
pagi pun tiba dan menunjukkan pukul lima pagi, yn sudah bangun dan sudah mandi dan berpakaian sekolah, dia harus menahan dinginnya air pada pukul lima pagi hanya karena tidak ingin di marahi oleh bibinya
tanpa melakukan semua itu juga, yn tetap di marahi pikir yn dan langsung terkekeh pelan, tapi yn harus kuat dengan keadaan ini, dia harus sekuat ibunya dulu yang mengandung dan melahirkan dirinya
ditambah lagi ibunya yang selalu di siksa oleh ibu tirinya yang sangat kejam, sangking kejamnya ibu tiri ibu yn, sampai turun lah kepada sang anak ibu tiri ibu yn anaknya adalah hee-min si bibi kejam yn
yn keluar dari kamarnya untuk mulai memasak, dan pada pukul enam yn baru memulai memasak, dia sedikit panik karena kesiangan bangun untuk memasak tapi dia santai saja
"garam? garam?, dimana?" tanya yn kepada dirinya sendiri dan mencari keberadaan garam di setiap inci dapur tetapi dia tidak menemukan nya
yn hanya menemukan wadah nya saja tanpa ada sebutir garam pun di dalamnya, yn menyerngit dahinya karena dia heran kenapa, kemarin garam itu penuh di wadahnya tetapi sekarang tidak ada sebutir pun di dalamnya
tidak ambil pusing yn pun mematikan kompornya lalu dia berjalan keluar untuk pergi menuju mini market
"garam, dimana ya" gumam yn yang tampak mengelilingi seluruh mini market itu, akhirnya dia menemukan garam di ujung rak mini market
sebelum membayar yn mengambil satu minuman kaleng kesukaannya yaitu Coca cola, lalu dia pergi menuju kasir untuk membayar dan pulang kerumahnya untuk melanjutkan memasak
"heyyy kau kemana saja, kita nunggu kelaparan disini!" bentak pamannya yang tidak suka melihat yn tersenyum
"iya aku mau masak ko, ini juga aku baru beli garam" ucap yn dengan tersenyum kearah pamannya lalu dia masuk ke dalam
PLAK!
"KAMU BISA KERJA GAK SIH, LIHAT ANAK SAYA, GARA-GARA KAMU MASAK GAK BECUS DIA JADI KAYAK GITU" teriak hee-min yang menampar pipi mulus yn
"maaf bi aku gak sempat bilang, dan aku jug.." yn yang tidak selesai karena di potong oleh bibinya
"BERALASAN SAJA, CEPAT KAMU MEMASAK, YANG BENAR!" bentak hee-min yang langsung pergi meninggalkan yn yang tertunduk dan terisak
"yn Lo kenapa sihh, mata Lo tipis banget en" ucap yn menyalahkan dirinya sendiri yang cengeng
__ADS_1
yn mengusap kasar pipinya lalu dia berjalan menuju dapur dan kembali menyalakan kompor lalu membumbui masakannya yang tadi
Yoonji menata makanan nya di meja lalu dia pun berjalan ke dapur dan masuk ke kamarnya untuk memakan sup yang dia buat diam-diam untuk dirinya makan
setelah makan yn keluar kamar lalu pergi untuk ke sekolah, tetapi ketika dia membuka pintu, dia di suguhkan dengan hujan yang sangat deras
"HEY TUTUP PINTUNYA PONAKAN SIALAN! bentak hee-min yang terdapat nasi di mulutnya tampak memenuhinya
"KALO LO BERANI AMBIL PAYUNG ITU, GUE JAMIN LO LENYAP DARI BUMI INI" teriak Lea yang melihat Yoonji ingin mengambil payung kuning yang ada di dalam ember dekat pintu
"SAYA SUDAH BILANG, TUTUP PINTUNYA, DAN ENYAHLAH, SAYA SUDAH MUAK MELIHAT KAMU DI SINI" teriak bibinya
PRANG!
