
_Mansion Aleksander
Selidya
"Suami ku, putra apakah dia sesibuk itu? aku menyuruhnya pulang untuk makan malam bersama"
" Tapi, dia mengatakan tidak bisa"..Ucap Selidya
"Kamu tau sendiri gimana putra mu"Ucap Alexander
" Iya aku, tapi apakah tidak bisa sehari saja tanpa berkerja? " Suara Sekidya
"Sudahlah istri ku, jangan memaksa anak mu" Ucap Alexander
Orang tua Frans asik berdebat karna anaknya yang super sibuk sehingga ajakan sang momy untuk makan malam bersama di tolak, dengan lagi lagi alasan tidak bisa karna sibuk dengan perkerjaan nya..
Frans yang asik menikmati malamnya di apartemen hanya duduk di ruang kerjanya dengan tumpukan berkas berkas penting tersusun di atas mejanya..
Pria tampan ini tidak ada lelah nya untuk menyelesaikan perkerjaannya..
Sampai-sampai di melupakan jam makan malamnya..
"Tokkkkkkk"....
" Tokkkkkk tokkkkkkkkkk"..
Ketukan pintu dari sang asisten yang membawa kan makan malam untuk atasannya..
"Tuan muda, makanlah dulu"Suara Alex
" Hmmmm " Jawab Frans
Selesai menikmati makan malamnya, Frans pun beranjak ke luar dari ruang kerjanya..
Dia memasuki kamarnya, rasa lelah mulai menyerang nya & membawanya ke alam mimpi malam ini..
Sinar mentari menyapa gadis cantik yang lagi mengeliat di atas kasurnya..
Dengan rambut yang acakan dia bangun langsung menoleh pada HPnya, tanpa melihat siapa nama penelponnya langsung saja di jawab..
"Hallo" Suara Sesha
" Selamat pagi tuan putri "Jawab Kim di seberang sana dengan senyum manisnya..
"Hahh" Suara kaget Sesha
Dengan muka bantalnya rambut acak acakannya tapi tetap tidak mengurangi kecantikan di wajahnya..
Kaget & terlihat kebingungan tiba-tiba kenapa bisa muncul pria tampan kemarin itu di layar HPnya..
Kim, pun tertawa melihat tingkah yang menurut pria tampan ini sang putri tidur sangatlah menggemaskan..
Ya, yang melakukan panggilan video saat ini sama Sesha adalah Kim sosok pria kemarin yang mengantarkan dia pulang..
"Kau sangat menggemaskan purti tidur"..Ucap Kim
" Kenapa anda bisa menelpon saya"?Tanya Sesha
"Heyyy, kenapa kau seperti kebingungan begitu? "Tanya Kim
Dengan terus memberikan senyum manisnya, Kim menganggu putri tidur itu..
" Hey, kenapa malah balik bertanya? "Ucap Sesha
"Sudah, sekarang bangunlah & bersiap siaplah"
" Aku menunggu mu di gerbang rumah mu"Titah Kim
"Hahhhh"Suara Sesha
Selesai mengatakan itu, langsung di putuskan panggilan video nya oleh pria tampan itu..
Dengan wajah masih kebingungan Sesha pun bangun langsung berlari ke arah balkon kamarnya..
Ternyata bener, pria itu sedang berada di depan gerbang rumah nya, dengan melihat ke bawah sang pria tampan pun melambaikan tangan nya ke gadis yang masih bengong melihat nya..
15 menit berlalu...
Gadis cantik dengan rambutnya yang di gerai & polesan lipstik tipis sangat menambah kecantikan di wajahnya..
Wajah yang terbilang natural namun mempesona, siapa pun yang melihatnya pasti mengagumi nya..
"Selamat pagi putri tidur"Ucap Kim
Sapaan Kim pada Sesha yang ada di gerbang rumahnya..
__ADS_1
Dengan senyuman manis nya, membukan pintu mobilnya untuk mempersilahkan Sesha masuk kedalam mobilnya..
"Silahkan tuan putri" Titah Kim
Sesha pun langsung saja memasuki mobil pria rampan itu..
"Makanlah, kau pasti belum sarapan kan karna menjemput ku? "Ucap Sesha
"Wahh, ternyata kau sangat perhatian juga putri tidur"..Ucap Kim
Kim menerima makanan yang di berikan oleh Sesha kepada nya..
" Stop, memanggilku dengan panggil putri tidur"Omelan Sesha
"Memang nya kenapa? "Tanya Kim
"Aku tidak suka"Ucap Sesha
Kim tersenyum melihat wajah dingin Sesha yang lagi menahan kesalnya..
" Lalu kau ingin aku memanggil mu,
 dengan panggilan apa? "Tanya Kim
"Nama ku Sesha Asya, kau bisa memanggil ku Sasya".. Ucap Sesha
" Nama yang indah, seindah orang nya"
"Baiklah, aku akan memanggil mu Sasya"Ucap Kim
Mobil mereka pun sampai di parkiran sekolah..
