
Pagi hari nya sebelum aku berangkat ke sekolah,aku menyempatkan untuk mengirim pesan kepada Heru.
"Hy,lagi apa?"
"Ni lagi sarapan,
Oh ya...kamu sendiri?
" Ini aku lagi jalan mau pergi ke sekolah"
"cepat amat,emang nya kamu ga' naik angkot ?"
"Ga',aku dah biasa jalan kaki,kamu sendiri?"
"Sama,aku juga jalan kaki ke sekolah"
"Waahh...jodoh dong kita berarti"(ngarep) :D
" Hehehehe,,bisa aja kamu"
"Bisa apanya ?"(pura-pura nanya)
" Ga' ada,
yaudah ya...Aku baru selesai sarapan,aku mau berangkat ke sekolah dulu,aku ga' bawa hp soal nya ke sekolah"
"Ok"
Ternyata Heru selain ganteng,anaknya juga baik,dan juga ga' sombong.
Dipertengahan jalan,aku bertemu dengan Elsa yang lagi berjalan kaki sedang menelpon.
"Doorrrr...."
"ihh Manda.....Dasarr kurang kerjaan"
Aku pun ketawa melihat expresi wajah Elsa.
"Lagi nelpon siapa sih pagi-pagi gini?"
__ADS_1
"Kepo dehh"
"Yadeehhh,,,kagak nanya lagii"
"ih gambek....Jangan ngambek dong!"
"Ga' kok,aku ga' ngambek,tapi ntar pas jam istirahat aku main ke kelas kamu ya??"
"Ngapain ???
Mending kita ke kantin aja duduk"
"Tapi aku mau nya ke kelas kamu" (bujuk ku pada Elsa)
"Yadeehhh...Terserah kamu ajaa...Ayo buruan jalan,ntar kita telat lagi".
Di depan gerbang,tanpa sengaja,aku bertemu Heru.
Tapi sayangnya,Heru cuma menyapa Elsa saja.Sementara aku di abaikan saja!
" Hay sa"(sapa Heru sambil memberikan senyuman tipisnya pada Elsa).
"Ayookk"
"Manda,aku duluan yaa,,,,dahhhh" (sambil melambaikan tangannya).
Aku pun berjalan sendirian ke kelas.Sampai dalam kelas.Mood aku lagi ga' baik,tiba-tiba ada seorang teman,yang duduk di belakang ku,sambil menjahili ku,yang menggoyang-goyangkan kursiku.
Namanya Nurdi
Berkulit putih,tinggi badan sekitar 160 cm,berat badan 55 kg.
Secara reflek,aku memukul tangan nya dengan menggunakan rol besi.
*Plaakkkk...
Bunyi rol pun berbunyi keras,hingga membuat tangan teman ku itu berdarah.
"Auww" (rintihnya menahan sakit)
__ADS_1
"Makanya jadi orang jangan jahil"(dalam hati sebenarnya aku merasa bersalah karna telah memukul nya).
Dia pun terdiam,
Bel pun berbunyi...
Tanda pelajaran sudah mau di mulai.
"Pagi anak-anak," (sapa guru matematika.Dan di belakangnya ada seorang gadis pindahan yang masuk ke kalas kami)
"Baiklah anak-anak,hari ini kita ada kedatangan siswa baru,pindahan dari Jakarta".
" Silahkan ananda,perkenalkan dirinya"!
"Ya buk" (jawabnya lembut).
"Selamat pagi semua,perkenalkan nama saya Dini Agnesia,saya pindahan dari sekolah 38 Jakarta.Mohon bantuannya (sembari menundukan sedikit badan nya,seperti memberi hormat)
Dini Agnesia berkulit putih.
Tingginya lebih dari 165
berat badannya pun ideal,bulu mata nya melentik,dan hidungnya pun mancung.
Ketika istirahat siang,semua mata tertuju pada arah Dini,dini bak Bunga kembang di sekolah pada saat itu di gerumunin semua siswa.
Salah satu dari murid laki-laki memberanikan diri untuk bertanya pada Dini.
"Hey,salam kenal," (sambil berjabat tangan)
"Aku Riko,dari kelas 7D,kamu anak pindahan ya?
kenapa pindah kesini" (tanya Riko).
"iyaaa....kebetulan Ayah aku pindah dinas ke Padang,jadi aku juga ikut"
"Oh begituuu,,semog kamu betah yaa,,sekolah di sini"
"Iya Riko,terima kasih" (sambil memberikan senyuman manis nya ke pada Riko".
__ADS_1