Cintaku Bukan Cinta Mantanmu

Cintaku Bukan Cinta Mantanmu
Bab5. tidak jadi di hukum


__ADS_3

"aku tidak apa-apa, biarkan saja, terlambat artinya siap di hukum" ucap yn yang merasa merepotkan Jimin


"diamlah, ikuti saja aku" ucap Jimin dingin


"cihhh gimana mau ngikutin, gue aja di tarik sama dia" gumam yn yang masih dapat di dengar oleh Jimin


"saya mendengar apa yang baru saja kamu gumamkan" ucap Jimin ketus, tetapi dari ekspresi nya dia tampak tersenyum geli mendengar perkataan yn


"baiklah,maafkan saya tuan" ucap yn yang merutuki dirinya karena sudah meng gumamkan Jimin


sampailah mereka di depan gerbang, "yakin ahjussi bisa berhasil ngebujuk pak satpam yang tidak dapat di sogok?" tanya yn yang ragu


"tenang saja, saya jamin dia bakal luluh sama saya" ucap Jimin percaya diri dan mulai memanggil pak satpam


"pak!" panggilan Jimin mampu memanggil pak satpam, pak satpam yang tadinya duduk santai di posnya kini dia berlari Terbirit-birit untuk membuka gerbang sekolah


"oh iya ada apa tuan kesini, mau bertemu dengan ibu kepsek?" tanya pak satpam yang di balas gelengan oleh Jimin


"apakah dia boleh masuk ke dalam sekolah, tanpa di hukum?" tanya Jimin yang menunjuk yn menggunakan dagunya


pak satpam yang paham pun memberikan jalan masuk untuk yn, yn menatap heran kearah pak satpam yang tidak biasanya berbaik hati kepada murid yang terlambat


"saya titip dia sama bapak, tapi kalo dia sampai di hukum, ingatlah perkataan saya, bahwa anda akan menderita!" ancaman Jimin mempu membuat yn dan pak satpam merinding dan meneguk ludah mereka kasar


"b-baiklah tuan, saya akan antar nonna yn ke kelasnya tanpa ada hukuman untuknya" ucap pak satpam yang membuat Jimin mengacungkan jempol nya kepada pak satpam


pak satpam membungkuk hormat kepada Jimin yang sudah melajukan mobilnya yang tidak terlihat lagi


"nonna yn?" lirih pak satpam


"ada apa pak, kenapa bapak seperti itu?" tanya yn yang heran dengan sikap pak satpam yang menatap dirinya penuh rasa bersalah

__ADS_1


"saya minta maaf non, karena sudah menghukum non lebih dari sepuluh kali" ucap pak satpam yang menunduk dan hendak bersujud


"astaga bapak apa-apaan, astaga, bapak berdiri ayok, bapak kenapa, ada apa pak?" tanya yn yang menahan badan pak satpam agar tidak bersujud


"maafkan saya non" ucap pak satpam yang melihat sekilas kearah yn lalu dia hendak kembali bersujud dan yn kembali menahannya


"bapak udah!, mending bapak duduk aja di pos ya, biar aku bawain minum, atau bapak mau apa?" tanya yn


pak satpam menggeleng dan dia pun langsung menarik tangan yn untuk pergi ke kelas yn, dan setelah berada di pintu depan kelas yn, di ketuk lah pintu itu dan di bukalah pintu itu oleh pak satpam


"ibu, ada murid yang terlambat" ucap pak satpam yang memberikan jalan kepada yn agar yn bisa masuk


sebelum yn masuk pak satpam memberi semangat kepada yn, yn membalas dengan senyuman dan masuk ke dalam kelas


"eittsss, jangan duduk kamu, kamu harus di hukum!, kenapa bapak gak hukum dia saja, dia sudah lebih dari sepuluh kali terlambat sekolah" ucap Bu Mina yang menghadang yn agar tidak duduk di bangkunya


