
Aber pun terkejut,melihat laki-laki yang baru saja turun dari mobil nya,laki-laki itu tampak lebih tua 7 tahun dari diri nya,dia mengendarai mobil Jazz berwarna hitam.Lalu tak lama kemudian,Vivi pun keluar dari rumahnya.
"Sebenarnya Vivi pergi kemana yaa,kenapa dia bisa pergi bersama laki-laki lain?" (Bertanya-tanya dalam hatinya)
Aber pun berinisiatif mengikuti mobil mereka dari belakang yang dikendarai oleh laki-laki tersebut.
Vivi adalah seorang perempuan yang cantik,putih dan memiliki tubuh ideal,dia sekolah di ****SMPN** 11 PADANG**,sama dengan Aber,tetapi Aber kelas 2 SMP,sementara Vivi kelas 1 SMP.
Awal mula mereka pacaran adalah,ketika Aber hampir menabrak Vivi dengan mobil nya.Pada saat itu lah Aber menyukai Vivi pada pandangan pertama,begitu pun sebalik nya dengan Vivi.
Ternyata Vivi dan laki-laki itu berhenti di sebuah Mall
"Mereka mau ngapain ya disini ?" (tanya Aber yang mulai penasaran)
Mereka turun dari mobil,dan Aber pun masih mengikuti mereka dari belakang.
Vivi berhenti di sebuah toko tas,dan membeli sebuah tas yang mahal.
Aber yang melihat pun sempat tak mempercayai nya.
Lalu Vivi dan laki-laki itu masuk ke sebuah toko sepatu,dan membeli sepasang sepatu.
__ADS_1
"Kenapa Vivi jadi seperti perempuan matre gini ya sekarang?Padahal setiap pergi jalan dengan ku dia tidak pernah minta beli apa-apa ?" (pikir Aber)
Setelah mereka selesai berbelanja,laki-laki itu pun mengajak Vivi ke tempat karaoke,selangkah menuju pintu masuk karaoke,Aber pun menghampiri dan menghenti kan langkah mereka.Aber tidak terima pacarnya di rangkul oleh laki-laki lain,sedangkan dia dan Vivi saja saat berjalan di depan umum pun hanya bergandengan tangan.
"Vivi" (Teriak Aber)
Vivi pun menoleh ke belakang,dan terkejut,bahwa yang memanggilnya itu adalah **Aber.
"Aber**" (sapa Vivi dengan gugup)
"Sedang apa kamu di sini?". (tanya Aber dengan suara lantang).
" Aku lagi temanin teman aku kesini"(jawab Vivi)
"Oh,,,bagus yaaa...(sambil tepuk tangan)
Kamu bisa pergi temanin dia belanja dan karaoke,sementara aku tidak!"(sambil menunjuk ke arah laki-laki tersebut).
"Oke,sekarang kamu lanjutin saja jalan nya sama dia,dan kita putus!" (ucap Aber sambil berlalu pergi )
Vivi yang mendengar kata putus dari Aber pun syok seketika hati nya hancur berkeping-keping.
__ADS_1
Flashback selesai.
"Emang kamu ga' lihat aku lagi sam siapa" (jawab Aber).
Vivi pun hanya bisa terdiam saat aku dan Aber berlalu pergi meninggal kan nya.
Aber pun sudah tidak memiliki Mood untuk berkumpul dengan teman yang lain,dan memilih untuk duduk di kursi paling pojok,aku pun mengikuti Aber dari belakang.
"Dia siapa ber?"(tanya ku secara berhati-hati sambil duduk di kursi sebelah kursi Aber)
"Dia mantan ku,yang sudah mengkhianatiku"
"Truss??"
"Dia selalu menghubungi ku untuk balikan"
"Ya bagus kalau gitu,kalau kamu masih mencintai nya kenapa ga' coba baikan lagi" (saran ku)
"Tapi aku takut dia mengkhianati ku lagi" (kata Aber dengan mata berkaca-kaca sambil memeluk ku)
"Jujur aku masih sayang sama dia,tapi aku selalu teringat atas kejadian yang dia perbuat pada ku" (Aber pun mulai menangis)
__ADS_1