
"Ayu...... ayu........ Ayu...... "
"Astagfirullah waduh suara apa itu. "
aku terbangun setelah sayup sayup mendengar suara orang memanggil.
paling mimpi aku. Kamar kost lantai 2 , pintu gerbang dikunci siapa yang naik.Aku kembali memejamkan mata.
"Stttt..... Ayu.... yu..... Ayuu.... "
Ah bukan mimpi juga bukan halusinasi tapi kok....
jangan jangan kost ini BERHANTU. Waduh kok gini amat nasib. Niat nemenin teman e hantu ikutan minta ditemenin. ku lirik Wiwin tak bergerak. Masih tidur dengan pulas nya. Masak iya cuma aku yang ditakutin. Apa karena aku baru menginap pertama kalinya.
Bismillah Ya Allah. lanjut ku baca doa ayat kursi.
Doa keselamatan. Doa sapu jagat. Bahkan Doa makan sekaligus ku lafalkan dalam hati. semoga hantunya mendengar walau cuma ku ucap dalam hati.
Tu kan aman g ad lagi suara memanggil. Akhirnya setan, hantu peri perayangan penunggu kost kostan pergi. Alhamdulillah. Aku kembali memejamkan mata. Dan menarik selimut sampai menutup kepala.
"AYU..... "
PLETAK. PLETAK
au apa ya kok sakit. kena badan aku. aku raba raba , lho kok batu kecil.Masak iya hantu bisa lempar batu.
"Ayu ini aku arka tolong buka pintunya. "
" Ha Arka. "
Ber gegas aku bangun. Sambil mengucek ucek mata aku melihat kearah jendela kaca yang tak ber gorden dan berlubang O ya Arka. Kok dia ada diluar.
"Tolong Ayu buka pintunya, aku kedinginan. "
__ADS_1
"E maaf ya sebentar ya".
" Kok cepet banget pulangnya dari Bali. " Tanyaku merasa aneh ketika Arka sudah didalam kamar
" tidak jadi berangkat. Bis nya tidak datang. "
"Bisa tolong bangunin Wiwin. Kasian Anak anak kedinginan di luar. "
" O. ya maaf. Win win bangun".
" Kenapa ayu, sudah pagi ya. Perasaan baru tidur sebentar".
" Bukan, kunci pintu gerbang dimana, Wiwik tidak bisa masuk".
"Lho sudah pulang, cepat banget perasaan baru 3 jam kok sudah nyampe rumah lagi " jawab Wiwin sambil lihat jam.
"Kami tidak jadi berangkat " jawab Arka
"'Ya sebentar..... " Win keluar membuka pintu gerbang. Kost nya Wiwik memang dilantai 2 tapi bawah adalah rumah pemilih kost. Jadi kost yang cuma satu satunya itu berada dibelakang dapur pemilik kost dengan pintu gerbang kost disamping dekat dapur. Sedang kanan dan depan kost ada tembok pembatas dengan kost kost milik tetangga.
Bahkan pernah kost 2 W ini dilempari tomat busuk tetangga kost depan gara gara mereka berdua karaokean. berisik kata mereka.
"Dasar Si Didik dajal, laknat, tak tau adat bisa bisanya ngerjain orang.... " omel Wiwik sambil masuk kamar.
"Kenapa Wik, ? " Tanyaku
" Tidak jadi berangkat Si Didik tidak dapat bis."
"Kok gak bilang kalo gak jadi tadi Didik?. " tanyaku
"Anak satu itu memang keterlaluan. " Jawab Arka
Sedang Faisal cuma diam, mungkin karena mengantuk.
__ADS_1
"Kok para cowok malah kesini, gak pulang? " tanya Win
"Malu terlanjur pamit mau jalan jalan malah tidak jadi, merek disini sampai besok sore. Makanya diam jangan berisik ketahuan ibu kost bisa gawat.Cowok sebelah sana dekat pintu tidurnya , cewek pojok sini "perintah Wiwik.
Kami pun patuh. Karena sudah mengantuk aku pun sudah tidak memperdulikan mereka. Aku tidur dekat Wiwin.
Subuh, aku terbangun. lho kok malah Wiwik cekikikan sambil ditahan.
Aku lihat Wiwik dan Arka sudah bangun.
" Kok sudah bangun, Wik. '
"Sudah bangun apaan, belum juga tidur. " Jawab Wiwik sewot
" Kok gak tidur, gak ngantuk? "
" Bagaiman bisa tidur, jika semalaman capek benerin selimut kamu, kamu tu cewek tapi tidur tidak bisa diam. Mana ****** ***** kamu kelihatan kemana mana. Semalaman aku tu sama Arka tertawa melihat ****** ***** putihmu.
"Masak sih.. "
"Liat aja sendiri jika posisi tidur kamu kedua paha terbuka".
O ya aku lupa jika aku memakai kulot merah lebar sebatas lutut, jika di posisi seperti yang disebutin Wiwik tentu saja dalaman aku kelihatan.
Dan parahnya lagi Arka tersenyum penuh arti melihat perdebatan ku dengan Wiwik.
"Dan baunya itu lho.... nempel di hidung. ha..... ha..... " goda Wiwik
"Ha..... Ha... " Arka pun ikut tertawa.
YA Tuhan malunya....
Ingin rasanya menghilang sebentar jika boleh.
__ADS_1