Cintaku Hanya untuk mu

Cintaku Hanya untuk mu
Bab 19


__ADS_3

Al


Sayang, tenang kan diri dulu,semua bisa dibicarakan baik-baik,mas mohon jangan gegabah..


Thysa


Oke, ngomong-ngomong bisa dilepasin ga A-eh mas pelukan nya..


Ga enak diliatin orang..


Al melepaskan pelukannya. Al mengajak Thysa untuk masuk kedalam kembali.


Thsya dan Al masuk kembali, Thysa sedih melihat keadaan Monica.. Al mengengam tangan Thysa..


Thysa


Kak, lebih baik kakak istirahat,jangan terlalu banyak pikiran.


Monica diam saat Monica meraih hp nya dengan cepat Thysa mengambil hp Monica dan melemparkannya..


Thysa


Kak tolong jangan lemah, masalah hp ntar Thysa ganti tapi untuk sementara jangan pegang hp dulu kak..


Monica mengangguk kepala. Monica berbaring dan ingin memejam matanya.


Tanpa sadar Monica menetas kan air matanya. Lisa dan Hakim tidak tega melihat kondisi Monica. Dengan kondisi Monica yang hamil besar dan tanpa ada orang tua yang mendampinginya. Hakim mencoba menghubungi Deva tapi ditahan oleh Lisa..


Hakim mengerti maksud Lisa. Hakim,Lisa, Thysa,Al dan Aric keluar dari kamar agar Monica bisa memenangkan diri.


Hp Aric berdering🎶🎶..


Dengan cepat Aric membuka hp nya. Pesan dari Eric dan menanyakan hal yang tidak masuk akal bagi Aric

__ADS_1


📩 Ar,gue di Bandung,loe percaya ga,gue liat kak Deva sama Cika,gila mesra abis. Pas gue mau nyamperin mereka, mereka udah ilang aja


Aric dengan wajah menahan emosi tanpa Aric sadar Thysa memperhatikan wajah kak Aric


Aric membalas pesan Eric


📨 loe ga salah liat kan Ric? Kak Deva ga pulang udah berapa hari dan tadi kak Ica pingsan.


📩 Serius gue itu kak Deva,cuma gue telat nyamperin mereka. Gila Kak Deva ga pulang? Gimana keadaan kak Ica Ar?


📨 Dia udah mendingan kok. Sekarang kak Ica lagi istirahat. Oh ya ric kalau loe liat kak Deva kabarin gue.


📩 Ok,gue lanjut bro. Titip rindu buat mereka


📨 Ok hati-hati bro..


Aric meletakkan hp nya kembali.


Aric tau dari tatapan Thysa , Thysa penasaran tapi lebih baik Aric merahasiakan ini dulu. Aric sangat tau emosi Thysa seperti apa saat sedang marah. Sangat menggerikan daripada saat kak Hakim marah.


Aric


Al, kapan loe melamar adek gue?


Al


Secepatnya Ar, ntar kelamaan dia bakal lari dan susah diraih kembali "lirik Al keThysa"


Hakim


Tu dengar dek, Al udah mau serius lanjut ga nih? Apa perlu kakak paksa "ledek Hakim tak mau kalah"


Thysa

__ADS_1


Apaan sih kak Hakim dan kak Aric,ga lucu.. Thysa sih oke-oke aja kalau orang nya udah siap "balas candaan Thysa"


Sontak Al berdiri dihadapan Thysa.


Al


Serius nih udah siap Dek,udah ada lampu hijau dari kakak-kakak ipar lanjutkan melamar Thysa "Al tersenyum menatap Thysa"


Entah sejak kapan Al mengeluarkan cincin yang dibawanya kemana-mana.


Al duduk di bawah sambil memberi kan cincin tersebut


Al


Thysa,kamu mau jadi pasangan hidupku dari sekarang sampai nanti


Thysa tersenyum dan mengangguk kepalanya


Dengan cepat Al memakai kan cincin kejari manis Thysa. Al memeluk Thysa


Hakim berdehem


Al melepaskan pelukannya.


Hakim


Udah mesraannya. Ingat dunia bukan milik berdua.


Thysa


Apaan sih kak,ga lucu "pipi Thysa merah merona menahan malu"


Lisa

__ADS_1


Udah sayang jangan bercanda. Kasian Thysa,tu liat mukanya merah kayak udang direbus "candaan Lisa membuat Thysa semakin malu"


__ADS_2