Cinta Sedingin Salju

Cinta Sedingin Salju
Episode 04


__ADS_3

_Mansion Aleksander


Selidya


"Suami ku, putra apakah dia sesibuk itu? aku menyuruhnya pulang untuk makan malam bersama"


" Tapi, dia mengatakan tidak bisa"..Ucap Selidya


"Kamu tau sendiri gimana putra mu"Ucap Alexander


" Iya aku, tapi apakah tidak bisa sehari saja tanpa berkerja? " Suara Sekidya


"Sudahlah istri ku, jangan memaksa anak mu" Ucap Alexander


Orang tua Frans asik berdebat karna anaknya yang super sibuk sehingga ajakan sang momy untuk makan malam bersama di tolak, dengan lagi lagi alasan tidak bisa karna sibuk dengan perkerjaan nya..


Frans yang asik menikmati malamnya di apartemen hanya duduk di ruang kerjanya dengan tumpukan berkas berkas penting tersusun di atas mejanya..


Pria tampan ini tidak ada lelah nya untuk menyelesaikan perkerjaannya..


Sampai-sampai di melupakan jam makan malamnya..


"Tokkkkkkk"....


" Tokkkkkk tokkkkkkkkkk"..


Ketukan pintu dari sang asisten yang membawa kan makan malam untuk atasannya..


"Tuan muda, makanlah dulu"Suara Alex


" Hmmmm " Jawab Frans


Selesai menikmati makan malamnya, Frans pun beranjak ke luar dari ruang kerjanya..


Dia memasuki kamarnya, rasa lelah mulai menyerang nya & membawanya ke alam mimpi malam ini..


Sinar mentari menyapa gadis cantik yang lagi mengeliat di atas kasurnya..


Dengan rambut yang acakan dia bangun langsung menoleh pada HPnya, tanpa melihat siapa nama penelponnya langsung saja di jawab..


"Hallo" Suara Sesha


" Selamat pagi tuan putri "Jawab Kim di seberang sana dengan senyum manisnya..


"Hahh" Suara kaget Sesha


Dengan muka bantalnya rambut acak acakannya tapi tetap tidak mengurangi kecantikan di wajahnya..


Kaget & terlihat kebingungan tiba-tiba kenapa bisa muncul pria tampan kemarin itu di layar HPnya..


Kim, pun tertawa melihat tingkah yang menurut pria tampan ini sang putri tidur sangatlah menggemaskan..


Ya, yang melakukan panggilan video saat ini sama Sesha adalah Kim sosok pria kemarin yang mengantarkan dia pulang..


"Kau sangat menggemaskan purti tidur"..Ucap Kim


" Kenapa anda bisa menelpon saya"?Tanya Sesha


"Heyyy, kenapa kau seperti kebingungan begitu? "Tanya Kim


Dengan terus memberikan senyum manisnya, Kim menganggu putri tidur itu..


" Hey, kenapa malah balik bertanya? "Ucap Sesha


"Sudah, sekarang bangunlah & bersiap siaplah"


" Aku menunggu mu di gerbang rumah mu"Titah Kim


"Hahhhh"Suara Sesha


Selesai mengatakan itu, langsung di putuskan panggilan video nya oleh pria tampan itu..


Dengan wajah masih kebingungan Sesha pun bangun langsung berlari ke arah balkon kamarnya..


Ternyata bener, pria itu sedang berada di depan gerbang rumah nya, dengan melihat ke bawah sang pria tampan pun melambaikan tangan nya ke gadis yang masih bengong melihat nya..


15 menit berlalu...


Gadis cantik dengan rambutnya yang di gerai & polesan lipstik tipis sangat menambah kecantikan di wajahnya..


Wajah yang terbilang natural namun mempesona, siapa pun yang melihatnya pasti mengagumi nya..


"Selamat pagi putri tidur"Ucap Kim


Sapaan Kim pada Sesha yang ada di gerbang rumahnya..

__ADS_1


Dengan senyuman manis nya, membukan pintu mobilnya untuk mempersilahkan Sesha masuk kedalam mobilnya..


"Silahkan tuan putri" Titah Kim


Sesha pun langsung saja memasuki mobil pria rampan itu..


"Makanlah, kau pasti belum sarapan kan karna menjemput ku? "Ucap Sesha


"Wahh, ternyata kau sangat perhatian juga putri tidur"..Ucap Kim


Kim menerima makanan yang di berikan oleh Sesha kepada nya..


" Stop, memanggilku dengan panggil putri tidur"Omelan Sesha


"Memang nya kenapa? "Tanya Kim


"Aku tidak suka"Ucap Sesha


Kim tersenyum melihat wajah dingin Sesha yang lagi menahan kesalnya..


" Lalu kau ingin aku memanggil mu,


 dengan panggilan apa? "Tanya Kim


"Nama ku Sesha Asya, kau bisa memanggil ku Sasya".. Ucap Sesha


" Nama yang indah, seindah orang nya"


"Baiklah, aku akan memanggil mu Sasya"Ucap Kim


Mobil mereka pun sampai di parkiran sekolah..


