
Hai reader's aku baru muncul lagi ne
semoga kalian semua sehat yaaaa
Waktu terasa begitu cepat berlalu, persiapan pertunangan Bayu dan Risma sudah hampir selesai, pertunangan mereka dilaksanakan secara sederhana hanya mengundang keluarga dan teman dekat saja, tanpa ada wartawan atau awak media karena meskipun Bayu sudah merasa siap mempublikasikan hubunganya dengan Risma ia tidak mau membuat Risma menjadi bahan omongan orang, jadi untuk sementara waktu pertunanganya mereka rahasiakan.
Siang itu Risma dan Bayu sedang berada di sebuah restaurant
" Mas kira - kira besok mba Maya dateng ga ya di acara kita? "
" Ga tau, terserah deh dia mau datang atau engga" jawab Bayu dengan nada ketus
" Kamu jangan ngomong gitu dong mas, biar bagaimanapun dia masih istri kamu"
" Mungkin bagi orang - orang aku ini adalah seorang wanita yang egois yang tega mengambil suami dari seorang istri, namun aku tidak bisa melawan takdir Tuhan karena mungkin memang ini jalan yang mesti aku tempuh dan aku harus menjalaninya karena ia adalah pemilik hidup dan matiku".
" Sayang, kamu kenapa ngelamun sih? " suara Bayu menyadarkan Risma dari lamunanya.
" Ga papa ko sayang, abis ini kita langsung pulang ya mas, aku mau istirahat"
" iya sayang, tapi mukanya jangan di tekuk gitu dong, mana senyumnya biar tambah cantik, kalau di tekuk terus nanti cantiknya ilang lhoo"
Setelah selesai makan Bayu mengantarkan Risma pulang ke rumahnya.
"Sayang aku masuk dulu ya... "
" Iya sayang, aku ga mampir ya aku langsung pulang besok aku jemput"
"Iya mas hati - hati di jalan ya..." jawab Risma sambil mencium tangan Bayu
__ADS_1
Mobil pun melaju, Bayu pulang ke rumahnya.
" Papaaaa" teriak Dio sambil berlari ke pelukan Bayu
" Wah anak papa harum banget, udah mandi ya? "
" Udah dong pa, kan biar ganteng kayak papa"
" Ya sudah sekarang kita masuk sudah sore, papa mau mandi dulu kamu main sendiri ya sayang"
" Oke pa"
" Mama kamu mana sayang? "
"Lagi di dapur mungkin pa"
Bayu berjalan ke arah dapur untuk menemui Maya
" Eh mas sudah pulang?"
" Aku kesini cuma mau nanya apakah besok kamu datang ke acara pertunangan aku sama Risma?"
" Aku usahakan ya mas" Ya Tuhan kuatkanlah aku menghadapi semua ini lirih Maya dalam hati
Sinar sang surya mulai terlihat di ufuk timur Bayu sudah bangun sejak subuh dan sudah mulai bersiap untuk menjemput Risma. Bayu sudah berangkat sebelum Dio bangun. Mobil Bayu melaju menembus dinginya udara pagi, beberapa saat kemudian mobil berhenti di depan rumah Risma.
" Tok tok tok " suara pintu di ketuk
Risma keluar dari balik pintu dan menyambut kedatangan Bayu
__ADS_1
" Mas " sapa Risma sambil mencium tangan Bayu
" Kamu sudah siap sayang kita berangkat sekarang?"
"Kamu masuk dulu mas aku ambil tas dulu, papa mama belum bangun"
"Iya sayang, aku tunggu di ruang tamu ya"
Tak lama kemudian Risma sudah kembali dan siap untuk berangkat.
" Ayo mas kita berangkat"
"Eh kalian sudah mau berangkat ya? "
" Iya mah, pah, nanti mama papa nyusul ya"
" Iya sayang, kalian hati-hati di jalan"
Beberapa saat kemudian Bayu dan Risma sampai di lokasi acara pertunangan mereka, walaupun pertunangan mereka sederhana tapi dekorasi ruangan terlihat indah dengan hiasan bunga warna warni.
" Mas aku siap-siap dulu ya" Risma masuk ke ruang make up
" Aku tunggu di luar ya sayang"
Sekitar satu jam kemudian Risma keluar dari ruang make up menuju tempat pertunanganya ia terlihat begitu cantik dengan gaun yang berwarna gold senada dengan jas yang di gunakan oleh Bayu. para tamu undangan sudah terlihat berdatangan, termasuk Maya, dia menyempatkan hadir di acara pertunangan suaminya dengan perempuan lain.
Acara pun di mulai kedua calon pengantin sudah saling bertukar cincin di saksikan oleh para tamu undangan
" Ya Tuhan kuatkanlah aku" lirih Maya dari kejauhan menyaksikan pertunangan suaminya
__ADS_1
" Mba maafin aku, semoga kita bisa menjalani semua ini dengan baik, Ya Tuhan maafkanlah aku karena telah menyakitinya" gumam Risma dalam hati.