Cinta Sedingin Salju

Cinta Sedingin Salju
Episode 06


__ADS_3

20 menit berlalu....


Gadis cantik pun kini mulai mengeliat terjaga dari tidur sore nya..


Perlahan Sesha membuka kelopak mata nya..


"Omg, aku di mana ini? "Suara gadis yang baru saja bangun Sesha..


Tanpa dia sadari di sudut ruangan itu ada sosok pria tampan yang dari tadi menjaga nya,...


"Akhirnya, kau bangun juga nona" Suara bariton Kenzo tiba-tiba mengejutkan seorang gadis..


Dengan wajah kagetnya Sesha beranjak bangun dari tidur nya..


Sedikit kebingungan dengan suasana ruangan ini.


" Kenapa saya bisa sampai tertidur di sini? "Tanya nya heran Sesha


"Apa kau hilang ingatan nona? "Suara Frans yang mengejek..


Sedikit terangkat sudut bibir nya sambil mengejek Sesha yang sedikit sedang mengerutkan kening nya heran dengan ucapan Frans..


"Tapi, sepertinya tidak mungkin? "Jawab nya lagi atas pertanyaan nya sendiri Frans


"Karena, yang terluka itu lutut kaki mu bukan otak mu"Lagi-lagi suara sindiran Frans


Sesha masih terdiam & menyikma ucapan Frans..


Gadis cantik itu beranjak dari posisi nya sekarang berdiri dengan kaki tertatih merakan sakit pada bagian lututnya yang terluka..


" Awww www "Suara rintih Sesha


Ia merintih kesakitan yang hampir saja terjatuh ke lantai jika tidak dengan cepat di tahan oleh Frans sang pria tampan yang dingin..


"Apa kau sudah gil***? "Ucap kesel


"Lihat kondisi kaki mu saat ini sedang terluka"Kenzo berbicara pada gadis cantik di hadapan nya..


Sesha tidak peduli dengan ucapan yang di lontarkan dari mulut Frans..


" Ambil ini & ganti lah"


"Setelah itu aku akan mengantarkan mu pulang"Titah Frans

__ADS_1


Sesha tidak menjawab, ia langsung memasuki kamar mandi yang berada di dalam ruangan tersebut..


Saat pintu kamar mandi terbuka ternyata sosok Frans sudah menanti nya & langsung saja Frans mengendong Sesha membawa nya ke lantai bawah untuk menyatap makanan yang telah di siapkan olehnya..


"Makanlan dulu, sebelum kau ku antar pulang"Frans berbicara menyuruh Sesha makan


" Hmmmmmmm"Jawab Sesha


Mereka pun menikmati makanan yang di belikan oleh Alex sang asisten pribadi nya..


"Aku sudah selesai"Ucap Sesha pada Frans


Baru kali ini Frans mendengar Sesha berbicara dengan kalimat yang sedikit lebih panjang..


" Di mana Alamat rumah mu? "Tanya Frans


_Mansion Abraham


" Nona muda, anda kenapa? "Suara sang maid


Sang maid di rumah mengkhawatirkan sang nona mudanya yang tiba di rumah dengan kondisi yang terluka dalam gendongan pria tampan..


"Aku tidak apa-apa bibik lusi"Jawab nya pada bibi


"Hahhhhhhh"Suara kaget Sesha


Wajah yang kaget dia setelah mendengar pertanyaan dari mulut pria tampan yang sedang mengendong nya..


"Kau lagi tidak bisa berjalan" Ucap Frans


Menjelaskan soal kondisi nya pada gadis yang dalam gendongnya..


" Di lantai dua"Jawabnya Sesha cepat karna salting


Di kamar Sesha nuansa kamar yang terbilang sejuk lukisan lukisan abstrak terpajang rapi di dinding kamar yang berukuran luas..


Miniatur unik bikinan luar negeri sangat indah di sudut ruangan ini..


Dengan perlahan melangkah memasukinya, sorotan matanya terus melirik dari sudut ke sudut ruangan ini..


Frans meletakan tubuh gadis cantik yang sejak tadi berada dalam gendongan nya di kasur empuk sang gadis..


"Istirahat lah"Titah nya Frans

__ADS_1


"Hmmm mmmm"Lagi-lagi Jawab Sesha


Di saat sosok tampan itu hampir saja menghilang dari ruangan itu..


Sesha, dengan suara pelan mengucapkan terimakasih nya kepada Frans yang telah menolong nya..


"Terimakasih telah mengantarkan ku"Ucap nya Sesha


Tanpa sengaja sudut bibir pria itu tertarik sedikit tersenyum..


Setelah mendengarkan suara ucapan terimakasih dari gadis dingin yang ia tabrak hari ini..


...****************...


Pria tampan yang terlihat terburu buru meninggal kan gedung perkantoran dan menuju ke Mansion Abraham dengan rasa khawatir nya pada sang adik setelah mendengarkan berita dari maid rumah nya..


"Princess"Suara teriakan Karel..


Sang adik yang lagi berbaring di tempat tidur nya menatap heran pada sang kakak yang baru saja tiba masuk ke kamar nya dengan wajah panik sambil berlari..


" Princess, mana yang sakit sayang? "Tanyanya panik Karel..


"Hahhh"


"Maksud kakak apa? "Tanya heran Sesha


"Kata bibi Lusy kamu terluka"Karel menjawab


"Ooh itu, hanya luka kecil saja kok kak"Anggukan bicara Sesha


"Luka kecil bagaimana, kata bibi Lusy kau sampai tidak bisa berjalan" Ucap penuh kasih sayang Karel


" Tidak perlu khawatir kakak"..


"Sasya , tidak kenapa-napa kok"Suara Sesha berkata pada Kakak nya..


" Terserah kau mau berkata apa"..


"Kakak, akan memanggil dokter untuk memeriksa & mengobati mu"Ucapnya Karel


" Tidak perlu kakak, aku sudah di obati oleh dokter tadi"Sesha bicara cepat menjelaskan pada Karel..


"Baiklah, sekarang sebaiknya kamu tidur istirahat biar segera pulih luka mu"Suara pasrah Karel

__ADS_1


" Hhhmmm, baik kak"Sesha


__ADS_2