
Happy reading☺☺☺
Didepan sebuah rumah mewah terlihat mobil berhenti dan turunlah sosok wanita cantik dengan gaun berwarna hitam yang terlihat sangat manis ketika digunakan olehnya, ya wanita itu adalah Risma, kini mereka telah sampai si lokasi syuting
"Ayo Ca, untung aja kita engga telat bahkan ini belum jam sembilan kita udah nyampe sini"
"Iya, kamunya aja yang parno, udah sekarang kita masuk yuk"
"siapa juga yang parno, aku cuma engga mau kalau kita sampai dicap jelek sama orang- orang"
"ya deh iya iya "
"kamu duluan deh Ca, aku mau ke toilet bentar"
"oke, aku masuk duluan ya.. "
Risma buru-buru berjalan menuju toilet tanpa memperhatikan jalan di depannya.
Bugh...
Risma menabrak seseorang
"Maaf aku buru- buru"
"makanya kalau jalan hati - hati dong! "
"iya, sekali lagi maaf ya... "
__ADS_1
"eh tunggu tunggu, kamu orang yang nabrak saya waktu di kantor produser kemarin kan,kamu hobinya nabrak ya...? "
"eeemmm" Risma tampak mengingat ingat kejadian kemarin
"eh iya ternyata itu kamu ya hehe, maaf ya... "
"iya gak papa, lain kali kalau kamu jalan liat liat dulu biar ngga nabrak kayak sekarang, masih untung ku nabrak aku coba kalau kamu nabrak preman yang badannya item tinggi besar terus serem lagi, terus kamu diapa2in? "
"iiihhh, kamu jangan nakut nakutin dong"
"O iya, kamu mau kemana dan mau ngapain di sini?"
"aku ada urusan disini, dan mau ke toilet tapi malah nabrak kamu, ya udah aku duluan ya udah ngga tahan ne"
"oke"
"Hai,kenapa kok bengong? "
"Ha ai"Risma sampai gagap karena terkejut"
"kamu kenapa? "
"oh, ini aku lagi mikirin gimana caranya bisa ngebangun camistri sama lawan main aku di film ini sedangkan aku ngga tau orangnya siapa dan bagaimana karakternya"
"emangnya kamu berperan sebagai siapa di film ini?"
"Aku berperan sebagai seorang istri CEO"
__ADS_1
"Oooo, kenalin aku Bayu, aku di film ini berperan sebagai seorang CEO"
"Haaah, jadi kamu lawan main aku di film ini"
"emmm bisa dibilang begitu sih, semoga kita bisa bekerjasama dengan baik ya dan proses syutingnya berjalan lancar aminnn"
"iya, aminnn"
*******
Ditempat yang berbeda, Maya sedang asyik mengajak anaknya bermain mulai dari bermain mobil-mobilan sampai bermain kejar kejaran, Maya sangat menyayangi Dio, dia tidak mau anaknya merasa kesepian selama papanya pergi jadi sebisa mungkin Maya membuat anaknya senang.
Lelah bermain mereka beristirahat sejenak.
"Bik, minta tolong ambilkan Dio susunya ya, sekalian ambilkan saya minum! "
"baik non tunggu sebentar ya"
Bik iyem keluar dari dapur membawa pesanan Maya , Dio meminum susunya dengan semangat karena ia sangat kehausan setelah bermain
"Dio sayanggg, sudah ya mainnya sekarang kita mandi dulu abis itu bobo siang ya sayang? "
"iya ma, tapi Dio mau bobo sama mama, mama temenin Dio yaaa!"
"iya sayang, mama temenin, yuk"
Begitulah rutinitas Maya sehari-hari ia hanya mengurus rumah dan Dio tentunya dibantu oleh bik iyem.
__ADS_1