
"Jujur saja nda,aku benar-benar sayang sama Aber,aku belum sempat jelasin semua nya ke dia,tapi dia dah putusin aku"(ungkap Vivi sambil menangis)
Aku yang melihat Vivi menangis pun juga ikutan sedih.
" Kalau kamu sayang sama Aber,kenapa kamu khianati Aber ?"(tanya ku pada Vivi)
"Aku ga' pernah khianati Aber nda,aku terpaksa melakukan itu semua,karena orang tua aku"
"Maksud kamu apa vi ?
Orang tua kamu ngejodohin kamu ?"
"Bukan,mama aku sakit nda,setahun yang lalu papa aku meninggal,sejak itu mama aku yang harus bertanggung jawab atas keluarga kami,aku pun juga punya seorang adek,aku ga' tega lihat mama aku harus kerja dari pagi hingga malam,bahkan,ketemu mama pun aku jarang,karna mama sering pulang larut malam.Akhirnya mama aku jatuh sakit nda,aku ga' punya uang buat berobat mama"(sambil nangis)
" Trus hubungan mama kamu sakit dengan semua ini apa vi?"
"Aku ga' ada pacaran sama Ardi nda.Aku dekatin dia cuma uang nya ajaa,aku beli semua barang-barang mahal,lalu di belakang dia,aku jual semua barang-barang tersebut,karna aku butuh uang untuk berobat mama aku"
" Bukan nya Aber juga anak orang kaya vi?".
"Iya nda,tapi aku ga' mau minta uang dari Aber,aku takut dia akan berfikir kalau aku cewek matre,dan dia ninggalin aku,
Sekarang kamu dah tau kan nda,kenapa aku seperti ini,aku cuma minta satu hal sama kamu nda,tolong jauhi Aber,aku ga' bisa lihat Aber dekat sama cewek lain"
"Iya vi,aku ngerti"
__ADS_1
"Yaudah ya nda,aku dah ceritain semua nya ke kamu,aku harap kamu ga' ngecewain aku,dan makasih kamu dah ngertiin aku.
Aku pulang dulu"
Malam harinya,ada panggilan telpon masuk dari No yang tidak aku kenal,karena aku berfikir ada sesuatu yang penting,lalu aku mengangkatnya.
"Hallo Manda"
"Iya,ini siapa?" (tanya ku)
"Masa' kamu lupa,kan kemarin malam kamu yang ngasih No kamu ke aku?"
"Ohh Aber,maaf ber,aku ga' tau,soal nya ga' ada nama di kontak hp ku"
"Ga' ada,lagi tidur-tiduran aja,kamu sendiri lagi apa?
" Aku lagi santai di depan teras rumah"
"Ooh,,gimana hubungan kamu sama Vivi ??"
"Ga' usah di bahas ****nda****,aku ga' mau dengar namanya"
"Yaudah,,,ngomong-ngomong kamu ada perlu apa nelpon aku ber ?"
"Pengen ngajak kamu jalan besok sehabis pulang sekolah,gimana nda?Apa kamu bisa ?"
__ADS_1
"Hmmmm,,,aku boleh ngajak teman aku juga ga' ber?"
"Tentu"
"Yaudah ya ber,aku matiin dulu HP nya,kamu istirahat gi,dah malam"
"Iya nda".
Disisi lain,Aber sedang duduk sambil memikir kan Vivi.
"Andai saja Manda itu Vivi,pasti aku kan senang,tapi kenapa yaa??Vivi tega ngelakuin itu pada ku??Memangnya aku kurang baik apa ya sama dia ?Yasudah lah,mungkin memang ini yang terbaik"(ucap Aber )
**KE ESOKKAN HARINYA
Disekolah** pada saat jam istirahat.
"Nda,ke kantin yuk" (Ajak Dini)
"Aku ga' laperr"
"Yaudah,kamu temanin aku aja belanja nya"(Bujuk Dini)
"Yaudah yaudaahhh,aku temanin".
Aku dan Dini pun berjalan menuju kantin.
__ADS_1