
Kulihat Nayra sedang menyisir rambutnya.
"Knapa ka? ".
"Gpp Nay, yaudah kaka tunggu depan yah".
"oke".
Tak lama kemudian kamipun berangkat.
"Cie elah" ujar Mita.
"Kenapa? " tanyaku bengong.
"Kyaknya ada yang suka sama lo deh Nay".
" Apa sih Mit? " tanyaku.
Tak lama kemudian jam istirahat pun tiba.
Aku dan Mita pergi ke kantin.
"Boleh gabung ga? " ujar Anjar.
"Boleh" ujar Mita.
"Bu pesen mi ayam 3 ya sama es teh".
"Banyak banget buat siapa? " tanya Mita.
"Iya njar banyak banget".
"Ya buat kita makan".
"Haduh pake traktir segala njar".
"Y gpp, sekali2".
Singkatnya jam pulang pun tiba.
"Nay" panggil Bagas.
"Kayaknya aku nggak bisa anter pulang kamu , soalnya Q mau jenguk sodaraku dirumah sakit".
"Ya gpp Gas aku bisa pulang sama kakaku".
"Nay aku pulang dulu ya" ujar Mita.
"Ya hati2 Mit".
" Nay, ga pulang sama Bagas? " tnya kakaku.
"Nggak kak, dia ada urusan aku pulang bareng kaka aja".
"O yaudah hayo".
Sesampainya dirumah kulihat grup wa ramai mengajak reuni, kupikir ini saat yang tepat kubawa adikku Nayra ke acaraku.
"Nay nanti malem temenin kaka ya".
"Kemana kak? ".
" Reuni, kamu dandan yang cantik ".
"Ya kak".
Waktu menunjukkan pukul 19.00 malam, waktunya aku berangkat.
" Ayo nay".
"Ayo ka".
Baru kali ini ku gandeng seorang gadis ke acaraku sendri.
Apakah adikku merasakan hal yang sama?, atau aku terlalu baper atas perlakuannya padaku yang selalu menghargaiku?, sosok gadis kecil yang sangat berprinsip, sopan dan dikenal begitu baik disekolahnya?.
"Kok bengong ka? ".
" Gpp kamu cantik banget pakai dres coklat muda Nay".
"Khmm tapi aku nggak keliatan tante2 kan ka? ".
"Nggak dong, kalau kyak tante2 mah kaka nggak mau ajak kamu" ujarku sembari menytir mobil.
"Khmmmm".
Tak lama setelah itu kami pun sampai di sebuah hotel yang sudah dipesan.
"Loh kak ko ke hotel? ".
"Iya".
Aku pun menaiki lift menuju lantai 23 bersama Nayra.
" Tinggi bangett kak, aku belum pernah loh ngliat pemandangan kayak gini"ujarnya terkagum2.
"Ahh masa Nay".
"Iya beneran".
Tak lama kemudian kamipun sampai di ruangan terbuka lantai 23 itu.
"Akhirnya dateng juga bro" sapa temanku Reano.
"Iya2 dong mana yang lain Re? ".
"Yang lain pada disana, khmm oya Yu, ini pasti cewe yang lo bilang mau kenalin ke gua kan? " tanyanya.
"Cewe? " gumamku.
"Ahh kak salam kenal namaku Nayra adiknya Kak Wahyu".
"Eeh adik?,sejak kapan mama lo nikah Yu? " tanyanya.
"Udah lama ko Re, dia adek gue lagi" ujarku.
"Khmm yaya gue kira cewe lu".
"Yaudah gue mau ketemen2 dulu".
"Oya silahkan2".
"Kak aku kesana dulu yah".
"O, yah kaka disini yah".
"Ya kak".
Tiba-tiba ada pria menghampiri ku yang ternyata Anjar temanku.
" Hy Nay" sapanya.
"Ehh kamu?, disini juga? ".
__ADS_1
"Iya, ini kan hotel punya ayahku" ujarnya.
