
Happy reading ☺☺☺
Bagas
flasback on
Waktu itu di sebuah sekolah taman kanak-kanak terlihat seorang anak kecil sedang bermain dengan riang ia berlari, bermain ayunan dan prosotan, Dia adalah Dio, dari kejauhan Bagas memperhatikan setiap tingkah lucu dan menggemaskanya bocah kecil itu, kemudian Bagas menghampirinya dengan berpura-pura memberikan mainan namun disaat Dio mengambilnya tanganya terluka dan darah Dio di ambil untuk tes DNA.
"ternyata benar kamu anaku, kamu jagoan ku, tunggu papa nak sebentar lagi kita akan bersama selamanya" Ujar Bagas setelah melihat hasil tes DNA tersebut.
sejak saat itulah Bagas mulai mengganggu kehidupan Maya lagi, mulai dari mengirim foto Bayu juga foto Maya dan Dio di kebun binatang.
flasback off
****
Caca dan Risma sampai di lokasi syuting mereka berdua langsung menuju tempat take meski pun masih sedikit sakit tapi Risma harus tetap kerja karena selama dia sakit banyak adegan yang terkendala.
"Hai Bay" tegur Risma
"eemm" jawab Bayu singkat
"Bayu kenapa sih,kok jawabnya gitu apa aku ada salah ya sama dia" fikir Risma
Selama syuting berlangsung Bayu lebih banyak diam dia hanya bicara kalau ada sence saja,Risma semakin heran dengan Bayu akhirnya ia menemui Bayu dan menyapanya.
"kamu kenapa sih Bay?"
"ga papa, o ya Ris aku mau ngomong sama kamu, nanti malam aku tunggu di cafe xx ya, kamu datang sendiri" setelah itu Bayu berlalu meninggalkan Risma sendiri.
Jam menunjukan pukul 18.00,syuting telah selesai Risma kembali ke kamarnya dan bersiap pergi ke cafe sementara Caca pulang ke apartemen.setelah selesai risma segera turun ke bawah tadinya Risma akan berangkat sendiri tapi di lobi dia bertemu dengan Bayu akhirnya mereka berangkat berdua, keduanya menaiki mobil milik Bayu. Di dalam mobil suasana menjadi hening, tidak ada yang memulai pembicaraan, akhirnya Risma memberanikan diri untuk bicara
"kamu kenapa sih, kok diem aja?"
__ADS_1
Ciiittt
Mobil berhenti mendadak, Bayu meremas kmudi dengan kuat mendengar Risma bicara kemudian ia menoleh kearah Risma yang ada disampingnya
"sebaiknya kamu diam saja, dasar cewek murahan, mau-maunya di peluk sama laki-laki ga jelas" Bayu sudah tidak bisa menahan amarahnya
"ma k sud kamu apa?"
"ahhh udahlah jangan sok polos, kemarin waktu di apartemen aku liat kamu pelukan sama cowok, kalian terlihat mesra" jawab Bayu to the point
"siapa yang pelukan? lagi pula kalaupun aku pelukan sama cowok apa hak kamu marah-marah sama aku"
"aku ga suka kamu di peluk-peluk sama cowok lain, aku cemburu" jawab Bayu kelepasan karena ia sudah tidak bisa menahan cemburunya
"apa?"
"e e mmm, ya,ya aku cemburu kamu dekat-dekat sama cowok lain, aku suka sama kamu, aku sayang sama kamu Ris" akhirnya Bayu mengungkapkan perasaannya sama Risma
Risma terlihat shock mendengar ungkapan Bayu
"aku serius Ris, aku sayang sama kamu"
"Oke,terus gimana sama istri kamu, aku ga mungkin jadi pelakor dan menyakiti istri kamu"
"ga akan ada yang tersakiti kamu bukan pelakor karena aku yang meminta kamu untuk jadi kekasihku, jadi kamu ga salah dalam hal ini" Bayu mencoba membujuk Risma
"tapi tetap saja di mata orang aku akan jadi pelakor"
"untuk itu untuk sementara waktu jangan ada yang tau dulu hubungan kita, cukup kita saja yang tau, nanti kalau sudah tiba waktunya aku sendiri yang akan mengumumkanya kepada semua orang, termasuk memberitahukanya kepada istriku"
"sebenarnya aku juga mencintaimu" jawab Risma sambil menganggukan kepalanya malu-malu
"terimakasih sudah mau menjadi kekasihku walaupun.... " Risma meletakan telunjuknya di bibir Bayu
__ADS_1
"sudahlah, aku mengerti kalau posisiku hanya sebagai yang kedua"
"jangan bicara seperti itu aku sangat mencintaimu" Bayu memeluk Risma dan mengecup kening, pipi kiri dan kananya, kemudian kecupan itu berakhir dengan ciuman panas yang menandakan bahwa mereka sudah resmi menjadi sepasang kekasih
semua yang di katakan Bayu berhasil meyakinkan hati Risma kini mereka resmi menjadi sepasang kekasih, dan mereka melanjutkan perjalanan menuju cafe, dalam mobil Bayu senyum-senyum sendiri karena merasa sudah lega mengungkapkan perasaannya pada Risma dan tidak disangka Risma juga mencintainya.
***
Keesokan harinya Risma dan Bayu bangun dengan wajah ceria, di tempat tidur masing-masing mereka menatap langit-langit kamar dengan fikiran traveling kemana-mana membayangkan kejadian semalam, mereka masih tidak menyangka kalau hari ini adalah hari pertama mereka menjadi sepasang kekasih, walaupun mereka sama-sama tahu di depan sana akan banyak masalah yang menanti hubungan mereka.
tok
tok
tok
"Pagi-pagi ko udah kesini sih Bay? " protes Risma sambil membukakan pintu
"kenapa sih, emang ga boleh ketemu pacar"
"yaaa boleh sih tapi nanti kalau di liat orang gimana? "
"ga ada yang liat ko, kamu kenapa masih panggil nama aku sih, sekarang kamu adalah kekasihku apa ga ada panggilan sayang buat aku? " tanya Bayu menggoda Risma
"emang kamu mau dipanggil apa? "
"ya terserah yang penting bagus dan enak di dengar"
"eeemmm, gimana kalau aku panggil hubby aja, kamu suka ga"
"bagus, aku suka ko, dan kamu aku panggil honey ya? " lanjut Bayu.
setelah perdebatan tentang panggilan sayang kini mereka sarapan bersama, Risma memasak untuk yang pertama kalinya buat Bayu, di dalam kamar bescamp Risma semuanya tersedia, kini mereka berdua turun ke lokasi syuting dan bersikap biasa saja di depan semua orang, mereka harus profesional dalam bekerja.
__ADS_1
Hari-hari berlalu hubungan Risma dan Bayu semakin intens mereka selalu saja menyempatkan waktu berduaan di luar kadang Bayu mencuri-curi kesempatan dalam adegan yang mereka perankan sehingga adegan mereka tampak lebih nyata,tentunya itu di lakukan tanpa sepengetahuan orang-orang termasuk Caca.