
Saat ini clara sedang di rumah nya, clara sudah mengambil cuti di kehamilan nya menginjak 8 bulan, clara sedang beres² di kamar nya, namun clara merasa ada yang aneh, merasa di dua kaki nya seperti ada aliran yang mengalir, buru² melihat nya clara sempet kaget, karna ia melihat, mungkin air ketuban nya sudah pecah pikiran nya, clara akan melahirkan, clara jugs sudah merasakan tidak enak pada perut bya, sekuat tenaga ia menahan nya, clara menghubungi jane yang saat ini bekerja, sebenar nya jane tidak mau masuk kerja jane meminta untuk menemani clara alih² menjaga clara takut melahirkan tiba² jika tidak ada orang yang mendampingi clara, namun clara bersi keras pada jane supaya masuk kerja, dengan janji clara akan menghubungi jane jika terjadi sesuatu, akhirnya jane mengalah, Terbukti sekarang, di saat clara sendirian clara merasa kan mules pada perutnya pertanda akan melahirkan, sekuat tenaga clara menahan nya clara berusaha menghubungi jane, namun sudah dua kali panggilan ridak terjawab, clara tidak menyerah akhirnya ketiga kali nya telepon tersambung,
"hallo jane": dengan suara menahan sakit clara memanggil jane, memdengar suara clara yang seperti menahan sakit tentu membuat jane khawatir, apalagi sedari pagi perasaan jane tidak menentu,
"Hallo cla, cla kau tidak apa² apa yang terjadi, cla kau dengar aku": sahut jane dengan beruntun nya bertanya pada clara dengan khawatirnya,
"Jane seperti nya aku akan melahirkan sekarang akhh..": ujar clara sekuat tenaga menahan sakit, namun akhir nya clara teriak juga tidak sanggup lagi menahan nya, jane tentu saja sangat panik mendengar clara teriak kesakitan
__ADS_1
"Cla kau dengar aku, kau harus tenang, tunggu aku aku akan segera tiba,": jane buru² keluar dari tempat kerjanya, jane blum sempat bilang pada manager nya, jane tidak peduli, yang di pikiran jane segera tiba di rumah clara, jane akan menghubungi manager nya nanti pikirnya, yang terpenting segera ia membawa clara ke rumah sakit,
Sedangkan di kota lainya, axell sendiri merasa sejak pagi pikiran nya karuan, ada kecemasan yang mendalam, namun axell tidak mengerti apa yang axell cemaskan,
"Sebenarnya apa yang terjadi, kenapa aku seperti mencemaskan seseorang, namun aku sendiri tidak tau, apa yang di cemaskan,": gumam axell saat ini sedang di ruangannya, axell sedang di perusahaan nya, namun axell teringat jika saat ini, kehamilan wanita yang bersamanya sudah menginjak waktu melahirkan,
"Apa kau sedang melahirkan saat ini, jika bener beri kemudahan segala nya tuhan, beri kekuatan untuk ibunya, dan beri kemudahan untuk baby yang mau melihat dunia ini,": sambung axell segala do'a ia panjatkan untuk wanita yang akan melahirkan darah daging nya, ntah knapa axell sangat yakin jika di hari ini, wanita itu sedang melahirkan buah hatinya, tidak kerasa axell menarik sudut bibir nya ke atas tanda ia tersenyum, ia sangat bahagia hari ini, mengingat ia akan segera menjadi seorang ayah, axell percaya jika saat ini ia sudah menjadi seorang ayah
__ADS_1
Seakan semua orang merasakan jika saat ini clara sedang berjuang sendiri tanpa sanak saudara yang mendampingi, keluarganya pun merasakan kegelisahan seperti ikatan batin nya yang kuat, mereka bisa merasakan apa yang di rasakan oleh putri mereka,
"Apa yang terjadi terhadap putri kita sebenarnya yah, kenapa ibu gelisah memikirkan clara": ibu clara menangis di pelukan sang suami, sudah sedari pagi ibu clara gelisah memikirkan clara, apalagi mereka sudah sangat lama lost kontak, mereka sangat merindukan putrinya itu, begitu pun ayahnya clara, namun dia sebagai lelaki juga kepala di rumah ini, tentu saja dia tudak ingin menunjukan kesedihan nya, itu hanya bisa menambahkan kesedihan putra/ri nya juga istri nya jadi sekuatnya dia menahan semua itu,
"Tenanglah bu, kita banyak berdo'a saja semoga clara ada dalam perlindungan tuhan, juga keadaan nya baik² saja, ibu hanya merindukan clara, kita juga sama merindukan putri kita, tapi kita hanya bisa berdo'a pada tuhan, semoga kita bisa di pertemukan kembali dengan clara": ujar ayah radit (Ayah clara) menenagkan sang istri, sebenar nya dia sendiri merasakan apa yang istrinya rasakan, namun ia tidak menunjukan nya terhadap sang istri, keluarga yang tadinya harmonis, namun kian tak ada lagi suasana seperti di saat clara masih berkumpul keluarganya, setelah mendengar jika clara mengundurkan diri dari perusahaan tersebut, juga tidak ada yang tau clara tinggal dimana, kini keluarga ini merasa hampa, merasa ada yang kurang, di saat itu senyum sang ibu yang setiap harinya terlihat, kini mulai pudar tidak ada lagi senyuman yang indah di setiap paginya, meski ada satu putrinya lagi namun tetap ibu yani belum bisa menerima kenyataan nya jika putri kedua nya menhilang, anggi sendiri memaklumi perubshan sang ibu, anggi tidak merasa sama sekali jika sang ibu hanya menyayangi sang kaka, anggi sendiri merasa masih terpukul jika sang kaka menghilang, ibu hani setiap harinya slalu termenung, menunggu setiap hari putri kedua nya pulang.
____
__ADS_1
POV author : haii disini author mau menghilangkan tokoh kakanya clara, seperti nya author tidak jadi memakainya, disini clara dijadiin anak pertama saja, dan clara juga hanya dua bersaudara, author pusing soalnya kebanyak tokoh, hehe maaf ya jika gak jelas🙏 soalnya kan ini novel pertama jadi author masih banyak mikirnya, gak kepikiran juga, soalnya kan di atas, kaka nya clara sudah berumah tangga yaa, knpa gk pernah muncul, nah itu alasan nya author tidak kepikiran, jadi author memutuskan untuk menghilangkan tokoh yang menjadi kaka nya clara, terima kasih sudah mampir🤗🙏
Hari ini double UP juga yang ini panjang chapter nya author nulis 1000 kata gays pegel sekali tangan ini, hehe tapi gk papa sekali kali banyak chapter nya yaa, sedikit mulu, hehe, kasih hadiah dong temen temen🤧