"Ooh jadi gitu".
"Kamu sama siapa kesini Nay? " tanya Anjar temanku.
"Ohh aku sama kakaku?".
" Kakak?, hmm aku baru tau klau kamu punya kaka".
"Hmm iya njar, kamu sendiri ko bisa si disini? ".
" Hmm iya kebetulan aku lewat jadi mampir ehh taunya ada kamu".
"Mampir?, ini kan hotel?" gumamku.
"Ooo, kirain sama siapa"
"Khmm boleh nggak aku temenin kmu Nay? ".
"Boleh dong".
Setelah berbincang cukup lama , jam menunjukkan pukul 10 malam.
" Ayo Nay" ajak abangku.
"Ayo kak".
" Nay ini kakakmu?, ehh slamat malam pak" sapanya.
"Malam".
"Iya njar dia kakakku".
"Oo".
"O iya kita pulang dulu ya".
"Ya njar aku pulang dulu ya".
" Ahh oke2 hati2".
Dalam perjalanan Wahyu menanyaiku macam2.
"Dia temanmu, knapa bisa disana? ".
" Nggak tau kak".
"Jangan2 dia ng intimidasi kamu lagi Nay".
"Ya nggak mungkin lah kak, cuman kebetulan aja ketemu".
" Ahhh ya".
Tak lama kemudian kamipun sampai dirumah.
"Good night ka".
"Okk".
"Pagi Nay".
"Pagi kak".
" Eh Nay, tunggu".
"Apa kak? " tanyanya.
"Ini buat kamu".
"Buka aja ".
"Kalung? ".
"Ini buat aku? " tanyaku.
"Iya dong Nay bagus kan? ".
Aku memberikan Nayra sebuah kalung titanium yang sengaja kupesankan kusus untuknya.
" Makasi ya ka".
"Sini kaka pakein".
" Ya kak".
Nayra pun memegang kuncir rambutnya.
Baru kali ini aku semakin berani menunjukkan rasa sukaku pada seorang wanita, adikku sendiri?.
"Makasi ya ka" .
"Iya sama2 kamu suka? " tanyaku.
"Iya kak aku suka".
"Yaudah kita berangkat yok".
" Ayok".
Sesampainya disekolah Mita langsung menghampiriku.
"Nay, mana kaka lo? " tanyanya.
Siapa lagi kalau bukan abang tiriku wkwkw" gumamku.
"Iihh pagi2 mengigau kau ya" ujarku memeriksa keningnya.
"Baik anak2 karena besok kita akan pergi camping maka persiapkan diri kalian yah, jaga kesehatan dan berdoa agar lancar semuanya ".
" Ya pak".
jam istirahat pun tiba.
"Nay, nggak nyangka yah kita udah 1 tahun pacaran, makasi ya kamu ngerti banget kondisi aku? " tanya Bagas.
"Iya dong Gas, oya bsok jangan lupa ya siapin yang mau dibawa" ujarku memperingati lagi.
"Iya iya".
Disisi lain Anjar menatap Nayra dari jauh.
"Kenapa Njar? " tanya Wahyu guru olahraga itu yang tak lain kakak tiri Nayra.
"Eh pak wahyu nggak pp ko pak".
"Hmmm yaudah ya".
"Eh Nay ini kalung kamu baru? " tanya Bagas.
"Iya Gas, ini dari kakaku".
"Khmmmm kaka tiri? " tanyanya.
__ADS_1
"Iya Gas".
"Loh bukannya kalung yang pernah kakaku bilang kalung ini pemberian ibunya Wahyu yang pernah dititipin ke kakakku Arya?,kenapa dikasih ke Nayra? ".
"Khmmm yaudah Nay udah bel masuk, ntar kita pulang bareng yah".
" Ahh oke2".
"Loh Anjar? " ujarku terkejut kenapa dia duduk menggantikan Mita sahabatku.
"Khmmmm kenapa? " tanyanya.
Aku pun menghampiri Mita yang duduk dibelakang.
