CINTA UNTUK NONA MUDA STARLA

CINTA UNTUK NONA MUDA STARLA
Bab 1/CINTA UNTUK NONA MUDA STARLA


__ADS_3

Awal mula bertemu;


Pagi hari, yang cerah dengan pantulan sinar matahari ya memasuk disela-sela gorden kamar terlihat seorang gadis cantik, terlelap tidur hingga membuat dirinya bangun karena pantulan cahaya yang keluar dari gorden kamarnya itu.


Ia pun menggeliat sambil melirik kearah jarum jam yang memasuki jam 07:20, ia terkejut lalu berlari kearah kamar mandi dengan cepat.


Setelah selesai ia bergegas mengambil semua yang diperlukan untuk menuju sekolah dan berlari menuruni tangga.


Pelayan yang melihat nona nya berlari lalu sedikit berteriak, "non, gak sarapan dulu" ucap pelayan itu.


"Gak bi saya sudah terlambat, entar saya sarapannya di sekolah aja " ucap ku kepada bi inah pelayan yang tadi bertanya kepadaku.


Gadis itu berlari menuju garansi yang dimana terdapat mobil serta motor, karena ia terlambat ia pun bergegas menggunakan motor ketimbang mobil.


Ia pun memanggil satpam rumahnya itu"pak rahmat, tolong cepat buka pagarnya saya mau cepat-cepat berangkat kesekolah "ucap ku kepada pak rahmat yang berprofesi sebagai satpam dirumahku.


"Iya, non starla" ucap pak rahmat, lalu membuka pagar dengan cepat.


Aku pun bergegas keluar dengan motorku lalu ku lajuhkan motorku itu sampai kesekolah.


Setibanya disekolah semua sudah sepi hanya pak satpam yang ada diluar gerbang yang masih tertidur.


Aku pun terpaksa memanjat tembok disekolah, tiba-tiba saja aku melihat kearah lantai 2 yang ku lihat disana ada seorang murid yang dibully oleh geng artena adalah geng pembully yang ditakuti siswa/siswi karena yang memimpin geng tersebut adalah cowok-cowok keren yang di segani. Tapi berbeda denganku aku tak takut dengan geng tersebut karena diriku juga mempunyai geng yang tidak bisa diusik.


Geng artena takut dengan geng ku bukan karena mereka takut melawan wanita tapi mereka takut berurusan dengan keluarga prenando yaitu keluargaku.


Aku pun melompat pagar lalu berlari kearah lantai 2 aku menghampir geng mereka dengan keberanian. "Hemm, kenapa kalian membully lagi" ucap ku datar kearah mereka. Ketua dari mereka pun menjawab "kau itu cewek apa urusan mu dengan kami jangan menggaggu kami" ucap ketua itu.

__ADS_1


"Oh, tentu ada kau tau siapa aku bukan leo" ucap ku datar sambil menarik turun kan alis. Leo itu adalah ketua dari geng tersebut.


"Tentu tau, starla ketua dari geng scorpion yang ditakuti oleh seluruh siswa/siswi disini" ucap leo dengan nada ketus.


"Untuk apa kau kesini nona?atau kau ingin melindungi sih culun ini" ucap leo ketus,sambil menatap kearah lelaki culun dihadapannya itu.


"Hemm, tentu saja nona starla turun tangan, apa jangan-jangan ia suka lagi dengan cowok modelan kaya dia" ucap salah satu teman geng artena yang tak lain adalah revan solah-olah mengejek.


"Bisa saja" jawab temannya satu geng dengan tertawa yang tanda nya mengejek.


"Cukup kalian menertawakan ku " ucapku dengan suara meninggi.Ketika suara ku yang meninggi mereka langsung diam,lalu ketua dari mereka pun memecahkan keheningan.


"Kalau kau ingin dia selamat, maka kau harus berpacaran dengan ku starla" ucap leo dengan senyuman miring.


"Itu tak akan pernah terjadi leo:mimpi saja terlebih dahulu" ucapku datar kearahnya.


"Ok, deal " ucapku datar.


Terjadi lah perkelahian antara aku dan leo di ruang lantai 2 tersebut semua teman geng nya menjadi penonton.


Adu duel dengan sih leo yang selama ini menyimpan rasa kepada ku namun tak pernah aku menerimanya kini aku berkelahi dengan dia demi laki-laki asing yang tak ku kenal sama sekali.


Setelah aku dan leo berkelahi yang menang diantara kami adalah diriku starla Olivia prenando. Aku lah yang memenangkannya.


"Sudah kan, bahwa diriku menang jadi sekarang kalian pergi" ucap ketus starla.


Geng leo pun pergi, meninggal kan 2 orang tersebut.

__ADS_1


"Kamu gak papa kan? Apa ada yang luka" tanya ku kepada laki-laki tersebut.


"Aku gak papa,terimakasih atas bantuannya" ucapnya seorang pria dengan senyum manis dibibir nya tepatnya pria yang dia tolong.


"Syukurlah kalau gitu aku pergi du....... " ucap ku, namun di potong oleh lelaki itu. "Nama kamu siapa? "Ucap lelaki itu sambil memegang tanganku agar tidak pergi dari situ.


"Nama ku starla! Kalau kamu" ucapku sambil melepas pegangan tangan dari pria tersebut.


"Namaku Briyan " ucap lelaki tersebut sambil tersenyum manis. Walaupun laki-laki itu terlihat culun memakai kaca mata bulat itu ketika dia tersenyum manis dia terlihat tampan bagi starla.


"Kalau gitu aku pergi dulu" ucapku berlalu pergi sambil melambaikan tangan kearahnya dan juga tersenyum manis.


Aku pun pergi ke kantin karena memang sudah jam istirahat semua siswa/siswi berhamburan ke kantin, karena belum sempat sarapan pagi tadi.


Tiba-tiba


Mataku mencari kesana kemari dan aku menatap banggu dipojokan yang terdapat geng ku dengan duduk santai dan berbincang-bincang.


"Ko, ketua kita belum datang ya" ucap salah satu teman geng ku.


"Gak tau vin biasanya juga dia datang" jawab salah satu nya.


Entahlah


Briyan ialah Briyan ervano sanjaya pengusaha sukses yang memiliki banyak cabang perusahaan dimana-mana dan juga anak orang terkaya se-Indonesia sebelum keluarga starla Olivia prenando, keluarga yang menduduki pringkat pertama yang terkaya.


Apa alasan di balik ia berpura-pura menjadi culun?

__ADS_1


Entar di episode berikutnya.


__ADS_2