_High School
"Terimakasih, telah mengantarkan ku"Ucap Sesha
"Sama-sama tuan putri tidur, Ehh maaf maksud ku Sasya"Jawab Kim
_Apartemen mewah
" Kenapa rasanya tubuh ku sangat lelah? "Gerutunya Frans
" Tuan muda, apakah anda sedang sakit? "Ucap Alex
"Tidak lex, tapi tubuhku rasanya sangat lelah"Ucap Frans
"Sebaiknya hari ini anda tidak perlu ke kantor"..Titah Alex
" Kau benar lex"Jawab Frans
"Ya sudah, saya panggilkan dokter dulu untuk memeriksa anda tuan muda" Ucap Alex
" Hmmm"Frans
...****************...
...****************...
" Sasya "Panggil Healen
Sesha yang sedang berjalan santai pun menoleh saat sahabat nya memanggil dirinya..
" Sa, kita ke kantin yuk aku lapar"Ajak Healen
"Hmmmmm"Sesha
Di tengah perjalanan ke kantin mereka tidak sengaja bertemu Brayen and the genk's yang lagi asik menikmati makanan mereka masing-masing..
"Sa, ada Brayen tuh lagi liatin kamu"Ucap Healen
Sesha hanya melirik dengan tatapan dinginnya lalu melewati mereka semua..
Brayen hanya bisa menatap sedih dengan sikap sang primadona yang semakin hari menjauhinya..
" Sa, kamu mau aku pesankan apa? "Tanya Healen
" orange juice aja"Ucap Sesha
"Baiklah tuan putri"Healen
Di ujung sana terlihat para gadis gadis yang lumayan cantik sedang asik berbicara dengan para sahabat sahabat nya..
"Aaaaaa",,,,
"Sialan, punya mata gak sih lhooo? "Suara makian seseorang
__ADS_1
Bentakan gadis jutek yang bernama Bianca menembus pendengaran seluruh yang ada di kantin itu terutama sang primadona yang Sen daritadi memperhatikan tingkahnya yang lagi membentak sahabat baiknya Healen...
"Maaf kak, gweh gak sengaja"Ucap Healen
" Lho bilang maaf ? "
"Enak aja lho, dengan mudahnya meminta maaf"Suara Bianca
"Terus, gweh harus apa dong kak? "Ucap Healen
"Lhoo, harus cium kaki gweh sambil meminta maaf"Titah Bianca
"Hahaha"...
"Haaaa haaaaa"....
" Mampus lho, beraninya sih cari gara-gara
sama kita " Suara seseorang
Para sahabat Bianca terus menertawakan Healen..
Dan penghuni kantin lainnya pun saling menatap tidak percaya dengan sikap angkuhnya Bianca..
" Cepat, cium kaki"Titah Bianca
"Tapi kakkk"Ucap Healen
" Jadi lho, gak mau melakukan nya? "Tanya seseorang
Siska yang berada di samping Bianca adalah sahabatnya..
Dengan sengaja mengejek Healen...
"Cepat,,,, tunggu apalagi"Ucap Bianca
Di saat Healen ingin melakukan apa yang di suruh oleh Bianca & sahabat sahabat nya itu..
Tiba-tiba sang primadona sekolah menghampiri mereka semua..
Sesha, yang berjalan santai dengan raut wajah dingin nya membuat semua orang yang berada di sana menatap langkahnya...
"Tungguuuuuuuuu"Teriakn Sesha
Semua mata menoleh ke arah di mana sang primadona berdiri saat ini..
Dan, tidak luput juga dari penglihatan Brayen and The Genk's..
" Sasya"Healen
"Berdiriiii!!! "Titah Sesha
Sesha mengeluarkan kata tegas menyuruh sahabatnya Healen untuk berdiri..
"Hey, siapa lho? "
"Beraninya menentang hukuman yang gweh kasih buat gadis bod**h ini"Teriak Bianca
" Hukuman? "Ucap Sesha
Sesha, kembali mengulang kata hukuman yang di ucapkan Bianca..
"Hukuman apa yang anda maksud Nona? "Sesha
Dengan kalimat mengejek dia maju semakin dekat di hadapan Bianca..
"Siapa pun lho, gweh gak mau tau"..
" Yang harus lho dengar baik baik!! "
"Gweh paling tidak suka ada yang ikut campur urusan gweh!!!! "Teriakan Bianca
"Terusssss?? "Tanya Sesha
"Apa sih, mau lho cewek sialan??? "Omelan Bianca
Dengan semakin emosi nya Bianca di buat oleh kata kata yang ucapkan oleh sang primadona..
Sampai Bianca, pun maju mendekati Sesha..
"Jangan bertindak bodoh!!!! "Ucapnya tegas Sesha
Kalimat singkat namun tegas yang ucapkan Sang primadona kepada Bianca..
Setelah mengucapkan kalimat yang bikin Bianca semakin emosi..
__ADS_1
Lalu dengan menarik tangan sahabat nya meninggal kan suasana kantin yang masih tercengang para penghuni nya semua karena sikap sang primadona High school yang terbilang sangat keren..