
Monica akhir nya dibawa keruang rawat
Thysa memenami Monica didalam..
Deva menunggu diluar karena Thysa tidak memberikan dia masuk..
Begitu juga dengan bayi nya,, diruang bayi Ica ada beberapa bodyguard Thysa.. Bodyguard Thysa yang paling setia dengan Thysa dan mereka tidak berani melawan apalagi membangkang dengan Thysa..
Bukan karena Thysa kejam atau otoriter tapi mereka segan karena kebaikan Thysa kepada keluarga bodyguard nya dan tidak memandang rendah mereka dan keluarga nya..
Deva duduk lesu karena Thysa sangat kejam kepada nya, bagaimana tidak,selain tidak memperbolehkan Deva menunggu istrinya Deva juga tidak boleh bertemu anaknya..
Sebenarnya Thysa tidak sekejam itu, Thysa hanya memberikan efek jera kepada kakaknya..
Hakim dan yang lainnya memaklumi sikap Thysa..
Hakim memasuki ruangan Monica
Hakim
Ica udah sudah sadar dek?
Thysa
Udah kak,cuma sekarang kak Ica lagi istirahat..
Hakim
Dek, belum maafin Deva ya,ga kasian apa sama kakak mu..
Thysa
Ga kak.. Biar dia jera dan ga ngulangi kesalahan yang sama..
Karena tak ada perempuan yang mau diduakan kak..
Thysa mengerti perasaan kak Ica..
Jadi tolong kak jangan bahas ini dulu,,biar ini jadi urusan Thysa..
Hakim
Baik Sa,tapi jangan keterlaluan juga ya Sa..
Thysa
Siap kak ya paling sedikit memberikan efek aja π€£π€£
Hakim menggelengkan kepalanya..
Lisa tersenyum melihat tingkah laku Hakim dan Thysa
Lisa
Sa,kamu udah makan belum??
Thysa
Belum kak,ga laper..
Lisa
Jaga kesehatan Sa,, hmm dan lagipula kakak liat Al masih belum makan juga.. Coba ajak Al makan dulu,biar sini kak Lisa dan Kak Hakim yang jaga
Thysa
Oke deh kak,, tapi biar pun Thysa ga disini awas ya kalau kak Hakim ngasi kak Deva masuk..
Lisa
Iya Sa,kak Hakim ga bakal nyuruh Deva masuk kok.. Tenang aja ada kakak kok..
Thysa pergi meninggalkan ruangan Monica dan menghampiri Al yang duduk menemani Deva..
Thysa menarik Al menjauhi Deva
Al
Ada apa sayang? kok narik mas mau kemana?
Thysa
Makan
Al
Terus Deva ditinggal sendirian?
Thysa berjalan ke kantin rumah sakit dan tidak menghiraukan ucapan Al..
Al menarik tangan Thysa..
Al
Sa,mas lagi ngomong.. Kenapa kamu jadi egois gini Sa?
Thysa
Mau makan apa ga nih? Kalau mas mau menemin kak Deva silahkan
Al
Sa,mas binggung dengan sikap mu, itu anak istrinya Deva Sa, kenapa kamu melarang kakak mu menemui mereka..
__ADS_1
Thysa melihat Al dan tersenyum miring
Thysa
Ini cara ku mas,jangan ikut campur.. Kalau mas keberatan dengan sifat adek silahkan tinggalkan adek
Al berdiri dihadapan Thysa
Thysa menatap Al..
Al
Mas ngalah tapi tolong jangan bicara seperti itu lagi.
Thysa
Udah makan aja dulu mas,kan belum makan dari tadi.. Ntar sakit lho..
Thysa seperti tidak mempermasalahkan hal tadi ,Al sedikit kecewa dengan sikap Thysa
Akhirnya mereka selesai makan
Thysa
Mas lebih baik pulang istirahat
Al
Mas disini nemenin kalian
Thysa
Baiklah
Al dan Thysa masuk kedalam ruangan Monica..
Thysa kaget melihat Deva disamping Monica...
