
"siapa jirt?" tanya yn yang mengerutkan keningnya sembari bangun dari duduknya dan kembali duduk di meja
"yang kayak om-om" ucap Hani sembari mengetuk-ngetuk dagunya sedang berfikir
"Jimin?" tanya yn yang di balas anggukan oleh Hani
"nah itu, kan dia suka sama Lo, jadi dia sogok pak satpam sama Bu Mina" ucap Hani
"gila tu pikiran Lo, emang sihh paman itu kaya, tapi gak mungkin suka sama cewek kayak gue" ucap yn sembari menoyor kening Hani
"kan bisa jadi yeen, secara lu kan cuantif" ucap Hani sembari mengangkat tangan nya dan langsung merangkul yn
"helehhh, bisanya juga lu bilang gue mirip monyet" ucap yn yang merubah tatapanya menjadi tajam
"hehe, lupain Napa, kan sekarang Lo udah jadi besti gue yang paling bohayyy" ucap Hani yang langsung mendapat tamparan di pan*tnya
"sakit" lirih Hani sembari mengusap pant**nya yang di tampar oleh yn
"lu nanti ada les kan?" tanya yn yang tidak merasa dirinya bersalah
"diam lu, mending gue otewe kelas dari pada sama Lo, sakit badan gue" ucap Hani yang turun dari meja sembari keluar dari kelas
"yak Hani tungguin, gue gak bakal gebugin lu lagi dehhh, tapi gak janji ya" ucap yn sembari menyusul Hani yang berjalan cepat di koridor
yn berlari menyusul Hani yang berjalan menuju taman sekolah, dia termenung di sana sembari melempar-lemparkan batu kearah ikan
"woyyy, mati tuh ikan kalo Lo kasih batu" teriak yn yang sedang mengatur nafasnya,lalu yn pun menghampiri hani
"ngambekan Lo" ucap yn
"bodo amat, pergi Sono lu" usir Hani sembari mengibas-ngibaskan tangannya
sedang asyik-asyiknya yn dan Hani saling diam sembari melempar batu kedalam kolam ikan, tiba-tiba saja bel masuk berbunyi, yn beranjak dari duduknya diikuti oleh Hani yang berjalan mendahului yn
"kebiasaan si Hani" gumam yn sembari berjalan menyusul Hani
__ADS_1
yn berlari menuju kelasnya supaya tidak di marahi oleh gurunya yang sekarang akan mengajar di kelasnya, tetapi ketika dia sampai disana, disana sudah ada Bu Jessi yang sudah berdiri sembari menyilang kan tangannya
"maaf buk saya telat" lirih yn sembari berjalan menuju mejanya
"untung dia pacar CEO, kalo tidak sudah ku buat jadi sambal dia" gumam Bu Jessi yang terdengar oleh yn
"tunggu, ibu bicara apa tadi?" tanya yn memastikan bahwa pendengaran nya masih jelas
"tidak apa-apa, silahkan duduk, saya akan memulai pelajaran nya" ucap Bu Jessi sembari tersenyum ramah, lalu berbalik badan dan langsung merubah senyumannya menjadi senyuman yang sinis
"gajelas tu guru" gumam yn sembari berjalan kembali menuju bangkunya
Bu Jessi mulai menerangkan pelajarannya, sedangkan yn yang mulai mengantuk dan ingin tidur, mejanya di gebrak oleh Bu Jessi yang terlihat marah melihat yn
"KAMU KALO MAU TIDUR DI RUMAH SAJA, JANGAN DI SINI!, CEPAT KE KAMAR MANDI DAN CUCI MUKA!" bentak Bu Jessi yang kesabarannya setipis tisyu dibagi dua
"baik bu, maafkan saya" lirih yn yang beranjak ingin pergi keluar kelas untuk mencuci muka
