
Cieeee
Setiba di kelasnya semua siswa/siswi menatap kearah starla yang masih menggandeng tangan briyan, namun starla tidak tau bahwa tangannya masih dalam posisi menggandeng tangan pria tersebut.
"Hmm, kenapa kalian semua melihat kearah ku" ucap ku datar.
Tiba-tiba viona pun menatap tangan starla yang masih menggandeng tangan briyan lalu ia pun berkata"kapan ya Vina tangan kita gandengan mengedipkan matanya"ucap viona dengan memberi kode kearah Vina.
Vina heran dengan sikap viona lalu ia pun tau akan kode itu lalu melihat kearah yang dikodekan viona betapa terkejutnya.
"Hmm, bener vion gue mau dong digandeng kaya gitu smpai gak mau dilepas deh tangannya" ucap Vina dengan nada sindiran.
Ketika mendengar sindiran dari viona dan Vina starla pun sadar akan hal yang dilakukan nya lalu melepas gadengannya , dan berjalan cepat kemeja tempat duduknya dan mengambil buku serta menutup wajahnya yang menahan malu.
"Cieeeeee" ucap seluruh murid didalam kelas.
Briyan yang melihat starla yang menutup wajahnya dengan buku pun dibuat terkekeh"lucu"batin briyan lalu tersenyum tipis.
Rion yang melihat adik sepupuhnya tersenyum itu pun ikut tersenyum. Lalu ia pun berbisik kearah adiknya itu. "Hmm cieeee ada yang salting nih" ucap rion berbisik menggoda lalu dengan cepat kemejanya.
Wajah briyan pun seketika memerah seperti tomat.
Seluruh murid pun ikut menggoda "waww lihat deh briyan pipinya merah tuh, cieeeeee yang salting" ucap menggoda seluruh siswa membuat mereka terkekeh.
__ADS_1
Dengan cepat briyan kemeja nya lalu menutup wajahnya dengan buku menahan malu karena ia terus digoda oleh mereka.
"Kalau mereka jadian berarti kita dapat pj dong" ucap viona berteriak.
"Iya, bener" seluruh murid pun menjawab dengan berteriak senang.
"Seperti novel yang gue baca tadi malam yang judulnya ke ciput cinta Mr. Culun" ucap Vina dengan canda dan tawa.
Mereka semua terus menggoda briyan dengan diriku.
"Astaga, malu banget " batin ku yang masih mengingat tentang bagaimana tangannya yang menggandeng tangan briyan. Sama halnya disisi briyan juga seperti itu.
"Udah, stop kasian mereka masih dalam keadaan malu " ucap Vina datar.
Tiba-tiba ada Osis datang seperti membawa kabar.
"Pengumuman hari ini kalian boleh pulang karena guru sedang rapat" ucap salah satu kak Osis.
Lalu semua murid berhamburan keluar dari kelas.
Aku pun merubah wajahku menjadi cool kembali, sedang kan briyan menundukkan kepalanya karena masih menahan malu.
Kami pun keluar dari sekolah.
__ADS_1
"Lho la dimana mobil mu" ucap viona penasaran.
"Hehe, gue gak bawah mobil tapi motor gue ada di belakang gue ambil dulu" ucap ku cengengesan.
"Kenapa lala taruh motor nya dibelakang? " ucap briyan penasaran.
"Biasa dia terlambat bangun pagi" ucap Vina santay.
Briyan tau maksud dari perkataan Vina dan mengagukan kepalanya.
Setelah berapa menit pun muncul lah starla ayuk pulang.
"Tunggu la terus briyan sama siapa pulangnya" ucap viona.
Tiba-tiba saja ada rion.
"Dia pulang bareng gue" jawab rion datar. Seketika rion tau bahwa mereka penasaran jadi dia kembali berkata, "rumahnya searah sama gue" ucap rion singkat.
Mereka pun tidak curiga sama sekali dengan ucapan yang keluar dari mulut rion.
Mereka pun pergi dan pulang kerumah masing-masing.
next ke episode berikutnya.
__ADS_1