
Alika sedang berkutik dengan pekerjaan yang sangat menumpuk terlebih lagi ia sangat malas untuk menggambar karna ia telah kehabisan ide untuk gambar tersebut.
Namun tiba - tiba ia teringat dimas sehingga ia menelvon kekasihnya namun tak ada jawaban dari dimas , alika tak ambil pusing karna mungkin dimas sedang tertidur , sedangkan dibenua lainnya dimas sedang berkeliling mencari cincin untuk melamar kekasihnya karna menurutnya sekarang adalah waktu yang tepat.
Boy sudah bangun dari tidurnya dan segera bergegas ke papi nya yang sedang berkutat dengan laptopnya.
Boy " pii, papi bisa engga bawa motor..?"
Adit " engga bisa papi mah naik motor lagian ngapain kamu nayain kaya gitu.?
Boy " OH berarti papi engga Keren karna engga bisa bawa motor kalah sama k'alika "
Adit " Lagian ngapain papi bawa motor itu bikin item boy kamu liat aja tu si supri item kan karna itu tu kebanyakan naik motor boy "
Boy " tapi pi kalo cowok naik motor itu keren "
Adit " kamu itu keturunan papi boy tanpa naik motor gede pun kamu udah dasarnya cakep"
Boy " Terserah papi ajalah yang penting boy mau punya motor pi "
Adit tidak menghiraukan anaknya tersebut dan kembali memulai pekerjaaannya, sedangkan alika setelah ia menyelesaikan kerjaaannya iya bergegas untuk bertemu raka.
Raka " lu Lama banget sihh ka, gua sampe bulukan disini "
Alika " ya sorry gua kan engga penganguran kaya lu yang bisa langsung pergi "
Raka " Ya udah yukk, kita pergi makan gua laper lu engga akan balik kerumah dulu kan.? "
Alika " engga, gua ikut lu aja lagian dirumah engga ada siapa " males gua pulang "
Mereka pun bergegas meninggalkan butik alika untuk mencari tempat makan sedangkan disisi lain terlihat sosok laki - laki yang sedang melemparkan segala barang yang ada diruangannya...
Rey " lu tu gimana sihh masa cari cewek aja engga bisa, ini udah 3 tahun dari waktu yang gua suruh dik "
Dika " sorry rey"
Sebenarnya rey adalah laki - laki yang sangat hangat bahkan ia lah yang selalu membuat keluarganya tersenyum namun setelah suatu hal yang membuat dirinya menjadi sosok yang berbeda dengan sebelumnya , sedangkan alika dan raka telah sampai dicafe yang mereka inginkan.
Raka " lu mau makan apa ika..? "
Alika " gua apa aja lah yang penting gua makan "
__ADS_1
Raka " oke tunggu bentar ya "
Namun saat ia berjalan untuk memesan makanannya iya tak memesan dan berjalan menuju dua orang yang terlihat sangat dekat.
Raka " gila ya lu , tega nyakitin gua " sambil menunjuk Karrah wanita tersebut yang merupakan pacar dari raka
Gigi " By ini engga kaya gitu ko dia tu cuman temen aku doang by, percaya ya sama aku "
Raka " sorry gi, lu tau kan gua tu paling engga suka dibohongin, dan mulai detik ini kita putus " lalu meninggalkan mantan kekasihnya dan langsung menarik tangan alika untuk pergi dari cafe tersebut.
Alika " sabar ya ka , gua nyakin lu pasti dapet yang lebih baik ko dari dia "
Raka " iya gua tau , sorry ya gara - gara gua lu jadi gk jadi makan ya.? "
Alika " kalem kali kaya kesiapa aja, dah lu setop depan ada tukang pecel lele tu gua jadi pengen makan itu "
Raka " oke " sambil menjalankan mobilnya menuju tempat tersebut.
Renata sedang melihat tayangan televisi yang menayangkan kuliner makanan tentang nasi pecel sehingga dia langsung memanggil adit.