"punya guru gitu amat, kalo gue yang punya sekolah ini, udah gue pecat tu guru, mit amit, siapa juga yang mau di guruin sama si Jessi" omel yn yang sudah kesal dengan bentakan gurunya, entahlah yn sudah bosan mendengar bentakan dan teriakan
"ibu sudah tidak mood lagi mengajar kalian, jadi sekarang kalian jam kosong saja, saya permisi" ucap Bu Jessi yang melihat kedatangan yn, seakan-akan Bu Jessi sangat di haramkan melihat yn dia pamit dan buru-buru keluar dari kelas yn
"woahhhhhh yn, lu keren amat, gue nge fans sama Lo Sekarang" ucap salah satu siswa yang menghampiri meja yn
kelas kembali riuh bagaikan pasar yang baru saja di buka, tetapi yn hanya diam saja, tidak perduli dengan sekitarnya
"gue keren ya, hehe, thanks" ucap yn sembari menggaruk tengkuknya yang tidak gatal
"ehhh katanya Lo pacar CEO yang punya sekolah ini ya?" tanya siswa itu lagi
perkataan siswa tadi mampu membuat siswa-siswi yang sedang pokus dengan pekerjaan masing-masing langsung menghampiri meja yn dan menarik bangku orang lain supaya dirinya bisa duduk
"bener yn?" tanya salah satu siswi sembari melotot kearah yn
"CEO yang mana?" tanya yn polos
__ADS_1
"yang, tampan itu lohhh, dia anaknya CEO terbaik no 2 di Korea, keren banget gak sihh" ucap salah satu siswi yang seperti sedang membayangkan CEO itu
"eummm yang namanya Jimin?" tanya yn yang di balas anggukan dan teriakan oleh semua siswa-siswi disana
"Lo pacaran sama tu CEO, beneran?" tanya siswa yang tadi
"bukan, cuman kami baru bertemu kemarin, gue gak tau dia anak CEO terkenal, dan gue juga gak tau sama dia, tapi dia baik banget sama gue" jelas yn
"lu suka sama dia?" tanya siswi yang duduk sampingan dengannya
"gak, gue kenal aja belum, masa langsung suka, kan di luar nalar" ucap yn
"gue sihhh suka aja, secara dia kan mapan, ganteng lagi, suruh dia jadi bapak dari anak-anak gue dong en" ucap salah satu siswi yang mendekati nya dan menarik tangan yn
"ohhh Lo lupa sama gue, biarin Lo lupa, tapi gue pastiin lu gak bisa jalan kalo kita udah nikah" ucap siswa yang menurut yn dia sangat dingin di kelas itu
"alamakkkk, gue milih dia aja lah, gue masih sayang sama diri gue" ucap siswi tadi
akhirnya yang di tunggu-tunggu pun tiba, bel istirahat ke dua berbunyi, semua siswa-siswi yang tadi sedang mengobrol dengan yn, kini mereka berbalapan keluar kelas
"woyyy, jajan yok" ajak Hani yang hanya mengeluarkan kepalanya dari pintu kelas yn
"tadi ngambekan Lo, sekarang ngajak jajan" ucap yn yang menggeleng-gelengkan kepalanya sembari membereskan buku-bukunya
yn berjalan menghampiri Hani yang cemberut kearah yn, yn pun menggandeng tangan Hani dan menariknya agar ikut bersama nya untuk menelusuri koridor
"lu mau jajan di pinggir jalan?" tanya yn yang di balas anggukan oleh Hani
"jajan cilok yok, kayaknya enak dehhh" ucap Hani
"gue gak jajan ahk, gue nganter doang" ucap yn
"lah kenapa, gak papa gue yang jajanin lu tenang aja, tapi kalo Lo udah kerja Lo yang jajanin gue oke" ucap Hani yang membuat mata yn berbinar
"bener lu mau jajanin gue ni, aaaa beruntung banget gue punya bestod kayak Lo" ucap yn sembari memeluk Hani erat
__ADS_1
BERSAMBUNG........