Cintaku Hanya untuk mu

Cintaku Hanya untuk mu
Bab 22


__ADS_3

Thysa


Ya jadi gitar nya aja mau dipeluk. Yang maen in gitar nya ga mau dipeluk nih 😜😜


Heru


Ogah Sa peluk loe ntar gue ga bisa pulang "Heru meledek Thysa"


Panji


Sini gue peluk Sa "Panji merentangkan tangannya"


Tak lama kemudian Al berdiri dan menarik Thsya kepelukan nya 😁😁


Panji cs bersorak saat Al memeluk Thysa


"woi bro jangan mesra-mesraan disini kita-kita pada jomblo jangan buat iri bro" semua tertawa


Well hari makin sore Thysa dan kawan-kawannya kembali kekamar masing-masing. Al menarik Thysa keluar kamarnya dan mengajak Thysa melihat suasana disore hari..


yups betul banget sunset di puncak sangat pas.. πŸŒ„πŸŒ„


Al


Dek, mas mau pilang dari sini kita menikah ya 😊


Thysa


Mas bicarakan dulu ke kak Hakim dan yang lain kak. Tapi apa tidak kecepatan mas?


Kita belum memahami sifat masing-masing


Al


Iya pulang dari sini mas bakal nemuin mereka. Ga dek,kita akan saling mengenal seiring berjalannya waktu, lagipula mas udah kenal kamu sejak dulu 😊😊


Thysa


hmmm, masak?


Al tersenyum 😊😊


Al melihat Thysa, dipegang nya tangan Thysa dan dia memainkan jari-jari Thysa..


πŸŽΆπŸ“±πŸ“±πŸ“± hp Thysa berdering


Dengan cepat Thysa mengangkat telpon tersebut


*Kak Hakim Calling"


πŸ“²Sa, kapan pulang?


πŸ“± mungkin lusa kak, kenapa kak?


πŸ“² Ga sih kakak nanya aja. Oke kalau gitu,key senang-senang ya Sa..


πŸ“± Oke kak, salam buat kak Lisa ya,,bye


Thysa mematikan telepon nya...


**


Dirumah Monica menerima pesan dari Deva..


πŸ“© Umi maaf ya Abi belum bisa pulang masih banyak kerjaan. Jaga kesehatan ya


πŸ“¨ Iya bi,jaga kesehatan juga Abi.

__ADS_1


Monica melamun tak ada semangat untuk melakukan apa-apa


Lisa merasa kasian, setiap hari dia melihat Monica tak mau makan atau pun melakukan hal lainnya.


Ditempat Deva


Deva dan Cika pergi kepuncak,tanpa Deva tau ada Thsya dipuncak...


Deva dan Cika sampai dipuncak..


Deva menyewa vila yang tidak jauh dari vila Thysa dan yang lainnya menginap


Cika


Duh sayang,kayak nya lagi rame, liat aja disebelah sana penuh semua.. Duh cowok-cowok lagi t


Deva


Matamu sayang jangan kemana-mana..


Cika merangkul Deva dengan manja


Mereka masuk kevila


Seharian mereka berdua menghabiskan waktu berdua.. Saat sore mereka keluar dan mencari makan,tanpa sengaja Thysa melihat Deva keluar bersama Cika..


Thysa mengikuti Deva dan Cika..


Thysa mulai emosi dan ingin menghampiri mereka tapi langkah nya ditahan Panji dan Heru..


Mereka ga mau Thysa mengamuk disini.. Ya walaupun Thysa bisa menganti itu semua.. Al turun dari villa ingin menghampiri Thysa,betapa kagetnya Al melihat Deva..


Al seperti orang bodoh menghampiri Deva.. Dari jauh Thysa melihat Al menghampiri Deva..


Thysa


What !!!! kok Al kesana? Bego atau apa sih..


Mereka menepuk jidat karena melihat kelakuan Al


Heru


Tu orang Napa kesana sih? Disini kita nahanin singa yang bakal ngamuk..


Polos atau bego sih t cowok Ji


Heru yang geram dengan kepolosan Al menghampiri Al tapi sayangnya itu terlambat karena Al sudah menghampiri Deva


Al


Hai Dev 😁😁


Deva dan Monica kaget melihat kedatangan Al..


Deva


Eh elo Al 😨😨 loe disini juga? sama siapa loe Al?


Al


gue sama anak-anak sama


Belum selesai Al bicara Heru menghampiri Al dan menarik pergi..


Heru


loe gila ya,tu liat Thysa lagi emosi disini loe masih santai aja. Kita nahanin Thysa biar ga emosi eh loe dengan santai nya kesono.. "Heru menunjuk kearah Deva dan Cika"

__ADS_1


Disisi lain Deva berpikir..


Ada Al dan ada Heru apa jangan-jangan ada Thsya juga,wah gawat.. lebih baik gue bawa Cika pulang aja "batin Deva"


Deva


Sayang kita pulang hari ini ya, tiba-tiba ada urusan yang mendadak.


Cika heran dengan tingkah Deva,"tadi dia have fun aja kenapa sekarang jadi kayak orang kebakaran jenggot ? Siapa dia cowok tadi apa Deva mengenal mereka?" batin Cika


Cika


Sayang bentar lagi ya,besok pagi aja kita pulang nya "rengek Cika dengan manja"


Dimeja lain Thysa mengambil hp dan memoto Deva dan Cika,tanpa aba-aba dia mengirim foto tersebut ke Hakim, Aric dan Eric


Tak lama kemudian ponsel Thysa berdering.. 3 vc dari ketiga kakaknya


Thysa mengangkat telpon nya..


Dengan sigap Thysa berjalan menuju Deva dan Cika dengan kondisi hp masih vc..


Thysa


Oh jadi ini kak luar kotanya? dan sama dia "Thysa menunjuk Cika"


Deva dan Cika berdiri


Cika mengambil air minum dan menyiram Thysa dengan air minum nya.


Thysa basah dengan cepat Deva menarik Cika agar tak kena tampar Thysa


Thysa tersenyum..


Thysa


Bagus kak,LOE LEBIH PILIH PELACUR INI DARIPADA ADEK LOE SENDIRI !!! "Teriak Thysa"


Brengsek loe Kak..


Prak.. Deva menampar pipi Thysa.


Thysa


Bagus kak,jadi ini.. ni ngomong sama kak Hakim.. Jelasin semuanya dan ingat kak tamparan ini bakal Thysa ingat "Thysa memberikan hp Thysa ke Deva"


Thysa duduk dengan santai tanpa ada rasa takut


Heru,Panji dan temen-temen nya tau sekarang emosi Thysa memuncak..


Mereka mundur dan tidak berani menenangkan Thysa


Al masih dalam mode diamnya.


Heru menepuk pundak Al.


Heru


Mundur bro, jangan ikut campur kita dibelakang dulu, Thysa bisa nyelesaiin masalah ni.


Al mengikuti saran Heru..


Deva selesai bicara dengan ketiga saudara nya dihp..


Deva mendekati Thysa.. Deva ingin meminta maaf namun Thysa tersenyum miring..


Ya Deva tau tanda apa itu. Emosi nya sudah tak terbendung lagi.

__ADS_1


Deva menyesal telah menampar Thysa,dia juga menyesal mendua kan Monica.


Deva tertunduk.. Thysa masih belum bicara hanya memperhatikan Deva..


__ADS_2