Renata " Adittttttt, kebawah kamu sekarang mamah mau omng sama kamu "
Adit " iya ma kenapa..? "
Renata " cepet bener kamu turun dit..? "
Adit " ya gimana engga cepet - cepet turun orang mama teriak nya kenceng bangt "
Renata " masa sihh.? perasaan mama panggilnya juga pelan kamu aja paling yang lebay "
Adit " udah ahh ,tadi mama manggil adit kenapa..? "
Renata " tadi mama nonton tv dit, terus itu tu lagi nayangin pecel lele "
Adit " terus kenapa ma.?? "
Renata " kamu beli sana mama jadi pengen makan itu, hehehe "
Adit " engga ahh mah, adit sibuk mama suruh yang lain aja " sambil berjalan pergi namun terhenti karna ucapan Renata " kamu mama sumpahin jadi duda seumur hidup dit..? adit yang mendengar hal tersebut pun langsung berbalik dan mengambil kunci mobil untuk membeli makanan tersebut namun didepan ia bertemu dengan anaknya.
Boy " papi mau kemana pi. ??"
__ADS_1
Adit " papi mau beli pecel lele boy "
Boy " boy ikut pi ,tapi tunggu dulu boy mau ganti baju dulu biar ganteng biar engga kaya papi kaya orang engga pernah mandi "
Adit hanya menatap anak nya tersebut yang selalu meledeknya namun seketika ia sadar akan penampilannya yang memang acak - acakan dan masih menggunakan piama sedangkan rambut nya pun belum ia sisirr Adit " Ya ampun ini gua!!!! jelek bangt pantes aja anak gua nyebut gua gembel " ia pun segera kembali kedalam rumah untuk bersiap terlebih dahulu.
Renata " ko cepet baliknya dit..?? "
Adit " belum pergi ko mah adit baru sampe depan "
Renata " terus kenapa balik lagi..? "
Adit " adit mau mandi dulu ma kalo aja ada yang kecantol jadi mantu mama, hehehe" Renata hanya menggelengkan kepalanya melihat anak nya tersebut.
Akhirnya boy dan adit telah selesai dengan dandanan meraka dan segera bersegas mencari makanan tersebut namun tak ada satu pun restoran yang menjual makanan tersebut sehingga mengharuskan mereka membelinya dikedai makanan biasa setelah selesai dan memarkirkan mobil mereka segera bergegas turun namun boy melihat orang yang ia kenali langsung memanggil mereka...
Boy " om raka sama tante alika makan disini..?? "
Alika " ehh boyy Papa kamu ??? ko bisa disini..?? jangan bilang kalo kamu ilang lagi!!!!
Boy " engga ko tante boy sama papi kesininya itu papi boy lagi mesen didepan "
Raka " boy, kamu kalo jalan - jalan atau lagi mau pergi bilang dulu ya takutnya papi kamu engga tau kamu disini yaa "
Boy " oke omm "
Dan benar saja apa yang dikatakan oleh raka saat ini adit rasanya sangat gemas terhadap anaknya tersebut yang entah pergi kemana namun ia mendengar seseorang yang memangggil nama anak nya didalam Kedai sehingga ia langsung menyusul nya kedalam.
Adit " boyy, kamu kebiasaan deh pergi engga bilang papi kan jadi parno kamu Ilana lagi, lain kali jangan gitu ya bos papa belum mau mati muda "
Boy " iya pi, maafin boy "
Alika yang sudah selesai dengan makannya pun melihat bagaimana rupa Papa boy tersebut dan langsung berteriak menuju Karrah adit..
Alika " Ya ampun gua ketemu lagi sama ni om - om yang nabrak gua pas dibandara "
Adit " heyy kamu anak kecil, bisa tidak suara kamu itu dikecilin ini bukan dihutan kali "
Alika " lahh terserah gua dong mulut - mulut gua kenapa Lo yang sibuk "
Adit " dah ahh gua males ngeladenin orang gila kaya lo " sambil menarik boy untuk segera menjauh dari tempat tersebut.......
__ADS_1