Thysa
Siapa yang ngijinin kakak masuk ke sini?
Apa ucapan Thysa kurang jelas?
Hakim
Udah Sa STOP!!
Thysa
Oh jadi kakak ya yang ijinin kak Deva masuk..
Hakim
Iya !!
Thysa
Thysa meninggalkan ruangan Monica
Dengan cepat Thysa pergi meninggalkan..
Entah Thysa yang terlalu cepat atau Al yang terlalu lambat..
Al kehilangan Thysa
Al menelpon Thysa tapi tidak diangkat Thysa
nomor Thysa akhir nya mati..
Al berjalan menuju ruangan Monica dan ijin pulang kepada Hakim untuk menemani Thysa
Hakim tidak tau bahwa Thysa pergi meninggalkan rumah..
Beberapa hari Thysa tidak pulang
Sebenarnya Thysa tidak pergi jauh, semua masih terawasi Thysa
Al yang binggung mencari Informasi tentang Thysa..
Al seperti orang gila pekerjaan dikantor diurus sahabat nya..
Thysa melihat kondisi Al tidak tega tapi Thysa tidak mau juga masa pengawasan ini terganggu..
Akhirnya Monica dan Bayi kecilnya keluar dari rumah sakit..
Deva berubah menjadi Deva yang dulu,yang mencintai keluarga nya..
Thysa tersenyum melihat ini.. Tapi sedikit cemas karena Al..
Al yang masih menunggu Thysa
Keadaan Al sedikit membuat Thysa cemas..
Al jarang pulang kerumah, jarang keperusahaan dan selalu menunggu Thysa dirumah Thysa..
Thysa Akhirnya tau bagaimana perasaan Al kepada nya..
Thysa menelpon Al
Al yang sedikit lemah duduk dikamar Thysa..
Drtttt..
__ADS_1
πΆπΆπ±
hp Al berdering
Dilayar hp Al
"Bidadari calling"
Dengan cepat Al mengangkat telpon tersebut
π± Sayang kamu dimana? Bagaimana keadaan kamu sayang?
Apa ada yang sakit?
π² Mas,maaf membuat kamu khawatir.. Mas jangan baring dikamar adek donk π Ga kangen sama adek??
π± Kamu dimana sayang?
π² Mas,kerumah ya, pulang kerumah.. Adek tunggu
Thysa mematikan telepon nya
Al berjalan dengan cepat menuju ke rumahnya..
Hakim yang heran menghentikan langkah Al..
Hakim
Mau kemana Al??
Al
Ketemu dengan Thysa ? Dia udah pulang.. Sekarang dia dirumah ku Kim..
Hakim mengerti dan mempersilahkan Al pulang..
**
Dirumah Al, Thysa sudah menunggu di ruang tamu Al..
Al dengan cepat menghampiri Thysa.. Saat memasuki rumahnya Al berlari menuju ke arah Thsya..
Thysa tersenyum melihat Al..
Al memeluk Thysa dengan erat..
Thysa membalas pelukan Al. .
Thysa
Sayang nafas ku sesak.. Jangan peluk terlalu erat
Al melepaskan pelukannya dan menatap wajah Thysa dengan penuh rasa rindu..
Al
Kamu ga apa-apa kan dek? Ada yang luka?
Thysa
Ga kok mas,adek baik-baik aja..
Al
Jangan kayak gini lagi sayang..
Thysa
Iya,maaf ya mas ππ
Baru kali ini gue liat cowok nangis "batin Thysa"
Thysa
Udah makan belum mas??
Adek denger mas belum makan beberapa hari ni
Al
Yuk makan sayang,mau makan apa nih?
Al mengengam tangan Thysa dengan erat..
Thysa
Mau apa ya??
Mas mau makan apa? adek ikut aja ππ
Al
hmmm kalau makan adek boleh ga??
Thysa mencubit lengan Al..
Thysa
Ga boleh, harus makan nasi dulu isi π
Al
yah ππ
__ADS_1
Thysa mencium Al dan Al membalas ciuman Thysa..
Thysa menghentikan ciumannya..