_High School


"Terimakasih, telah mengantarkan ku"Ucap Sesha


"Sama-sama tuan putri tidur, Ehh maaf maksud ku Sasya"Jawab Kim


_Apartemen mewah


" Kenapa rasanya tubuh ku sangat lelah? "Gerutunya Frans


" Tuan muda, apakah anda sedang sakit? "Ucap Alex


"Tidak lex, tapi tubuhku rasanya sangat lelah"Ucap Frans


"Sebaiknya hari ini anda tidak perlu ke kantor"..Titah Alex


" Kau benar lex"Jawab Frans


"Ya sudah, saya panggilkan dokter dulu untuk memeriksa anda tuan muda" Ucap Alex


" Hmmm"Frans


...****************...


...****************...


" Sasya "Panggil Healen


Sesha yang sedang berjalan santai pun menoleh saat sahabat nya memanggil dirinya..


" Sa, kita ke kantin yuk aku lapar"Ajak Healen


"Hmmmmm"Sesha


Di tengah perjalanan ke kantin mereka tidak sengaja bertemu Brayen and the genk's yang lagi asik menikmati makanan mereka masing-masing..


"Sa, ada Brayen tuh lagi liatin kamu"Ucap Healen


Sesha hanya melirik dengan tatapan dinginnya lalu melewati mereka semua..


Brayen hanya bisa menatap sedih dengan sikap sang primadona yang semakin hari menjauhinya..


" Sa, kamu mau aku pesankan apa? "Tanya Healen


" orange juice aja"Ucap Sesha


"Baiklah tuan putri"Healen


Di ujung sana terlihat para gadis gadis yang lumayan cantik sedang asik berbicara dengan para sahabat sahabat nya..


"Aaaaaa",,,,


"Sialan, punya mata gak sih lhooo? "Suara makian seseorang

__ADS_1


Bentakan gadis jutek yang bernama Bianca menembus pendengaran seluruh yang ada di kantin itu terutama sang primadona yang Sen daritadi memperhatikan tingkahnya yang lagi membentak sahabat baiknya Healen...


"Maaf kak, gweh gak sengaja"Ucap Healen


" Lho bilang maaf ? "


"Enak aja lho, dengan mudahnya meminta maaf"Suara Bianca


"Terus, gweh harus apa dong kak? "Ucap Healen


"Lhoo, harus cium kaki gweh sambil meminta maaf"Titah Bianca


"Hahaha"...


"Haaaa haaaaa"....


" Mampus lho, beraninya sih cari gara-gara


sama kita " Suara seseorang


Para sahabat Bianca terus menertawakan Healen..


Dan penghuni kantin lainnya pun saling menatap tidak percaya dengan sikap angkuhnya Bianca..


" Cepat, cium kaki"Titah Bianca


"Tapi kakkk"Ucap Healen


" Jadi lho, gak mau melakukan nya? "Tanya seseorang


Siska yang berada di samping Bianca adalah sahabatnya..


Dengan sengaja mengejek Healen...


"Cepat,,,, tunggu apalagi"Ucap Bianca


Di saat Healen ingin melakukan apa yang di suruh oleh Bianca & sahabat sahabat nya itu..


Tiba-tiba sang primadona sekolah menghampiri mereka semua..


Sesha, yang berjalan santai dengan raut wajah dingin nya membuat semua orang yang berada di sana menatap langkahnya...


"Tungguuuuuuuuu"Teriakn Sesha


Semua mata menoleh ke arah di mana sang primadona berdiri saat ini..


Dan, tidak luput juga dari penglihatan Brayen and The Genk's..


" Sasya"Healen


"Berdiriiii!!! "Titah Sesha


Sesha mengeluarkan kata tegas menyuruh sahabatnya Healen untuk berdiri..


"Hey, siapa lho? "


"Beraninya menentang hukuman yang gweh kasih buat gadis bod**h ini"Teriak Bianca


" Hukuman? "Ucap Sesha


Sesha, kembali mengulang kata hukuman yang di ucapkan Bianca..


"Hukuman apa yang anda maksud Nona? "Sesha


Dengan kalimat mengejek dia maju semakin dekat di hadapan Bianca..


"Siapa pun lho, gweh gak mau tau"..


" Yang harus lho dengar baik baik!! "


"Gweh paling tidak suka ada yang ikut campur urusan gweh!!!! "Teriakan Bianca


"Terusssss?? "Tanya Sesha


"Apa sih, mau lho cewek sialan??? "Omelan Bianca


Dengan semakin emosi nya Bianca di buat oleh kata kata yang ucapkan oleh sang primadona..


Sampai Bianca, pun maju mendekati Sesha..


"Jangan bertindak bodoh!!!! "Ucapnya tegas Sesha


Kalimat singkat namun tegas yang ucapkan Sang primadona kepada Bianca..


Setelah mengucapkan kalimat yang bikin Bianca semakin emosi..

__ADS_1


Lalu dengan menarik tangan sahabat nya meninggal kan suasana kantin yang masih tercengang para penghuni nya semua karena sikap sang primadona High school yang terbilang sangat keren..


__ADS_2