"PERGI SIALAN!" teriak hee-min yang melempari mangkok berisi nasi kepada yn dan mengenai kepada yn
yn pun pergi hujan-hujanan, dia berlari tetapi dia tidak pergi ke sekolah, melainkan dia pergi ke pantai lalu dia duduk di sebuah batu besar dekat pantai
"aku merindukan eomma, kembalilah dan jemput aku ma, aku gak kuat di rumah itu, aku benci diriku sendiri ma" ucap yn di sela-sela tangisnya
"aku ingin kembali kepada Tuhan, kurasa tuhan tidak adil, aku ingin menemui tuhan dan menyusul mu eomma" lirih yn yang memejamkan matanya
tiba-tiba saja hujan itu seperti reda hanya di kepala yn saja, yn pun membuka matanya lalu mengernyit dahinya dan tangisan yang tadi beradu dengan suara hujan, kini hanya ada hujan yang bersuara
yn mendongak keatas lalu dia mendapati seseorang yang tengah memayunginya, lalu payung itu perlahan naik dan memperlihatkan seorang pria dewasa dengan memakai cardigan mantel berwarna cream
"kamu mau pergi dan merajuk kepada Tuhan?" tanya pria dewasa itu sembari melihat yn yang berdiri dan melihatnya dari ujung kaki sampai di kepalanya yang dia sedang payungi
"Anda siapa?" tanya yn yang penasaran kenapa pria dewasa itu bisa menemukan dia di sana
"saya park Jimin, ini kartu nama saya, simpan saja siapa tau bisa di jadikan kenangan atau tempat ketika kamu merindukan saya" ucap seseorang yang bernama Park Jimin itu sembari menyodorkan kartu nama kearah Yn
__ADS_1
yn melihat kartu itu, lalu dia menyimpannya di saku cardigan mantelnya
"kenapa kamu tidak sekolah, jika kamu memakai pakaian seragam sekolah?" tanya Jimin yang memperhatikan baju yn sedari tadi
"maaf tapi kenapa anda bisa ada di sini?" tanya yn dengan menatap wajah pria itu
"kebetulan saya juga sedang menenangkan diri disini, dan saya mendengar kamu berteriak" ucap Jimin yang mengingat dirinya dulu juga seperti itu, lalu dia terkekeh
"apa gue berteriak ya?" tanya yn kepada dirinya sendiri dan menunjuk dirinya sendiri
"hujannya sudah reda, jadi saya pergi dulu, jaga diri, jangan sampai kamu meloncat dari batu itu, dan berniat merajuk pada Tuhan, tuhan juga bakal balikin kamu kalo kamu merajuk padanya, dasar lemah" celetuk Jimin sembari berjalan menjauhi yn
yn memandang Jimin yang kini sudah tidak terlihat lagi, lalu dia mengusap matanya dan langsung pergi untuk berjalan-jalan karena dia bolos sekolah
"apa dia juga pernah ngalamin hal ini ya?" gumam yn sembari berjalan menuju taman, untuk menenangkan diri karena tadi dia keburu di temukan oleh Jimin
yn duduk sembari meminum Coca cola yang tadi dia beli dan tak sempat dia minum
"aishhh kita ketemu lagi" gerutu seseorang yang berada di belakang yn
yn menoleh dan melihat Jimin yang mengetuk keningnya lalu hendak membalikkan badannya tetapi yn memanggilnya
"ahjussi!" panggil yn yang tampak imut memanggil Jimin dengan sebutan "ahjussi"
"jangan panggil saya ahjussi, saya masih muda!" titah Jimin dengan nada dingin lalu membalikkan badannya dan duduk di samping yn
"eummm oraboni?" ucap yn yang melihat Jimin berada di sampingnya
"kamu memanggil saya apa tadi hahaha" ucap Jimin yang mendengar perkataan yn lalu tertawa terbahak-bahak
"kenapa, apakah salah?, katanya gak mau di panggil ahjussi" ucap yn yang heran karena Jimin yang tertawa
__ADS_1
BERSAMBUNG.....