
Happy reading βΊβΊπ
Setelah selesai makan siang Bayu dan Risma berangkat ke lokasi syuting bersama kini mereka sudah tidak peduli lagi dengan kesepakatan yang mereka buat di awal hubungan mereka bahwa hubungan mereka tidak boleh ada yang tau, setelah kejadian semalam mereka berdua sepakat untuk membawa hubungan mereka ke jenjang yang lebih serius lagi.
Mobil yang di kendarai Bayu dan Risma berhenti di area parkir lokasi syuting, mereka berdua turun dari mobil dan masuk ke dalam sambil berpegangan tangan orang - orang yang melihat terlihat heran dan mulai berbisik-bisik
"Ris, aku mau ngomong" caca menarik tangan risma menjauh dari Bayu
"ada apa sih ca? tanya Risma pura - pura ga tau
" kamu ada hubungan aoa sama Bayu, jangan bilang kalau kalian sudah.... ?" Caca menggantung pertanyaannya
"sudah apa ca?" Risma balik bertanya
"kalian sudah menjalin hubungan yang lebih dari sekedar lawan main, kalian sedang berpacaran? "
"maafin aku ca, aku ga bisa bohongin perasaan ku, aku sangat mencintai mas Bayu"
"tapi kamu tau kan Ris, kalau Bayu itu udah punya istri? "
"Iya ca, aku tau,tapi seperti yang aku katakan tadi bahwa aku sangat mencintai mas Bayu, dan dia juga cinta sama aku"
"iya, aku ngerti tapi apa kamu pernah mikir kalau kalian menjalin sebuah hubungan karier kalian bisa hancur dan kamu bakalan di cap sebagai pelakor"
"aku udah ga peduli sama karier aku, yang jelas sekarang aku harus ngejalanin ini karena aku udah terlanjur.... "
"terlanjur, terlanjur apa Ris?"
"te te terlanjur cinta sama dia" jawab Risma beralasan karena Risma ga mau caca tau soal kejadian semalam
"ya sudah terserah kamu deh Ris, yang penting aku sudah ngingetin kamu, nanti kalau ada apa2 kamu harus selsaikan sendiri, karena ini pilihan kamu"
caca kecewa dengan keputusan yang telah Risma pilih, tapi biar bagaimana pun Risma adalah sahabatnya dari dulu, dia ga mungkin ninggalin Risma hanya gara-gara masalah seperti ini, omongan caca tadi hanya karena dia kesal sama Risma tapi sebenarnya caca sangat menyayangi Risma, akhirnya caca pergi untuk ia ga mau perdebatannya dengan Risma berlanjut.
Risma berjalan ke arah Bayu sambil mengisap sisa air matanya ia ga mau Bayu melihatnya menangis, tapi dari kejauhan Bayu sempat melihatnya
__ADS_1
"kamu kenapa honye?" tanya Bayu setelah Risma berada di dekatnya
"aku ga papa ko"
"ayolah, jangan ada yang kamu sembunyikan dari aku"
"tadi caca marah sama aku"
"kenapa? "
"caca melarang aku untuk dekat sama kamu, apalagi sampai ada hubungan, dia ga mau kalau nanti aku di cap sebagai pelakor"
" ga ada yang akan bilang begitu sama kamu aku akan mengurus semuanya"
"tapi bagaimana caranya " tanya Risma penasaran
"sudah kamu tenang ya itu ga usah dipikirin, sekarang kita siap-siap buat take"
"ia mas"
Hari sudah semakin sore proses syuting pun sudah selesai kini Bayu dan Risma bersiap untuk pulang
"iya mas"
"Tapi sebelumnya aku anterin kamu pulang dulu ke apartemen, setelah itu aku langsung pulang ke rumah, ya sudah yuk" Bayu membukakan pintu mobil untuk Risma
"makasih mas"
mobil pun melaju dengan kecepatan sedang dan sampai di apartemen
"kamu hati - hati di jalan ya mas, aku masuk dulu" Risma akan membuka pintu mobil
"tunggu! "
Bayu menarik tangan Risma dan memberikannya ciuman sebagai salam perpisahan, setelah itu Risma masuk ke dalam apartemen dan Bayu melajukan kembali mobilnya menuju rumahnya.
__ADS_1
Beberapa saat kemudian Bayu sampai di rumahnya dia disambut oleh Maya dengan senyuman dan rasa bahagia karena melihat suaminya pulang ke rumah
"Kamu sudah pulang mas?" tanya maya
"em" jawab Bayu singkat
"kamu masih marah ya sama aku, aku bisa jelasin semuanya mas, aku ga mau hubungan kita jadi berantakan seperti ini, aku mohon mas maafin aku"
"kalau kamu mau di maafin sekarang jelaskan sejujur-jujurnya apa maksud pesan-pesan yang aku baca kemarin "
"ia aku akan jelasin semuanya mas, tapi kamu janji ga akan marah sama aku dan mau maafin aku"
"tergantung kalau kesalahan yang kamu lakukan sudah tidak bisa di maafkan makan kamu tanggung sendiri akibatnya"
"mas jangan bicara seperti itu dong"
"sudah sekarang jelaskan semuanya"
"baiklah aku akan jelasin, jadi dulu waktu kamu pergi syuting ke Lombok ada seseorang yang datang ke sini mencari kamu mas, dia bilang dia adalah teman kamu jadi aku persilahkan dia masuk walaupun kmu tidak ada dirumah, karena aku fikir ga baik kalau aku suruh dia pulang sementara dia adalah teman kamu, tapi... hiks hiks hiks"
"tapi apa? "
"tapi... dia malah menggoda ku, dan kami melakukan hubungan itu"
"jadi benar kalau Dio itu bukan anak aku?"
"hiks hiks maafin aku mas aku ga berani cerita masalah ini sama kamu"
"oke, aku maafin kamu karena ini bukan salah kamu sepenuhnya"
"makasih mas, kamu udah mau maafin aku"
"iya, aku akan menyayangi Dio seperti anak kandungku dan kamu masih boleh tinggal disini, aku juga tidak akan menceraikan kamu, tapi kamu harus siap di poligami"
Maya seperti di sambar petir mendengar Bayu mengatakan poligami, tapi dia sadar dirinya sudah melakukan kesalahan fatal selama ini jadi mau tidak mau dia harus bersedia di poligami, anggap saja sebagai penebus dosanya kepada sang suami karena sudah berbohong selama ini, masih untung Bayu tidak menceraikanya.
__ADS_1
Waaa lagi-lagi aku upx lama
maaf ya.... πππππ