lelaki lain langsung terbakar api cemburu..
Ia sangat emosi saat ini..
Buk kkkk kk
Buk kkkk kk
Pria tampan yaitu Karel terhuyung hampir saja tersungkur jatuh ke lantai akibat terkena pukulannya Kim yang secara tiba-tiba..
"Kak kak" Teriakan Sesha
"Kurang A**r beraninya kau menyetuh kekasih ku" Ucap Kim emosi
Penuh dengan amarah sesorang Kim tidak terima pria lain menyentuh kekasih nya..
Dengan emosi nya ia mendekati sosok pria tampan yang sudah memeluk kekasih nya untuk kembali menghajarnya..
Namun saat Kim ingin menghajar pria itu snag kekasih langsung turun dari ranjang dengan kondisi nya yang masih lemah mendekati dua pria tersebut untuk menghentikan sang kekasih yang ingin menghajar sang kakaknya..
__ADS_1
"Hentikan" Ucap Sesha
Kim pun menatap sang kekasih yang sudah menarik tangannya itu..
"Apa maksud mu membela pria bajingan itu? " Ucap Kim
Kim semakin emosi melihat Sesha yang membela pria itu..
Sedangkan pria tersebut tersenyum dengan santai menyaksikan yang menurutnya seperti drama saja..
Ia sengaja tidak bertindak atau berbicara apa pun.
Karena, saat ini ia ingin membuktikan seberapa cinta pria dewasa di depannya kepada sang adiknya..
"Kakak jaga ucapan mu" Bentak Sesha
"Kau berani membentak ku hanya karena ingin membela pria bajingan itu" Teriak Kim
Begitu di kuasi oleh emosi Kim berteriak tidak terima kekasih yang begitu ia cintai membentaknya hanya karna ingin membela pria tersebut..
"Tutup mulut mu" Suara lantang Sesha
Gadis itu mulai ikut emosi melihat sikap kekasih nya yang sudah berkata kasar kepada kakaknya..
"Apa?? "
"Kau menyuruh ku untuk diam"
"Luar biasanya kau gadis yang sama saja seperti wanita lain hanya bisa mempermainkan perasaan pria" Teriakan Kim
Plakkk kkkkkkkk
Satu tamparan melayang di pipi kanan pria tampan tersebut..
pelaku nya yang tak lain adalah gadis cantik yaitu kekasih nya sendiri..
Kim menatap kekasih nya itu, ia tidak menyangka gadis cantik di hadapan nya tega menampar nya demi membela pria tersebut..
"Kau menampar ku?" Suara lirih Kim
Sesha pun tidak sengaja menampar Kim ia tanpa sadar telah menyakiti kekasih nya dengan tamparan melayang di wajah kekasih nya..
"Kau baru saja mengatakan mencintai ku"
"Namun, sekarang ini apa yang kau perlihatkan pada ku? " Kau membela pria lain dan tega menampar ku"ucap Kim sendu
Sesha menyesali perbuatan yang sudah kasar menampar Kim..
Lidahnya terasa kaku saat mendengar ucapan kekasih nya barusan..
Ia tidak mampu berucap apa pun saat ini.. tidak mampu lagi menahannya yang dari tadi sudah ingin
keluar akhirnya keluar juga air mata nya membasahi pipi mulusnya..
"Sudah selesai dramanya? " Tanya pria tersebut
Ia sudah tidak bisa diam lagi ketika menyaksikan perdebatan antara sepasang kekasih ini di hadapan nya yang tak lain ada adiknya sendiri..
Apalagi sekarang ini, ia tidak bisa melihat air mata sang adik kesayangannya..
"Apa maksud anda" Tanya Kim
Kim menoleh kearah pria tersebut saat mendengarkan pria itu berbicara..
"Kau sungguh pria posesif tuan muda Kim" Ucapnya
Kim terkejut saat mendengar pria itu menyebutkan namanya..
Ia sempat berfikir bagaimana bisa pria itu bisa mengenal namanya sedang kan mereka belum bernah berkenalan dan bertemu pun baru kali ini..
"Kau tak perlu terkejut aku menyebutkan nama mu" Ucapnya
Sesha tidak heran dengan perkataan sang kakak, karna ia tau sang kakak tercinta sudah mencari informasi terlebih dulu soal Kim..
Pria itu pun melangkah mendekat ke arah sang adik dan langsung merangkulnya..
Kim yang melihat adegan itu langsung menyertakan giginya rahang megeras penuh dengan amarah..
Namun, saat Kim ingin melayang kan pukulan tiba-tiba sang kekasih nya Sesha memeluk snag kakak tercinta dengan sambil menangis tersedu sedu..
"Sudah jangan menangis lagi princess" Ucapnya lembut
Bagaikan di tusuk oleh belati tajam di ulu hatinya..
Ia menyaksikan kekasih nya memeluk erat pria lain di hadapan nya..
Baru saja ia merasa bahagia mendengarkan ungkapan perasaan dari sang kekasih yang mengatakan mencintai dirinya..
Namun, kini ia malah harus merasakan sakit di hatinya dengan kehadiran pria yang tak ia kenal...
~Ketika kita melihat seseorang yang kita cintai dekat dengan orang lain bahkan dengan mudahnya tersenyum bahagia di saat bersama orang tersebut..
Pada saat Itu juga rasa sakit hadir di hati. .
Seolah-olah bagaikan ditusuk dengan belati tajam saat dalam pelukan oleh seseorang yang sangat kita cintai..
__ADS_1
Terluka namun tidak berdarah!!
~cut🌹