Cinta Tidak Terganti

Cinta Tidak Terganti
EPISODE 1


__ADS_3

Dorrr......


laki-laki paruh baya itu meniup pistolnya setelah berhasil menembakan sebuah peluru cantiknya tepat sasaran.


"papah bisa gak jangan main pistol lagi berisik denger suara pistol itu pah",ucap seorang gadis sedikit berteriak pada ayahnya.


prang........


"lemah!!"bentak laki-laki itu pada anaknya,setelah melempar pistolnya kearah kaca hingga membuat kaca itu terpental berserakan.


lyka memutar bola matanya malas akan sikap ayahnya tak ada perasaan takut sedikit pun pada dirinya menghadapi sang ayah.


Disini diruangan hitam gelap dengan beberapa senjata berbahaya terpapang jelas menghiasi ruangan itu,seorang ayah dan anaknya sedang bersantai sambil melakukan sedikit kegiatan seperti menembak,memanah kadang mereka juga adu argument yg membuat siapapun mendengarnya jengah dengan sikap ayah dan anak ini.


"coba!!"perintah Arga ayah dari lyka argiana sambil melemparkan pistolnya kearah putrinya.


"gini doang??"tanya lyka terkekeh meremehkan ia berdiri dari duduknya menendang sembarang kursi yang menghalanginya.


lyka mengarahkan pistolnya kearah 5 balon berwarna hitam pekat lalu,,,,


Dorrr......


lyka tersenyum miring balon pertama berhasil meledak dengan sekali tembakan.


Dorrrr......


peluru cantiknya berhasil mengenai balon ke 2.


Dorrr.....


lyka meniup pistolnya bangga setelah berhasil meledakan balon ke 3.


Dorr....


"yes!''pekik lyka dengan mata berbinar kini tinggal balon terakhir.

__ADS_1


Dorr....


"sial!!"umpat gadis itu lyka melempar pistolnya kesembarang arah kesal karna


tak berhasil meledakan balon terakhir.


Arga terkekeh "bodoh!! itu artinya papah lebih jago daripada kamu"lyka memanyunkan bibirnya kesal mendengar ucapan sang ayah.


"iya deh papah terbaik"lyka mengacungkan ibu jarinya kepada sang ayah.


"mamah hitung Sampai 10 kalo kalian belum berdiri didepan mamah dalam hitungan ke 10 jangan harap kalian sarapan malam ini!"Arga dan lyka terlonjak kaget mendengar teriakan nyaring dari wanita paruh baya itu.


"iya mahh! ini nih papah yang ngajak lyka latihan lama-lama".teriak lyka menyahuti ucapan mamahnya yang berada di meja makan.


"ayo pah cepet!!"ajak Lyka melihat sang ayah tetap duduk santai meneliti pistol cantiknya.


"sana duluan gamungkin mamah kamu ngebiarin papah mati kelaperan".ucap arga kelewat santai sambil menyeruput kopinya.


lyka menghela nafasny jengah.


sontak membuat Arga gelagapan panik bukan main,


"i-iya mah sayang jangan gitu dong papah otw nih",dengan segera Arga menaruh pistol dan korannya secepat mungkin ia berlari kelimpungan menuju sang istri,gila saja gak dikasih jatah 1 bulan bisa mati tragis nahan nafsu ia.


"mampuss!!!"umpat lyka terkikik geli mendengar ancaman mamahnya",


"lyka jangan makan kamu ya",ancam wanita itu kembali.


"e-eh iya mahh lyka otw mamah ku cantik",sahut lyka sedikit berteriak agar didengar oleh mamahnya karna ruang latihan dengan meja makan lumayan jauh mengingat mansion mereka sangat besar bahkan pantas disebut istana.


kini mereka sedang berada di mansion bernuansa putih terang dengan hiasan bermerek terpapang jelas di setiap sudut ruangan dengan beberapa maid berlalu lalang menyelesaikan pekerjaannya


memakan hidangan yg ada didepannya adalah hal paling nikmat bagi lyka seorang, dengan lahap ia mengunyah berbagai makanan didepannya.


"gimana sekolahnya?",tanya Rita pada anaknya yg duduk berhadapan padanya.

__ADS_1


lyka mendongak menatap bundanya


"biasa-biasa aja tuh",cetus lyka lalu menunduk memakan makanannya kembali.


"masih suka bully orang?",tanya Rita kembali.


lyka menatap sang bunda jengah rasanya ia di intograsi sekarang.


"masih",jawab lyka enteng.


"bagus",respon sang ayah tiba-tiba mendengar ucapan putrinya.


Rita mendongak menatap suaminya yang duduk disampingnya intens.


plak.....


awsh.....ringis Arga mengusap kepalanya sebab Rita menampol kepala suaminya greget.


"kamu ya anaknya membully malah dibela dikatain bagus!!",tutur Rita tak terima dengn perkataan suaminya.


"gapapa kali mah biar ada kenang-kenangan lyka sekolah, kan gaseru kalo hambar",ucap arga menjelaskan.


"bener tuh papah aja ngerti,ya kan pah?",ucap lyka berbinar mendengar pembelaan ayahnya.


"iya dong papah gitu loh",Arga tersenyum bangga.


"oh pantesan anaknya dibela orang bapaknya juga ga beda jauh sama anaknya papahnya kan dulu berandal disekolah playboy handal lagi",gumam Rita berkomat Kamit meledek sang suami.


"walaupun playboy tapi kan papah milihnya mamah,ucap sang ayah sambil mengedipkan satu matanya tersenyum kemenangan.


lyka menahan tawanya melihat wajah mamahnya yang merah padam menahan amarah karna perkataan Arga yang kelewat enteng seperti tak ada beban hidup.


"udah ah makan jangan banyak ngomong besok jangn sampai terlambat kerja sama sekolah awas kalo terlambat tau sendiri akibatnya",ancam Rita pada anak dan suaminya.


"hmmm",lyka hanya berdehem singkat menanggapi perkataan sang bunda.

__ADS_1


__ADS_2