
Di belahan kota, dimana seseorang yang sedari tadi bulak balik ke kamar mandi untuk memuntahkan isi perut nya, siapa lagi jika bukan axell, sedari bangun tidur ia terus saja memuntahkan isi perut nya, bahkan sampai saat ini, ia pun blum sempet sarapan karna melihat makanan yang ada di meja saja membuat ia kembali ingin muntah, sang momy yang melihat kondisi axell seperti itu pun segera mendekati axell yang saat ini masih berada di kamar mandi,
"Kamu tidak papa xell": tanya momy pada axell, dengan nada khawatirnya,
"Axell tidak papa kok mom, mungkin axell hanya masuk angin saja": jawab axell pada sang momy, agar tidak terlalu khawatir padanya,
"beneran, tapi dari tadi kamu terus²an muntah, bagai mana kalo kita ke rumah sakit aja,": tawar sang momy karna bener² khawatir, karna axell tidak pernah seperti ini biasa nya
"Gk usah mom, axell gk pp kok, axell pengen istirahat aja mom,": ujar axell
"ya sudah ayok ke kamar momy anter, hari ini gak usah kekantor dulu, kamu blum sarapan kan, mau sarapan apa, biar momy bikinin": sahut momy, meski axell sudah besar namun hal itu tak membuat sang momy berhenti memberikan axell perharian, karna bagai mana pun menurut sang ibu sebesar apapun anaknya tetap lah anak kecil yg ia lahirkan ke dunia, begitupun dengan axell, di mata sang momy axell masih seperti anak kecil, selagi axell blum menikah sang momy akan terus memperhatikan nya,
__ADS_1
Setelah sampai di kamar axell langsung membaringkan tubuhnya di kasur,
"Momy panggilkan dokter kesini ya jika kamu gk mau ke dokter": ujar momy setelah membaringkan axell di tempat tidurnya,
"Baik lah terserah momy saja": sahut axell dengan suara lemahnya, ia pun setuju dengan momy yg akan memanggilkan dokter untunya, karna percuma saja jika menolak pun ia tidak akan bisa melawan sang momy, akhirnya axell pun setuju,
Setelah menunggu beberapa menit, akhirnya dokter pun datang, dokterpun di tuntun pelayan menuju ke kamar axell, setelah axell di periksa dokter, sang momy pun akhirnya bertanya
"Putra ibu tidak pp, hanya saja tuan axell mengalami gejala orang hamil, apa menantu ibu sedang hamil,": ujar dokter, sontak saja penjelasan dokter membuat axell dan momy terdiam terkejut, seperti nya dokter ini tidak tau jika putra dari keluarga mattew blum menikah, namun dokter pun tidak salah memberikan kabar selerti itu, karna itulah keadaan axell saat ini,
"Aahh begitu ya dok": sahut momy setelah kesadaran nya kembali,
__ADS_1
"Iya bu, hal ini sering terjadi jdi ibu tidak perlu khawatir dengan ke adaan tuan axell": ujar sang dokter
"Baiklah dok, terimakasih banyak, mari saya anter ke depan": sahut momy
Sedangkan axell, jangan di tanya, dia sedari tadi melamun banyak hal yang saat ini dia pikirkan, jika apa yg dokter tadi sampaikan bener, lalu benarkah wanita yg malam itu bersamanya saat ini tengah hamil, antara sedih dan bahagia saat ini yang axell rasakan, bahagia karna ia akan menjadi seorang ayah, meski lewat jalur yg salah, namun ia tak pernah menyesali itu, karna saat ini axell pun masih mencari keberadaan wanita itu, sedih, karna ia tidak berada di dekat wanita yg kini tengah mengandung darah daging nya, namun ia akan slalu berdo'a untuk wanita dan juga buah hatinya,
"Benarkah kau saat ini tengah hamil," axell bergumam
"Jika iya, tolong jaga kehamilan nya untuk ku, aku percaya bahwa suatu saat kita akan bertemu kembali, aku percaya bahwa kau wanita yang hebat dan kuat, aku percaya bahwa kau akan menjaga bayi itu, sampe di mana waktunya bayi itu keluar, aku percaya itu, aku disini akan slalu menunggu mu dan anak ku, aku akan menanti kalian disini, aku akan slalu berdo'a untuk kalian semoga kalian baik² saja": axell terus saja bergumam, ia berbicara seakan² ada orang di hadapan nya, namun axell tidak menyadari jika ada satu orang yang mendengar ucapannya, sang momy, ya momy mendengar apa yg axell ucapkan, bahkan sang momy yg mendengar nya pun ikut terharu mendengar ucapan sang putra tak terasa ia meneteskan air matanya,
"Semoga apa yang kau inginkan suatu saat terwujud nak, momy harap kamu slalu bahagia kedepan nya": sang momy ber gumam
__ADS_1