
Skip, Tiga tahun berlalu, tidak kerasa hari berlalu berganti bulan, bahkan tahun, sudah tiga tahun pula clara sebagai single mom, kini baby arsha sudah berumur dua tahun menginjak ke tiga tahun, calra sudah tidak bekerja, namun clara membuka usaha bersama jane hasil tabungan nya mereka, clara membuka sebuah cafe berdua bersama jena, tidak terlalu kecil namun juga tidak terlalu besar, letak cafe clara lumayan deka jalan raya jadi cafe nya slalu rame banyak orang² yang mampir untuk sekedar ngopi atau lain nya,
ARSHAKA VIRENDRA M
Arsha, panggilan yang di sematkan oleh maminya, berumur 2thn lebih, tiga bulan kedepan hari ulang tahun nya yang ke tiga, arsha anak yang baik, akan menurut jika sang mami yang memerintah, bersifat ceria, hangat, jail, hanya dengan orang terdekat, akan bersifat dingin ketika bersama orang asing, di umurnya segitu, arsha sudah sangat pintar, karna sedari kecil clara sama jane slalu mengajari arsha berbagai hal, namun arsha masih blum terlalu jelas menyebut hurup R, arsha juga sudah mengetahui tentang sang papi karna sang mami menepati janjinya tidak akan ada yang di sembunyikan, apalagi mengenai papi arsha,
__ADS_1
Axellino mattew, kini sudah berusia 29thn axell masih belum menikah karna dia masih menunggu clara, mamy and dady nya juga tidak memaksa axell untuk menikah karna mereka sudah tau apa yang terjadi, apalagi saat ini mereka juga sudah memiliki cucu, jadi mereka tidak ingin memaksakan axell, menuntut untuk segera menikah, padahal banyak sekali dari temen maupun rekan bisnis nya menjodohkan anak nya dengan axell, namun axell menolak semua ajakan mereka. Sama hal nya dengan axell, para sahabat axell pun blum pada menikah,Si kembar kini sudah memasuki kuliah semester tiga,
Untuk keluarga clara, Masih sama, mereka slalu menunggu kabar dan kepulangan clara, mereka begitu meridukan clara, apalagi sang ibu, badan nya terlihat lebih kurus dari sebelum nya, karna slalu memikirkan bagai mana nasib anak nya yang jauh dari keluarga, dan temen nya, namun mereka hanya bisa berdo'a untuk anaknya, begitupun dengan para sahabatnya clara, mereka slalu menunggu kabar darinya, namun tidak pernah di dapat slama tiga tahun ini, bahkan no nya saja sudah tidak aktiv, mereka slalu sibuk dengan pikiran nya sendiri, masih sama memikirkan clara, bagai mana bisa ini terjadi, ada apa dengan clara, apa yang sebenar nya terjadi, mengapa clara terlihat menjauh dari orang terdekat nya, semua itu di pertanyakan namun tidak sekali pun mendapat kan jawaban,
Anggi, sudah masuk kebangku kuliah, bahkan kuliah nya pun satu fakultas dengan si kembar lia dan lio, anggi bisa masuk ke fakultas yang sama dengan si kembar karna jalur beasiswa, anggi slalu berusaha menjadi yang terbaik untuk ayah dan ibunya, hingga anggi mendapat kan beasiswa di universitas yang tentu mahal, anggi blum tentu bisa masuk jika bukan karna beasiswa itu, anggi pun slalu membuat sang ibu tersenyum untuk sesaat menghilangkan rasa rindunya terhadap sang kakak, anggi pun sama hal dengan ayah dan ibunya, anggi sangat meridukan kakak nya, bahkan tanpa sepengetahuan ayah ibunya, anggi slalu menangis di tengah malam, karna sangat merindukan kakak nya, merasa kehilangan kk yang biasa nya slalu ada, kini tidak pernah lagi anggi rasa kan pelukan nya, anggi slalu berdo'a semoga kk nya bisa pulang dan bekumpul seperti dulu, tertawa, becanda, rasa nya bahagia sekali anggi menunggu waktu itu tiba,
"Mi, mami,": Arsha berlari menuju ruangan mami nya sambil berteriak, arsha baru saja pulang dari taman kanak-kanak, di jemput oleh jane. Jane yang melihat arsha berlari tentu membuatnya hawatir takut jatuh, jane segera menyusul arsha
__ADS_1
"Jangan lari arsha nanti jaa,,tuh": blum selesai ngomong ternyata araha sudah jatuh, melihat arsha jatuh jane langsung berlari menghampiri arsha
"Huaa,hiks,,, cakit onty": arsha menangis sambil memegangi lutut nya sepertinya lututnya sedikit lecet,
"Kan onty sudah bilang, kalo jalan itu jangan lari nanti jatuh, tuh ini arsha jatuh gk denger onty kan": omel jane sambil mengankat arsha ke gendongan nya,
"Asa minta maaf onty": arsha dengan suara bergetar nya, mami arsha slalu mengajarkan arsha ketika berbuat salah, maka harus minta maaf, dan arsha merasa punya salah jdi arsha meminta maaf pada onty nya,
__ADS_1
"Ya sudah ayuk kita keruangan mami, pasti mami sudah menunggu arsha, sudah nangisnya,": jane menenangkan arsha sembari berjalan menuju ruangan clara.