Cinta Tidak Terganti

Cinta Tidak Terganti
4


__ADS_3

Ceklek...


Pria berpakaian serba putih keluar dari ruangan gawat darurat the draxs,Arga dan rita yg melihat itu langsung berdiri dari duduknya.


"Gimana anak saya dok?",tanya Rita penuh tanda tanya.


"Maaf,apakah saya bisa berbicara 4 mata pada keluarganya?",dokter ber name tag deren menatap orang didepannya tanda bertanya.


"Biar saya aja pak saya ayahnya",sargah arga cepat.


"Baiklah anda bisa ikuti saya sementara itu kalian sudah bisa jenguk nona lyka tapi mohon untuk berhati-hati beliau sudah sadar saya permisi",ucp deren yg dibalas anggukan oleh the darxs dan rita ,


Arga mengikuti dokter deren dibelakangnya hingga sampailah mereka diruangan bertuliskn DEREN menandakan bahwa ini ruangan pribadi dokter deren.


"Silahkan duduk"titah deren yg langsung dituruti Arga.


"Bagaimana kondisi putri saya dok?",ucap arga penuh tanya.


Deren mengambil map berwarna kuning disampingnya mengeluarkan secarik kertas dari dalam map tersebut.


Deren menghela napas setelah membaca hasil pemeriksaan itu.


"Jadi gimana dok? jangn bikin saya mikir ya!!",ucap arga kesal karna dari tadi deren tak mengucapkan kata kata yg ia ingin dengar.


"Nona lyka mengalami.............."


______________________________


"Gimana  keadaan kamu nak?",tanya Rita sambil mengelus puncak rambut lyka.


"Ika gapapa kok",lyka tersenyum menanggapi perkataan ibunya.

__ADS_1


"Ika??..."


"E-eh,hhm,an-nu mah m-maksunya lyka",jawab lyka cepat.


"Yaudah mamah kekantin dulu ya beli makan buat kalian semua ",ucap Rita berlalu pergi yg diangguki oleh the draxs jujur mereka lapar kali ini


"Sumpah ya ly Lo bikin kita semua khawatir tau gak",Eliza menatap lyka kesal.


"Tau tuh pegel lagi tangan gw gendong Lo udah kayak ngangkat gentong !!",vano memutar-mutarkan tangannya yg katanya pegel habis ngangakt lyka.


"Sory aja ni ye gw itu langsing you know? jadi gaberat ,lagian gw ganyuru Lo ngendong gw",lyka menimpuk Vano dengn se cup Boba yg sudh kosong.


tadi alira sempat-sempatnya memungut Boba yg lyka jatuhkan katanya kasian kalo gadibawa takut diminum semut eh sampek di RS Boba nya udh dihabisin duluan sama vano  katanya capek padahal niatnya dikasih lyka.


"Gasakit huu,lagian apa susahnya sih bilang makasih ",ledek vano.


"Ohh Lo mau gw timpuk pakek sendal?",ancam lyka mendelik kearah vano sedangkan vano hanya menghendikan bahu acuh.


"Nih",Tio membungkuk mengambil sendalnya lalu ia serahkan pada lyka.


"Jadi mau pipi kanan apa kiri?",tanya lyka tersenyum penuh kemenangan menatap vano kini tangannya sudh memegang sendal Tio dan mengarahkannya kepada vano tak lupa ia menggunakan saput tangn untuk melindungi tangannya agar tetap steril dari sendal Tio.


"Ehh jangan macem-macem Lo!!",vano was was menatap lyka yg mengarahkan sendal Tio kearahnya.


"Bodoamat kanan apa kiri nih?ohh hmm tengah aja deh biar pesek heheh",gumam lyka meledek.


"Weh bebong Lo tau gak!!itu sendal bau keteknya pak Mamat satpam sekolah,tadi nginjek tai kebo lagi tuh sendal, plis bebong itu ga steril",vano memelas berjaga-jaga menunjuk sendal Tio.


"Udah deh lyka gas aelah tuh sendal udh gw kasih jampi jampi biar yg kena langsung berubah jadi kudanil",Tio menahan tawanya melihat wajah ketakutan Vano siapa sih yg mau kena sandal Tio yg bau ketek pak Mamat bhkan ia masuk kerumah sakit menggunakan sendal yg habis terkena tai kebo euwh.


"Siap bos! lira hitungin ya ",perintah lyka pada alira yg dibalas acungan jempol,vano mundur perlahan lahan was was dengn ancaman lyka

__ADS_1


1


2


3


Ceklek..


Bugh.....


"Papah!!!"


Lyka mendekap bibirnya menerjap-nerjapkan matanya berharap ini mimpi.


Sendal yg seharusnya mengenai wajah tampan Vano tapi vano malah menginjak cup Boba yg tadi lyka timpuk alhasil vano kepleset dan terjatuh


Arga menerjapkan matanya senyum paksa terukir di bibirnya wajah yg kini sebagian wajahnya berubah menjadi hitam.


Arga menggeleng


"Gapapa kok sandal doang tapi kok baunya aneh ya hehe",Arga terkekeh menatap orang-orang didepannya.


"I-itu om t-tadi Tio habis nginjek tai kebo",Tio berucap dengan cengiran getirnya.


1detik


2 detik


3 detik


Arga mendelik

__ADS_1


"APA!!!??.........


__ADS_2