"Mit kenapa lo pindah? ".
"Khmmm gpp lah Nay, Anjar yang maksa gue! " bisik Mita.
"Hah? ".
"Yaudah Nay lo duduk deh ntr gue jelasin pulang nanti".
" Khmmm oke2".
Aku pun kembali ketempat duduk ku kedepan.
Kulihat guru olahragaku duduk tepat dihadapanku, wajahnya babyface, berpostur tinggi dengan pakaian formal seperti guru yang lain, kutebak pasti akan membahas cemping untuk hari besok.
"Kenapa Nayra duduk dengan Anjar? " gumamku.
"Baik lah anak2 besok adalah hari dimana kita akan pergi tour untuk camping, dan pemberangkatan akan dipastikan jam 7 pagi lebih awal jdi bapa mohon tepat waktu ya".
"Baik Pak".
"Karena kita harus bersiap2 maka hari ini kita akan pulang lebih awal ".
Setelah berdoa aku pun pulang.
" Nay aku anter pulang yah".
"Gausah njar makasi".
"Khmm yaudah ya aku mau pulang dulu".
"Khmm yaudah hati2 ya".
Nampak dari kejauhan Bagas memperhatikan gerak gerik Anjar anak baru itu .
"Apa mungkin Anjar suka sama Nayra? " gumamku.
"Dorrrrrrr ".
"Ihhhh Mita ngagetin deh".
"Nay kayaknya Anjar suka deh sama lo".
" Apa si Mit, dia kan tau aku sama Bagas nggak mungkin lah Mit! " ujarku berdalih.
"Yeee lo nggk peka banget sih , dia tuh jelas2 suka sama lo dari cara dia mendekati lo Nay" ujarnya memperjelaskanku.
"Nggak mungkin lah Mit udah deh jangan pikiran kyak gitu".
"Ihh nih bocah gk percayaan".
Tak lama kemudian Bagas dan abang tiriku pun datang.
" Ya elah Nay, liat deh abang sama pacar lo, kyak orang saingan ajah" ujaar Mita memulai lagi.
"Khmmm udah ya Mit, jangan gitu deh! " ujarku.
"Ayo Nay pulang" ajak kakakku.
"Eh kaka, maap ya aku mau pulang sama Bagas".
" Khmmm kuhela nafas panjang saat kudengar Adikku ingin pulang dengan Bagas pacarnya, sabar sabar... " gumamku.
"Oya udah ya kKa pulang dulu".
"Iya kak hati2".
" Bye Mita".
"Iya Pak hati2".
" Aduhhhh aduh Nay kakak lo nyapa gue" gumamnya.
"Yeeee GR! ".
" ihhhh seneng tau bisa kebawa mimpi gue".
"Hhh dasar lo gk peka".ujar Mita lagi.
"Ayo Nay".
" Eh Mit duluan yah".
"Ok2".
Kulihat dibalik korden Nayra dan Bagas pulang.
"Udah sampai tuan putri".
"Iiih apaan si, mau mampir gk? ".
"Nggak usah , yaudah aku pulang dulu yah".
"Ok hati2".
" Nay".
"Apa? ".
Tiba tiba Bagas mencium kening ku, secepat kilat ini ciuman pertamaku untuk 1 tahun kami pacaran, agak kaget, seneng juga sih.
"Bagas! ".
"Yaudah ya sampai jumpa besok".
Rasa cemburu menylimutiku, bagaimana mungkin aku begini? " gumamku.
"Kakak!, ngagetin deh".
" Ahh ya Nay, maaf2" ujarku meninggalkan Nayra kekamar.
"Isssh kenapa sih".
Kulihat Nayra sedang sibuk mempersiapkan untuk camping hari besok.
"Makan dulu Nay udah malam! " pintaku dibalik pintu.
"Ya kak ".
"Tumben cuek gini" gumamku.
__ADS_1
"Yaudah kaka kekamar dulu ya Nay".
"Ya kak".