"ibu sini, saya mau bicara" ucap pak satpam, Bu Mina menghampiri pak satpam lalu dia menatap pak satpam yang juga menatapnya dengan tatapan serius


"astaga, yang benar pak" Bu Mina yang tersentak kaget ketika mendengar perkataan pak satpam


"iya, jadi sekarang nonna yn tidak boleh di hukum, kalo dia tetap di hukum kita akan mendapatkan masalah" bisik pak satpam yang khawatir


"baiklah pak, kita hanya perlu biarkan saja apa yang yn lakukan, jika yang yn lakukan itu berbahaya atau melakukan hal yang negatif, kita harus laporkan kepada tuan Jimin" bisik Bu Mina dan di setujui oleh pak satpam


pak satpam kembali ke posnya, sedangkan Bu Mina kembali masuk ke kelas.


"baiklah anak-anak, kita lanjutkan pelajaran tadi" ucap Bu Mina sembari menulis pelajaran nya di papan tulis


tidak lama setelah Bu Mina menulis pelajaran pertama, bel pun berbunyi, semua murid berhamburan keluar kelas, sebelum Bu Mina keluar


"huhhhh kurasa murid-murid ku tidak menyukai ku" lirih Bu Mina yang menghela nafas sembari membereskan buku-bukunya

__ADS_1


"yn?, kenapa kamu masih disini?" tanya Bu Mina yang melihat yn sedang mengerjakan tugas yang di tulis Bu Mina di papan tulis


"saya sedang menulis Bu, jadi saya gak istirahat" jawab yn lembut sembari tersenyum manis


"bukankah seharusnya kamu pergi ke mana saja, bahkan mungkin sebentar lagi makanan kantin jadi" ucap Bu Mina


"tidak, saya tidak akan ke kantin, karena saya sudah membawa bekal dari rumah, dan bukankah sudah jelas saya terlambat, tapi kenapa ibu gak hukum saya?" tanya yn yang heran sedari tadi dia di biarkan duduk dan mengikuti pelajaran


"tidak apa-apa, kalo begitu saya permisi" pamit Bu Mina yang keluar dari kelas yn


yn heran dengan sikap pak satpam dan Bu Mina kepadanya tetapi dia tidak ambil peduli, dia hanya pokus untuk nilainya agar dia bisa bersekolah di kuliah impiannya


"woyyy yeen, so pinter lu Sekarang" ucap Hani yang melihat yn di jendela


"apasih, orang lagi diem juga, Sono lu jauh-jauh" usir yn kepada Hani


"idihh, lu udah coba masuk kerja ke k-seolleongtang?" tanya Hani yang membuat yn melotot kearahnya


"apasihhh, pelotot-pelotot gitu, guekan jadi takut" ucap Hani yang berjalan mendekati bangku yn


"gue lupa, mau ngelamar kerja di sana" ucap yn yang masih melotot dan menampar jidatnya sendiri


"dihhh suruh siapa pikun" ucap Hani yang di pelototi oleh yn


"ehhh lu tau gak tadi pas gue kesini...." ucapan yn di potong oleh Hani


"lu terlambat kan, haha mampus Lo di hukum, tapi kenapa gue gak lihat Lo di lapangan atau di toilet ya" heran Hani yang menyadari yn seperti tidak di hukum


"itu masalahnya ni, gue tadi telat, nah pas gue mau masuk pak satpam langsung bukain gerbang dan dia langsung sujud gitu sama gue, tapi gue tahan, nah pas gue di Anter ke kelas sama pak satpam, Bu Mina mau hukum gue tapi, pak satpam langsung ngomong sama dia, tapi gue gak tau dia ngomong apa" jelas yn panjang lebar


Hani manggut-manggut mendengar perkataan yn, lalu dia pun menyadari sesuatu, "berarti pak satpam sama Bu Mina takut sama, siapa itu, yang suka sama Lo" ucap Hani yang mengingat-ngingat orang yang menyukai sahabatnya itu

__ADS_1


BERSAMBUNG......


__ADS_2